Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » LHKPN Diduga Tak Lengkap, GMPH: KPK Harus Bongkar Harta Anggota DPRD DKI

LHKPN Diduga Tak Lengkap, GMPH: KPK Harus Bongkar Harta Anggota DPRD DKI

  • account_circle Afs
  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • visibility 352
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ketgam ; ilustrasi

Jakarta, 5 Agustus 2025 — Gerakan Mahasiswa Peduli Hukum (GMPH) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap harta kekayaan anggota DPRD DKI Jakarta Inisial (DP) , yang diduga tidak melaporkan seluruh asetnya dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Dugaan ini semakin kuat setelah ditemukan indikasi adanya ketidaksesuaian antara gaya hidup, aset yang dimiliki, dan laporan resmi yang disampaikan ke KPK.

Ketua Umum GMPH, Resa Sanjaya, dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa pelaporan LHKPN bukan sekadar formalitas, melainkan merupakan instrumen penting dalam upaya pencegahan korupsi.

“Jika seorang pejabat negara menyembunyikan kekayaannya, maka itu adalah tanda awal dari potensi korupsi atau tindak pidana pencucian uang. GMPH mendesak KPK segera memeriksa secara terbuka dan menyeluruh semua aset yang dimiliki (DP), termasuk yang belum terlapor di LHKPN,” tegas Resa di Jakarta, Selasa (5/8).

Resa menjelaskan bahwa kewajiban pelaporan kekayaan bagi penyelenggara negara diatur secara jelas dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Dalam Pasal 5 ayat (2) disebutkan bahwa penyelenggara negara wajib melaporkan dan mengumumkan kekayaannya sebelum dan setelah menjabat.

Selain itu, ketentuan teknis mengenai LHKPN diatur dalam Peraturan KPK Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan KPK Nomor 7 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman, dan Pemeriksaan LHKPN.

“Sanksi administratif memang bisa dikenakan bagi pejabat yang lalai melaporkan LHKPN. Namun, jika ditemukan ada upaya menyembunyikan aset, maka ini bisa masuk ke ranah pidana dengan sangkaan Pasal 3, Pasal 5, atau Pasal 12 UU Tipikor, bahkan Pasal 3 UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU),” jelas Resa.

GMPH juga menyoroti gaya hidup mewah dan kepemilikan aset yang mencolok dari (DP) , mulai dari properti hingga kendaraan mewah yang tidak tercantum dalam laporan resmi. Hal ini, menurut Resa, menjadi alasan kuat untuk melakukan audit forensik dan pelacakan aset oleh KPK, dibantu Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Kami mendesak KPK menggunakan kewenangannya untuk menyita dokumen, membekukan rekening bila diperlukan, dan menyelidiki potensi pencucian uang melalui pihak ketiga, keluarga, atau nominee,” katanya lagi.

GMPH menilai bahwa kasus ini merupakan contoh buruk yang mencederai semangat reformasi birokrasi dan transparansi pejabat publik. Lembaga legislatif daerah, sebagai bagian dari pengambil kebijakan, semestinya memberikan contoh kepatuhan hukum, bukan justru menciptakan celah pelanggaran.

“Kalau wakil rakyat tidak jujur pada publik soal hartanya sendiri, bagaimana rakyat bisa percaya pada keputusannya di DPRD?” ucap Resa tajam.

Sebagai organisasi yang aktif mengawal penegakan hukum, GMPH menyatakan akan mengirimkan laporan resmi ke KPK disertai dengan data dan dugaan awal ketidaksesuaian aset. Mereka juga mendorong keterlibatan publik dan lembaga masyarakat sipil untuk ikut memantau proses ini secara terbuka.

“Jangan sampai LHKPN hanya menjadi formalitas belaka. KPK harus buktikan keseriusan mereka dalam menindak setiap pelanggaran, sekecil apa pun,” tutup Resa.

Afs

Penulis

Update & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dr. Irwan Tajuddin, Sosok Ideal Pemimpin KKST di Era Baru

    Dr. Irwan Tajuddin, Sosok Ideal Pemimpin KKST di Era Baru

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Oleh: Edrian Saputra (Peso) Di tengah dinamika sosial dan kultural masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra), baik di tanah rantau maupun di kampung halaman, kebutuhan akan figur pemimpin yang mampu menyatukan dan memberdayakan seluruh elemen warga semakin mendesak. Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST), sebagai wadah perekat dan penggerak potensi daerah, tidak bisa terus terjebak dalam romantisme masa […]

  • KKP Benarkan Tiga Pegawainya Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak di Maros

    KKP Benarkan Tiga Pegawainya Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak di Maros

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membenarkan bahwa tiga pegawainya merupakan penumpang pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dengan registrasi PK-THT yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Hingga saat ini, pesawat beserta kru dan penumpang masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan. Menteri Kelautan dan Perikanan […]

  • Indonesia Resmi Terpilih sebagai Presiden Dewan HAM PBB

    Indonesia Resmi Terpilih sebagai Presiden Dewan HAM PBB

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 92
    • 0Komentar

    jakarta, duasatunews.com – Indonesia secara resmi terpilih sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk pertama kalinya. Pemilihan tersebut berlangsung dalam sidang Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss, Kamis (8/1/2026). Jabatan Presiden Dewan HAM PBB diemban oleh Wakil Tetap Indonesia untuk PBB di Jenewa, Duta Besar Sidarto Reza Suryodipuro. Kepemimpinan Indonesia pada […]

  • Prabowo Gelar Retret Kedua Kabinet Merah Putih di Hambalang

    Prabowo Gelar Retret Kedua Kabinet Merah Putih di Hambalang

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 106
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Presiden Prabowo Subianto kembali menggelar retret bersama seluruh menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih. Retret tersebut dijadwalkan berlangsung di kediaman Presiden di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (6/1/2026). Kepastian agenda itu disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, yang mengaku telah menerima undangan resmi dari Istana. “Ya, betul (saya […]

  • Perintah Tegas Prabowo: Swasembada Pangan dan Energi Wajib Terwujud, Ditegaskan Dua Kali di Hadapan Kabinet

    Perintah Tegas Prabowo: Swasembada Pangan dan Energi Wajib Terwujud, Ditegaskan Dua Kali di Hadapan Kabinet

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa swasembada pangan dan swasembada energi merupakan keharusan mutlak bagi Indonesia. Penegasan itu disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan taklimat awal tahun kepada jajaran kabinet dan pimpinan lembaga negara di Jakarta, Selasa (6/1). Dalam forum tersebut, Prabowo secara eksplisit mengulangi perintahnya hingga dua kali, sebagai penekanan atas […]

  • DJP Dukung Pencabutan Izin Konsultan Pajak yang Terjerat OTT KPK

    DJP Dukung Pencabutan Izin Konsultan Pajak yang Terjerat OTT KPK

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menyatakan dukungan terhadap pencabutan izin praktik konsultan pajak yang diduga terlibat dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Rosmauli, mengatakan penindakan terhadap konsultan pajak yang berstatus pihak eksternal akan […]

expand_less
Lewat ke baris perkakas