Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Salah Sebut Tahun di Pidato MBG, Pernyataan Presiden Prabowo Jadi Sorotan Publik

Salah Sebut Tahun di Pidato MBG, Pernyataan Presiden Prabowo Jadi Sorotan Publik

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 113
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan publik usai salah menyebut tahun saat menyampaikan capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam pidatonya pada Perayaan Natal Nasional Tahun 2025 di Jakarta, Senin (5/1/2026).

Dalam pidato tersebut, Presiden Prabowo menyatakan bahwa pemerintah telah memberikan MBG kepada 55 juta penerima manfaat dalam waktu satu tahun, namun keliru menyebut rentang waktu pelaksanaannya.

“Kita (memberikan MBG untuk) 55 juta (penerima manfaat) dalam waktu 1 tahun, karena kita mulai 6 Januari 2024, hari ini 5 Januari 2025,” ujar Prabowo.

Pernyataan itu menuai perhatian karena Prabowo baru dilantik sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia pada Oktober 2024, sementara program MBG baru digalakkan secara nasional sejak Januari 2025. Meski demikian, MBG memang telah sempat diuji coba pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, setelah Prabowo memenangi Pilpres 2024 namun sebelum resmi dilantik.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga mengoreksi jumlah penerima manfaat MBG. Awalnya, ia menyebut angka 51 juta penerima, namun setelah dikonfirmasi langsung kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, jumlah tersebut direvisi.

“Saya diberi laporan hari ini sudah mencapai lebih dari 51 juta penerima manfaat MBG, benar Pak Dadan? Oh, sudah 55. Saya ralat, hari ini sudah 55 juta penerima manfaat MBG di Indonesia,” kata Prabowo.

Presiden menegaskan, capaian tersebut merupakan prestasi besar dalam waktu relatif singkat. Ia bahkan membandingkan dengan program serupa di Brasil.

“Itu berarti sama dengan memberi makan delapan kali Singapura. Tiap hari kita beri makan 55 juta mulut saudara-saudara. Brasil menyampaikan ke saya, mereka mencapai 40 juta penerima dalam waktu 11 tahun,” ujarnya.

Ini bukan kali pertama Presiden Prabowo keliru menyebut tahun dalam acara publik. Sebelumnya, saat mengunjungi lokasi pengungsian di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, ia sempat mengucapkan selamat tahun baru 2021, padahal seharusnya 2026.

Meski dianggap sebagai kekeliruan teknis, momen-momen tersebut tetap menjadi perhatian publik, terutama karena disampaikan dalam agenda kenegaraan yang disiarkan luas. Namun demikian, pemerintah menekankan bahwa substansi utama program MBG—yakni percepatan pemenuhan gizi bagi puluhan juta masyarakat—tetap berjalan sesuai target pemerintahan Prabowo Subianto

adrian moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPMKU Jakarta Gelar Aksi di Kejagung dan Kementerian ESDM, Soroti Dugaan Tambang Ilegal PT KES

    IPMKU Jakarta Gelar Aksi di Kejagung dan Kementerian ESDM, Soroti Dugaan Tambang Ilegal PT KES

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com Ikatan Pemuda Mahasiswa Konawe Utara–Jakarta (IPMKU Jakarta) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes dan tuntutan atas dugaan praktik pertambangan ilegal yang diduga dilakukan oleh PT Kembar Emas Sultra (KES) di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi […]

  • Sudah Saatnya Menghadirkan Pendidikan Berorientasi Masa Depan

    Sudah Saatnya Menghadirkan Pendidikan Berorientasi Masa Depan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Manusia Indonesia masih dihadapkan dengan sengkarut permasalahan yang kompleks, lebih-lebih menyangkut soal sosial-budaya dan karakter mentalitas. Dalam pandangan antropolog Koentjaraningrat, permasalahan tersebut mengerucut pada sikap menerabas, kurang bertanggung jawab, dan tidak disiplin. Mentalitas semacam ini dinilai menjadi penghambat dalam proses pembangunan manusia Indonesia secara menyeluruh. Di sisi lain, wartawan senior Mochtar Lubis […]

  • Murid SMAN 1 Wamena Sebut Porsi MBG Lebih Banyak Saat Kunjungan Gibran

    Murid SMAN 1 Wamena Sebut Porsi MBG Lebih Banyak Saat Kunjungan Gibran

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 115
    • 0Komentar

    jakarta, duasatunews.com — Sejumlah murid SMA Negeri 1 Wamena, Papua Pegunungan, menyebutkan bahwa porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mereka terima terlihat lebih banyak saat Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung pelaksanaan program tersebut di sekolah mereka, Rabu (14/1/2026). Salah satu siswa kelas XII, David, mengatakan porsi nasi yang dibagikan pada hari […]

  • KPK Gunakan Fasilitas Polres Kudus untuk Pemeriksaan Bupati Pati

    KPK Gunakan Fasilitas Polres Kudus untuk Pemeriksaan Bupati Pati

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • account_circle adrian moita
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Kudus, duasatunews.com – Polres Kudus, Jawa Tengah, mengonfirmasi penggunaan salah satu ruang pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka pemeriksaan terhadap Bupati Pati, Sudewo, pada Senin (19/1) dini hari. Kapolres Kudus Heru Dwi Purnomo menyampaikan bahwa tim penyidik KPK tiba di Mapolres Kudus sekitar pukul 03.30 WIB setelah sebelumnya melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian […]

  • Taj Mahal: Monumen Cinta Abadi dari India

    Taj Mahal: Monumen Cinta Abadi dari India

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com- Di tahun 1983, Lembaga UNESCO bahkan, menetapkan Taj Mahal sebagai salah satu situs warisan dunia. Taj Mahal memang sangat populer, namun sama seperti bangunan indah lainnya, Taj Mahal dibangun bukan tanpa arti. Karena di balik bangunan indah ini juga terdapat sebuah kisah. Sekilas bangunan Taj Mahal tampak seperti sebuah masjid besar lengkap dengan […]

  • Alasan KPK SP3 Kasus Suap Nikel Konawe Janggal! Eks Pimpinan Siap Debat dengan Setyo Budiyanto Cs

    Alasan KPK SP3 Kasus Suap Nikel Konawe Janggal! Eks Pimpinan Siap Debat dengan Setyo Budiyanto Cs

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Eks Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, mengatakan adanya dugaan intervensi dalam penegakan hukum sehingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terkait kasus izin pengelolaan pertambangan nikel di Konawe Utara. “Dengan adanya kewenangan SP3, maka KPK mudah terintervensi dalam penanganan perkaranya,” kata Novel melalui keterangan kepada […]

expand_less
Lewat ke baris perkakas