Menjaga Kelestarian Hutan Demi Mencegah Bencana Alam
- account_circle ADMIN 21
- calendar_month Jumat, 12 Des 2025
- visibility 193
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, duasatunews.com – Kelestarian hutan kembali menjadi sorotan penting dalam upaya mencegah berbagai bencana alam yang kian sering melanda sejumlah daerah di Indonesia. Banjir yang melanda sebagian wilayah Indonesia wilayah Sumatera dan Aceh telah mendapat perhatian. Berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan dan pemerhati lingkungan, menyerukan peningkatan kesadaran kolektif untuk menjaga hutan sebagai benteng ekologis alami.
Di Indonesia hampir setiap tahunnya selalu terjadi kasus kebakaran hutan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, praktek Ilegal Logging yang merajalela. Padahal, Pemerintah sudah melakukan upaya penanaman 1000 juta pohon setiap tahunnya terhadap lahan kosong. Pentingnya kesadaran kepada masyarakat bahwa tindakan merusak lingkungan itu berdampak merugikan banyak pihak
Hutan memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem, mulai dari mengatur tata air, mencegah erosi, hingga menjadi habitat berbagai flora dan fauna. Kerusakan hutan akibat pembalakan liar, pembukaan lahan tanpa izin, serta lemahnya pengawasan dinilai sebagai faktor yang memperparah risiko banjir, tanah longsor, dan kekeringan di berbagai wilayah, pentingnya menjaga kelestarian hutan karena tumbuhan mampu memurnikan udara jadi kita terhindar dari penyakit yag disebabkan polusi udara dan mencegah terjadinya bencana alam
Pelestarian hutan menjadi tanggung jawab kita bersama, penebangan dan pembakar hutan yang dilakukan oleh manusia harus diberi sanksi tegas karena apabila kegiatan tersebut dibiarkan begitu saja pepohonan di negara ini akan semakin sedikit dan oksigen yang dihasilkan juga sedikit.
Pemerintah Daerah juga terus mendorong upaya restorasi hutan melalui penanaman kembali, edukasi publik, dan peningkatan patroli pengawasan terhadap aktivitas ilegal yang merusak kawasan hutan. Selain itu, kolaborasi antara pemuda, komunitas lingkungan, dan pemerintah diharapkan mampu memperkuat gerakan sadar hutan.
Dalam momentum musim penghujan yang rawan banjir dan longsor, ajakan untuk menjaga kelestarian hutan semakin relevan. Semua pihak diimbau untuk menghentikan aktivitas merusak hutan dan mulai mendukung program pelestarian sebagai langkah konkrit mencegah bencana di masa depan.
Ketika bencana datang bukan mereka yag jauh yang merasakan dampaknya tapi kita semua, marilah bersama-sama menjaga linkungan, menjaga hutan untuk masa depan anak cucu kita.
Penulis : Nur Wayda

Saat ini belum ada komentar