Tanpa Pelatih Kepala, Chelsea Tahan Imbang Man City 1-1 di Etihad
- account_circle adrian moita
- calendar_month Senin, 5 Jan 2026
- visibility 84
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, duasatunews.com — Chelsea menunjukkan respons mengejutkan usai gonjang-ganjing internal klub. Bermain tanpa pelatih kepala definitif, Chelsea mampu menahan imbang Manchester City dengan skor 1-1 pada lanjutan Liga Inggris musim 2025/2026 di Etihad Stadium, Senin (05/01/2026) dini hari WIB.
Hasil imbang ini terasa spesial bagi The Blues. Pasalnya, laga kontra Man City menjadi pertandingan pertama Chelsea setelah secara resmi mengumumkan perpisahan dengan Enzo Maresca. Pelatih asal Italia tersebut dilepas menyusul rentetan hasil buruk di Liga Inggris serta memburuknya hubungan dengan manajemen klub.
Dalam situasi transisi, kursi pelatih Chelsea sementara diisi oleh Calum McFarlane, yang sehari-hari menangani tim U-21 Chelsea. Di bawah arahannya, Chelsea tampil disiplin, solid, dan mampu meredam dominasi Man City yang dikenal agresif di kandang sendiri.
Usai pertandingan, McFarlane memberikan sinyal kuat terkait masa depan kursi pelatih kepala Chelsea. Ia mengungkapkan bahwa pengumuman pelatih anyar berpeluang dilakukan dalam waktu dekat, bahkan bisa terjadi hari ini.
Seperti dilaporkan BBC Sport, nama Liam Rosenior menjadi kandidat terdepan untuk mengisi posisi pelatih kepala Chelsea. Saat ini, Rosenior diketahui masih menjabat sebagai pelatih Strasbourg, klub Ligue 1 Prancis yang juga berada dalam jaringan kepemilikan yang sama dengan Chelsea.
Pembicaraan antara Chelsea dan Rosenior disebut telah memasuki tahap lanjut. Pelatih asal Inggris itu bahkan dikabarkan sudah berada di London untuk merampungkan detail formal sebelum pengumuman resmi dilakukan kepada publik.
Hasil imbang melawan juara bertahan Liga Inggris ini pun menjadi sinyal positif bagi Chelsea. Di tengah ketidakpastian manajerial, The Blues justru menunjukkan karakter, daya juang, dan potensi kebangkitan — sembari menanti siapa sosok yang akan memimpin mereka secara permanen di sisa musim kompetisi.
