Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Gurun Arab Saudi Mendadak Menghijau, Fenomena Alam atau Tanda Perubahan Iklim?

Gurun Arab Saudi Mendadak Menghijau, Fenomena Alam atau Tanda Perubahan Iklim?

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • visibility 77
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

duasatunews.com  — Hamparan gurun pasir di Arab Saudi yang selama ini identik dengan warna cokelat dan lanskap tandus, mendadak berubah menjadi hijau subur. Fenomena langka ini ramai diperbincangkan di media internasional dan media sosial, memunculkan pertanyaan besar: apa yang sebenarnya terjadi?

Sejumlah wilayah gurun di Arab Saudi dilaporkan mengalami curah hujan di atas normal dalam beberapa pekan terakhir. Air hujan yang turun deras memicu tumbuhnya rerumputan, semak, bahkan bunga liar di area yang biasanya kering dan gersang.

Berdasarkan laporan otoritas meteorologi setempat, hujan yang mengguyur kawasan gurun termasuk wilayah pinggiran Rub’ al Khali (Empty Quarter) terjadi akibat anomali cuaca regional yang membawa uap air dalam jumlah besar dari Samudra Hindia dan Laut Arab.

Air hujan yang terserap ke pasir gurun membangkitkan biji-biji tanaman dorman yang selama bertahun-tahun tersimpan di bawah permukaan tanah. Dalam hitungan hari, lanskap gurun pun berubah drastis menjadi hijau.

Para ahli menegaskan bahwa fenomena ini bukan hal mustahil, meski tergolong jarang. Gurun Arab diketahui memiliki kemampuan “hidup kembali” setelah hujan besar, meski biasanya hanya berlangsung sementara.

“Gurun sebenarnya bukan mati, melainkan sedang tidur,” ujar seorang klimatolog regional. “Ketika hujan datang dalam jumlah cukup, kehidupan langsung muncul.”

Namun, yang membuat peristiwa kali ini mencuri perhatian adalah cakupan wilayah hijau yang sangat luas, jauh melampaui kejadian serupa dalam beberapa dekade terakhir.

Sejumlah ilmuwan mengaitkan fenomena ini dengan perubahan iklim global. Pemanasan suhu laut dan atmosfer dinilai memicu pola cuaca ekstrem, termasuk hujan deras di wilayah yang sebelumnya sangat kering.

“Perubahan iklim tidak selalu berarti kekeringan ekstrem. Dalam banyak kasus, ia justru memicu hujan ekstrem di wilayah yang tak biasa,” kata pakar lingkungan.

Meski terlihat indah, para ahli mengingatkan bahwa hujan ekstrem juga membawa risiko, seperti banjir bandang di wilayah gurun yang tidak memiliki sistem drainase alami memadai.

Viral di Media Sosial

Video dan foto gurun Arab Saudi yang menghijau dengan cepat viral di berbagai platform. Banyak warganet menyebut fenomena ini sebagai “keajaiban alam”, sementara sebagian lainnya mengaitkannya dengan nubuat atau pertanda zaman.

Pemerintah Arab Saudi sendiri mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama terhadap potensi banjir mendadak (flash flood) yang kerap terjadi di daerah gurun setelah hujan lebat.

Menghijaunya gurun Arab Saudi menjadi pengingat kuat bahwa alam bersifat dinamis dan mampu berubah drastis dalam waktu singkat. Apakah ini sekadar siklus alam yang jarang terjadi, atau sinyal serius dari perubahan iklim global?

