Breaking News
light_mode
Beranda » Teknologi » Tiongkok Resmi Tetapkan Aturan Baru Soal Chip

Tiongkok Resmi Tetapkan Aturan Baru Soal Chip

  • account_circle Afs
  • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CHINA – Beijing dilaporkan secara senyap mulai memaksa produsen semikonduktor meningkatkan penggunaan peralatan buatan dalam negeri. Setiap penambahan kapasitas manufaktur chip kini diwajibkan menggunakan sedikitnya 50% peralatan lokal, meski kebijakan tersebut tidak pernah diumumkan secara resmi.

Berdasarkan laporan Reuters, ketentuan ini diterapkan melalui mekanisme perizinan. Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan yang mengajukan izin pembangunan atau ekspansi pabrik chip diminta membuktikan bahwa minimal separuh belanja peralatan mereka dialokasikan ke pemasok domestik. Pengajuan yang gagal memenuhi syarat tersebut dilaporkan sering kali tidak disetujui.

Sejumlah pejabat pemerintah bahkan menyebut angka 50% hanya sebagai batas minimum, bukan sasaran akhir. Dalam jangka panjang, China menargetkan penggunaan penuh peralatan wafer fabrication buatan dalam negeri guna mempercepat kemandirian teknologi dan mengurangi ketergantungan pada rantai pasok global.

Namun, penerapan kebijakan ini tidak sepenuhnya kaku. Regulator masih memberikan pengecualian secara selektif, terutama bagi fasilitas manufaktur chip berteknologi maju. Kelonggaran tersebut diberikan karena keterbatasan kemampuan industri lokal, khususnya pada peralatan kritis seperti mesin litografi.

Sebaliknya, untuk lini produksi dengan teknologi manufaktur matang, aturan diterapkan lebih ketat. Pada segmen ini, produsen didorong hampir sepenuhnya beralih ke peralatan domestik.

Data Reuters menunjukkan produsen chip yang terafiliasi dengan negara telah memesan 421 unit mesin litografi dan komponen lokal sepanjang tahun ini, dengan nilai gabungan sekitar 850 juta yuan atau setara US$121,3 juta. Namun, angka tersebut mencakup suku cadang, sehingga tidak merepresentasikan jumlah mesin baru yang benar-benar diproduksi.

Nilai tersebut juga tergolong kecil bila dibandingkan dengan harga mesin litografi global. Mesin KrF dan ArF kering buatan ASML untuk proses matang saja bernilai puluhan juta dolar AS per unit, sementara mesin DUV immersion untuk teknologi lebih maju dibanderol jauh lebih mahal.

Fakta ini menegaskan bahwa produsen China saat ini masih terbatas pada pembuatan mesin litografi berbiaya lebih rendah untuk teknologi lama dan dalam volume terbatas. Dengan demikian, meskipun dorongan substitusi impor semakin agresif, industri peralatan semikonduktor domestik China belum sepenuhnya mampu menggantikan peran pemasok global—terutama pada teknologi manufaktur chip generasi terbaru. (DH)

Afs

Penulis

Update & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Green Earth Movement,: “Polda sultra Diam di Tengah Maraknya Mafia Nikel di Sultra, Kapolri Harus Evaluasi”.

    Green Earth Movement,: “Polda sultra Diam di Tengah Maraknya Mafia Nikel di Sultra, Kapolri Harus Evaluasi”.

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 September 2025 — Green Earth Movement (GEM), organisasi pemerhati lingkungan dan advokasi keadilan sosial, menyatakan keprihatinan mendalam atas semakin merajalelanya aktivitas tambang ilegal dan keberadaan mafia nikel di Sulawesi Tenggara (Sultra). Kondisi ini dinilai memperlihatkan meredupnya semangat dan nilai-nilai ksatria Bhayangkara, khususnya dalam tubuh aparat kepolisian di daerah. Direktur GEM, Arin Fahrul Sanjaya, […]

  • 2 Kabupaten di Sumatera Utara Nyatakan Tak Sanggup Tangani Bencana Banjir, Presiden Prabowo: Negara Kita Kuat untuk Mengatasi Ini

    2 Kabupaten di Sumatera Utara Nyatakan Tak Sanggup Tangani Bencana Banjir, Presiden Prabowo: Negara Kita Kuat untuk Mengatasi Ini

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 106
    • 0Komentar

     Sumatra Utara, duasatunews.com – Pernyataan ketidak sanggupan pemerintah daerah dalam menangani bencana banjir memantik perhatian publik nasional. Dalam beberapa hari terakhir, dua kepala daerah di wilayah Sumatera menyatakan secara terbuka keterbatasan pemerintah kabupaten mereka dalam menghadapi dampak bencana alam yang kian meluas. Salah satu daerah yang lebih dahulu menyampaikan sikap tersebut adalah Kabupaten Pidie Jaya. […]

  • Pertamina Pastikan 97% SPBU di Aceh Mulai Beroprasi

    Pertamina Pastikan 97% SPBU di Aceh Mulai Beroprasi

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Jakarta. duasatunews.com – PT Pertamina (Persero) menyampaikan bahwa kondisi penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Aceh terus berangsur membaik pascabencana. Dari total 156 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di Aceh, sebanyak 151 SPBU atau sekitar 97 persen telah kembali beroperasi. Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, mengakui masih terdapat beberapa SPBU […]

  • Prabowo Sebut Serba Salah Jadi Menterinya: Tak Datang Dibilang Tak Peduli, Hadir Dianggap Hanya Lihat

    Prabowo Sebut Serba Salah Jadi Menterinya: Tak Datang Dibilang Tak Peduli, Hadir Dianggap Hanya Lihat

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 208
    • 0Komentar

      Jakarta, duasatunews.com –  Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti kritik yang dinilainya cenderung tidak sehat terhadap pemerintahannya. Ia menyebut, para menteri kerap berada dalam posisi serba salah karena apa pun yang dilakukan selalu dipandang negatif oleh sejumlah pihak. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat terbatas di lokasi terdampak banjir di Aceh Tamiang, Provinsi […]

  • Minta KPK Turun Tangan, GMII Soroti dugaan korupsi eks kadis Kominfo Kendari 

    Minta KPK Turun Tangan, GMII Soroti dugaan korupsi eks kadis Kominfo Kendari 

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Jakarta, Generasi Mahasiswa Intelektual Indonesia (GMII) hari ini menggelar aksi di depan Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan Kejaksaan Agung RI untuk mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan kasus korupsi yang melibatkan mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari. Jakarta, (18/09/2025) Dalam orasinya, Edrian Saputra selaku ketua umum GMII menuntut agar […]

  • Presiden Tambah Anggaran Riset Perguruan Tinggi Rp4 Triliun

    Presiden Tambah Anggaran Riset Perguruan Tinggi Rp4 Triliun

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan tambahan anggaran sebesar Rp4 triliun untuk mendukung pendanaan riset di perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia. Kebijakan tersebut disampaikan dalam taklimat Presiden kepada para rektor dan guru besar di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1). Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, tambahan anggaran tersebut merupakan bagian dari […]

expand_less
Lewat ke baris perkakas