Prabowo Terima CEO Danantara di Hambalang, Bahas Hilirisasi Rp100 Triliun dan Proyek Sampah Jadi Energi
- account_circle adrian moita
- calendar_month Senin, 5 Jan 2026
- visibility 86
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, duasatunews.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, di kediaman pribadi Kepala Negara di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/1) sore. Pertemuan tersebut membahas agenda strategis pemerintah terkait penguatan industri nasional dan pengelolaan lingkungan.
Melalui unggahan resmi akun Instagram Sekretariat Kabinet, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pertemuan itu menyoroti sejumlah isu penting, salah satunya perkembangan proyek hilirisasi yang dijalankan Danantara dengan nilai investasi mencapai sekitar Rp100 triliun.
“Dalam pertemuan tersebut dibahas tiga poin, yakni pertama, perkembangan lima titik proyek hilirisasi oleh Danantara yang direncanakan akan melakukan groundbreaking pada awal bulan depan,” ujar Teddy, dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan, proyek hilirisasi tersebut akan tersebar di beberapa provinsi di Indonesia dengan total nilai investasi sekitar USD 6 miliar atau setara Rp100 triliun. Program ini diarahkan untuk memperkuat struktur industri nasional, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis industri dalam negeri.
Selain membahas hilirisasi, Presiden Prabowo dan Rosan Roeslani juga menyinggung perkembangan proyek waste to energy, yang difokuskan pada penertiban dan pembenahan sistem pengelolaan sampah. Proyek ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah terbuka sekaligus memberikan manfaat ekonomi melalui pemanfaatan sampah sebagai sumber energi.
“Perkembangan proyek waste to energy atau penertiban pengelolaan sampah ini diharapkan tidak hanya menekan volume sampah terbuka, tetapi juga memberi dampak ekonomi yang signifikan,” kata Teddy.
Pertemuan di Hambalang tersebut menegaskan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo untuk menempatkan hilirisasi industri dan pengelolaan lingkungan sebagai agenda prioritas nasional, seiring upaya mendorong investasi besar, penciptaan lapangan kerja, serta pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Saat ini belum ada komentar