Satu hal pasti: fenomena ini menunjukkan bahwa bahkan wilayah paling tandus di dunia pun dapat berubah hijau asal kondisi alam mendukung. Dunia kini menatap gurun Arab dengan rasa takjub, sekaligus penuh tanda tanya

Penulis

Update & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eni Samayati Angkat Suara Terkait Pengelolaan Dana Jamrek yang Dikendalikan Pemerintah Pusat

    Eni Samayati Angkat Suara Terkait Pengelolaan Dana Jamrek yang Dikendalikan Pemerintah Pusat

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Isu terkait pengelolaan dana Jaminan Reklamasi (Jamrek) tambang kembali mencuat setelah sejumlah mahasiswa dan aktivis menyoroti dana triliunan rupiah yang masih mengendap di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Menanggapi hal tersebut, pengamat kebijakan publik sekaligus akademisi, Dr. Eni Samayati, angkat bicara. Menurut Dr. Eni, pengelolaan dana Jamrek yang saat ini […]

  • Hampar Kisa Mula Sawit Di Papua: Dari Janji Kesejahteraan Hingga Polemik Lingkungan

    Hampar Kisa Mula Sawit Di Papua: Dari Janji Kesejahteraan Hingga Polemik Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle RAHMAN
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jayapura, duasatunews.com — Perkebunan kelapa sawit di Papua memiliki sejarah panjang yang sarat kontroversi. Bermula dari kebijakan pembangunan ekonomi era Orde Baru, sawit diperkenalkan sebagai komoditas strategis yang diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah paling timur Indonesia itu. Masuknya sawit ke Papua tercatat sejak akhir 1980-an hingga […]

  • Dr. Anni Naim Taridala, SE Resmi Menjabat Sebagai Kadis Pemberdayaan Masyarakat & Desa

    Dr. Anni Naim Taridala, SE Resmi Menjabat Sebagai Kadis Pemberdayaan Masyarakat & Desa

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 60
    • 0Komentar

      Konawe selatan, duasatunews.com – Pemerintah daerah Kabupaten Konawe selatan Provinsi Sulawesi tenggara, melalui Bupati (Konsel), resmi mengangkat Dr. Anni naim taridala, SE sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Pengangkatan tersebut dilakukan melalui pelantikan pejabat struktural yang dipimpin langsung oleh Bupati sebagai bagian dari upaya penguatan kinerja birokrasi dan pembangunan desa. (10/01/2026). Dalam […]

  • Sebutan “Kandang Gajah”, Kaesang Pacu PSI Jadikan Jawa Tengah Basis Kemenangan 2029

    Sebutan “Kandang Gajah”, Kaesang Pacu PSI Jadikan Jawa Tengah Basis Kemenangan 2029

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menegaskan bahwa Jawa Tengah merupakan kandang gajah bagi PSI. Pernyataan tersebut disampaikan Kaesang saat membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Tengah di Solo, Kamis (8/1/2025). Dalam forum yang dihadiri ratusan kader itu, Kaesang menyampaikan target ambisius PSI pada Pemilu […]

  • Wakil BEM UIC Mendukung Penyegelan Kantor Perwakilan SULTRA

    Wakil BEM UIC Mendukung Penyegelan Kantor Perwakilan SULTRA

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle ptmbi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Jakarta-duasatunews. Ratusan Mahasiswa yang berasal dari Sulawesi tenggara memboikot kantor perhubungan sultra dijakarta untuk meminta kebijakan pemerintah terkait realisasi pengadaan asrama untuk mahasiswa yang sedang melanjutkan pendidikan di Ibukota Jakarta. Feny Tri Indah Kasim Menegaskan ini adalah salah bentuk kekecawaan kami melakukan aksi pemboikotan di kantor Perhubungan sultra di Jakarta karena, Seolah-olah kami ini di […]

  • 4 Operator Judi Online di Bandung Barat Ditangkap, Akui Bekerja untuk Perusahaan Terhubung Kamboja

    4 Operator Judi Online di Bandung Barat Ditangkap, Akui Bekerja untuk Perusahaan Terhubung Kamboja

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle RAHMAN
    • visibility 62
    • 0Komentar

    jakarta, duasatunews.com – Aparat kepolisian mengungkap kasus perjudian online di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, dan mengamankan empat orang terduga pelaku. Para pelaku berperan sebagai operator layanan pelanggan (customer service) pada sejumlah situs judi daring yang terhubung dengan jaringan luar negeri. Keempat tersangka berinisial Aditya Fajar, M Arman Priyatna, Reza Maulana Fadli, dan Fajar […]

expand_less
Lewat ke baris perkakas