Mantan Presiden ke-6 RI SBY Menapaki Kehidupan Baru sebagai Seniman Pasca Purna Jabatan
- account_circle Brian putra
- calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
- visibility 67
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta —duasatunews.com – Setelah menyelesaikan masa baktinya sebagai Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjalani keseharian yang berbeda. Dari panggung kenegaraan, SBY kini menyalurkan waktunya pada dunia seni—melukis, bermusik, dan menulis—sebagai ruang ekspresi sekaligus refleksi pribadi. (06/01/2025).
Aktivitas seni menjadi bagian penting dalam rutinitas SBY pasca purna jabatan. Melalui karya lukis, ia menuangkan pandangan tentang alam, kemanusiaan, dan perjalanan hidup. Di bidang musik, SBY terus berkarya dengan menciptakan lagu-lagu yang bernuansa optimisme dan kebangsaan, sementara melalui tulisan, ia mendokumentasikan pemikiran dan pengalaman yang membentuk perjalanan kepemimpinannya.
Peralihan ini menandai fase baru yang lebih kontemplatif, tanpa meninggalkan kepedulian terhadap isu-isu publik. SBY tetap aktif berdialog dengan masyarakat melalui pameran seni, pertunjukan musik, dan forum diskusi, menjadikan seni sebagai jembatan komunikasi lintas generasi.
“Berkarya adalah cara saya bersyukur dan berbagi nilai-nilai yang saya yakini,” ungkap SBY dalam salah satu kesempatan. Seni, baginya, menjadi sarana untuk terus berkontribusi secara damai dan inspiratif.
Melalui kiprahnya sebagai seniman, SBY menunjukkan bahwa pengabdian tidak berhenti saat jabatan berakhir. Kreativitas dan nilai-nilai kebangsaan dapat terus hidup dalam bentuk yang berbeda—menguatkan pesan persatuan, keteduhan, dan harapan bagi Indonesia.

Saat ini belum ada komentar