Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Feny Tri Indah Kasim Soroti Dana Jamrek yang “Dilarikan” ke Pusat

Feny Tri Indah Kasim Soroti Dana Jamrek yang “Dilarikan” ke Pusat

  • account_circle Afs
  • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
  • visibility 491
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com -22 September 2025 – Wakil Presiden Mahasiswa Ibnu Chaldun Jakarta, Feny Tri Indah Kasim , menyoroti keras kebijakan pengelolaan Dana Jaminan Reklamasi (Jamrek) yang hingga kini dikendalikan penuh oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Menurut Feny, mekanisme sentralisasi dana jamrek ini justru merugikan daerah penghasil tambang. Padahal, masyarakat lokal yang setiap hari merasakan dampak langsung dari aktivitas tambang, mulai dari kerusakan lingkungan, pencemaran laut, hingga lahan kritis.

“Dana jamrek itu sejatinya untuk menjamin reklamasi pascatambang di daerah, bukan untuk ditahan atau dikelola tertutup di pusat. Kalau mekanisme ini terus dipertahankan, daerah hanya akan jadi korban kerusakan tanpa ada kepastian pemulihan,” tegas Feny.

Feny menekankan, pemerintah pusat seharusnya segera membuka transparansi terkait besaran dana jamrek yang sudah terkumpul dari perusahaan-perusahaan tambang di Sultra. Selain itu, ia mendesak agar kewenangan pengelolaan dana jamrek dikembalikan ke daerah dengan mekanisme pengawasan yang jelas.

“Kami mendesak Presiden Prabowo untuk mengevaluasi aturan yang ada. Jika pemerintah serius membangun tata kelola pertambangan yang adil, maka dana jamrek harus dikembalikan ke daerah agar bisa langsung digunakan untuk reklamasi, rehabilitasi hutan, dan pemulihan lingkungan,” tambahnya.

Hingga kini, banyak lubang tambang di Sultra yang dibiarkan terbuka tanpa reklamasi, sementara sedimentasi laut akibat aktivitas tambang kian mengancam nelayan lokal. Menurut Feny , hal ini menunjukkan bahwa dana jamrek yang disetorkan perusahaan belum pernah benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

“Kalau dana jamrek tetap tersandera di pusat, perusahaan tambang semakin nyaman untuk menghindar dari kewajiban. Sementara masyarakat lokal menjadi pihak yang paling menderita,” kritiknya.

Sebagai penutup, Feny tri indah kasim menyerukan agar masyarakat sipil, mahasiswa, hingga organisasi lingkungan di Sultra bersatu menuntut transparansi dan desentralisasi pengelolaan dana jamrek.
“Ini bukan hanya soal angka rupiah, tapi soal masa depan lingkungan hidup dan generasi Sultra. Kita tidak boleh tinggal diam,” tegas Feny tri indah kasim

Afs

Penulis

Update & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MBG dan Masa Depan Pendidikan Indonesia

    MBG dan Masa Depan Pendidikan Indonesia

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle ADMIN 21
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Jakarta-DuaSatuNews-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun masa depan pendidikan Indonesia yang lebih inklusif dan berkualitas. Kebijakan ini tidak hanya menyasar pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan konsentrasi belajar, kehadiran siswa di sekolah, serta penurunan angka putus sekolah. Pemerintah melalui program MBG menegaskan bahwa […]

  • Piala Dunia 2026: Sejarah Baru Dimulai

    Piala Dunia 2026: Sejarah Baru Dimulai

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com –  Dunia sepak bola resmi memasuki babak baru dengan semakin dekatnya penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026, turnamen terbesar sepanjang sejarah yang akan mengubah wajah kompetisi sepak bola global. Untuk pertama kalinya, Piala Dunia digelar dengan format 48 tim dan diselenggarakan secara bersama oleh tiga negara tuan rumah. Turnamen akbar ini dijadwalkan berlangsung pada […]

  • KKP Benarkan Tiga Pegawainya Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak di Maros

    KKP Benarkan Tiga Pegawainya Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak di Maros

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membenarkan bahwa tiga pegawainya merupakan penumpang pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dengan registrasi PK-THT yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Hingga saat ini, pesawat beserta kru dan penumpang masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan. Menteri Kelautan dan Perikanan […]

  • Di Pimpin Nova Arianto, Seleksi Timnas U-20 Dimulai

    Di Pimpin Nova Arianto, Seleksi Timnas U-20 Dimulai

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Proses seleksi pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-20 resmi dimulai di bawah kepemimpinan pelatih kepala Nova Arianto. Seleksi ini menjadi langkah awal dalam pembentukan skuad Garuda Muda yang dipersiapkan menghadapi berbagai agenda internasional ke depan. Seleksi Timnas U-20 digelar oleh PSSI dengan melibatkan puluhan pemain muda potensial dari berbagai klub dan akademi […]

  • ESDM Sultra Pastikan Izin Tambang di Wawonii Masih Tahap Wilayah, Belum Ada Produksi

    ESDM Sultra Pastikan Izin Tambang di Wawonii Masih Tahap Wilayah, Belum Ada Produksi

    • calendar_month 16 jam yang lalu
    • account_circle Darman
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sulawesi Tenggara (ESDM Sultra) menegaskan bahwa perizinan pertambangan yang diberikan kepada PT Adnan Jaya Sekawan (AJS) di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan, belum memasuki tahapan kegiatan tambang. Pihak ESDM menyebut izin yang saat ini tercatat hanya berupa Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) untuk komoditas batuan diorit, […]

  • Indonesia Punya Buku Sejarah Baru, Pakar UGM: Pelajaran di Sekolah Akan Berubah

    Indonesia Punya Buku Sejarah Baru, Pakar UGM: Pelajaran di Sekolah Akan Berubah

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dosen Departemen Sejarah Universitas Gadjah Mada (UGM) Agus Suwignyo menilai peluncuran buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global akan mengubah kurikulum pelajaran sejarah di sekolah. Hal ini disebabkan materi pembelajaran sejarah yang diajarkan di tingkat SD, SMP, hingga SMA selama ini bersumber pada buku sejarah nasional yang menjadi rujukan utama dalam […]

expand_less
Lewat ke baris perkakas