Breaking News
light_mode
Beranda » Budaya » Curhat Masalah Rumah Tangga di Live Facebook, Seorang Pria Singgung Ormas Tolaki

Curhat Masalah Rumah Tangga di Live Facebook, Seorang Pria Singgung Ormas Tolaki

  • account_circle Darman
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 221
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatuNews.Com- Sebuah siaran langsung (live) di media sosial Facebook mendadak menjadi perhatian publik setelah seorang pria mencurahkan persoalan rumah tangganya secara terbuka dan menyinggung keberadaan salah satu organisasi masyarakat (Ormas) Tolaki. Video tersebut dengan cepat menyebar dan menuai beragam reaksi dari warganet.

Dalam tayangan live yang berlangsung selama beberapa menit itu, pria tersebut awalnya menyampaikan keluh kesah terkait konflik rumah tangga yang sedang dihadapinya. Namun, seiring berjalannya curhatan, ia kemudian mengaitkan persoalan pribadinya dengan Ormas Tolaki, sehingga memicu kontroversi dan dianggap menyeret nama kelompok adat dan organisasi masyarakat ke dalam masalah personal.

Pernyataan tersebut langsung mendapat respons dari berbagai pihak. Sejumlah warganet menilai tindakan pria itu tidak tepat karena membawa-bawa nama ormas dan adat dalam persoalan rumah tangga yang bersifat pribadi. Bahkan, sebagian pihak mengingatkan agar media sosial digunakan secara bijak dan tidak menimbulkan kesalahpahaman atau konflik sosial.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Ormas Tolaki terkait pernyataan yang disampaikan dalam siaran langsung tersebut. Namun, tokoh masyarakat setempat mengimbau agar setiap persoalan diselesaikan melalui jalur yang tepat, baik secara kekeluargaan maupun hukum, tanpa mencederai nama baik kelompok tertentu.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kebebasan berekspresi di media sosial tetap memiliki batas, terutama ketika menyangkut nama baik adat, ormas, dan komunitas tertentu yang dapat berdampak luas di tengah masyarakat.

Dalam adat Tolaki, perbuatan menyinggung, mencemarkan, atau menyeret nama adat dan organisasi masyarakat adat Tolaki ke dalam persoalan pribadi—terlebih dilakukan secara terbuka di ruang publik seperti media sosial—dikategorikan sebagai pelanggaran adat serius.

Oleh: Rahman

Darman

Penulis

Update & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fajar/Fikri Melaju ke Perempat Final Malaysia Open 2026 Usai Tumbangkan Wakil Taiwan

    Fajar/Fikri Melaju ke Perempat Final Malaysia Open 2026 Usai Tumbangkan Wakil Taiwan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 94
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Ganda putra Indonesia Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri memastikan tiket ke perempat final Malaysia Open 2026. Kepastian itu diraih setelah menuntaskan laga babak kedua yang digelar di Axiata Arena, Kamis (8/1/2026). Pada babak 16 besar, Fajar/Fikri menghadapi pasangan Taiwan, Chen Zhi Ray / Lin Yu Chieh. Duel sengit selama 44 menit […]

  • Raja Malaysia Kecewa Korupsi di Militer, Singgung Petinggi ATM

    Raja Malaysia Kecewa Korupsi di Militer, Singgung Petinggi ATM

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Kuala Lumpur, duasatunews.com — Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim, menyampaikan keprihatinan mendalam atas terungkapnya sejumlah kasus korupsi di Angkatan Tentera Malaysia (ATM). Pernyataan tersebut disampaikan dalam pembukaan Sidang Pertama Masa Jabatan Ke-15 Parlemen Malaysia di Kuala Lumpur, Senin (19/1). Dalam pidatonya, Sultan Ibrahim menegaskan bahwa praktik rasuah yang melibatkan aparatur negara, termasuk di […]

  • Prabowo: Menteri-menteri, Kalian Diangkat untuk Dihujat

    Prabowo: Menteri-menteri, Kalian Diangkat untuk Dihujat

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Presiden Prabowo Subianto mengatakan, para menteri diangkat untuk dihujat karena tugas seorang menteri memang berat dan menjadi perpanjangan tangan Presiden secara langsung di bidangnya masing-masing. “Memang kalian menteri-menteri, kalian diangkat ya kan, kalian diangkat ya untuk dihujat, enggak apa-apa,” kata Prabowo saat menghadiri panen raya dan pengumuman swasembada beras yang digelar di […]

  • Menko Polkam tinjau proses pembangunan huntara di Sumbar

    Menko Polkam tinjau proses pembangunan huntara di Sumbar

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meninjau langsung pembangunan 117 hunian sementara (huntara) bagi korban bencana di Nagari Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis (8/1). Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Jumat, kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pembangunan hunian sementara berjalan lancar, […]

  • Prabowo Serius Dengarkan Paparan AHY Soal Pemulihan Pascabencana Di Aceh Tamiang

    Prabowo Serius Dengarkan Paparan AHY Soal Pemulihan Pascabencana Di Aceh Tamiang

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jakarta, DuaSatuNews.Com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menunjukkan perhatian penuh saat mendengarkan pemaparan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), terkait progres pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Paparan tersebut disampaikan AHY dalam rapat terbatas yang digelar langsung di Aceh Tamiang pada Kamis (1/1/2026). Dalam kesempatan itu, AHY menjelaskan […]

  • Bea Cukai Dan Polri Bonagkar Penyelundupan Sabu Modus Telan di Bandara Soetta

    Bea Cukai Dan Polri Bonagkar Penyelundupan Sabu Modus Telan di Bandara Soetta

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Bea Cukai bersama Subdirektorat IV Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Mabes Polri membongkar upaya penyelundupan narkotika jenis metamfetamina atau sabu yang dilakukan oleh dua warga negara Pakistan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Dalam Penindakan tersebut merupakan hasil analisis risiko berkelanjutan serta sinergi lintas instansi yang dilaksanakan pada periode 6–7 Januari […]

expand_less
Lewat ke baris perkakas