Jakarta, duasatunews.com – Sulawesi Tenggara merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki keragaman suku, budaya, bahasa, dan agama. Di tengah keberagaman tersebut, 4 Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika, menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan dan keharmonisan kehidupan masyarakat. (06/01/2026).
Sejak masa perjuangan kemerdekaan, masyarakat Sulawesi Tenggara telah menunjukkan komitmen kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan. Para tokoh lokal, pejuang daerah, serta pemangku adat berperan aktif dalam mendukung berdirinya NKRI dan menerima Pancasila sebagai dasar negara. Nilai-nilai luhur yang hidup dalam budaya lokal, seperti gotong royong, musyawarah, dan penghormatan terhadap perbedaan, sejalan dengan semangat Pancasila.
Pancasila menjadi pedoman hidup masyarakat Sulawesi Tenggara dalam membangun kehidupan sosial yang berlandaskan ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial. Nilai-nilai ini tercermin dalam kehidupan adat dan tradisi lokal yang menjunjung tinggi kebersamaan serta rasa saling menghormati.
Sementara itu, UUD 1945 menjadi landasan konstitusional dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di Sulawesi Tenggara. Pelaksanaan otonomi daerah, pembangunan, serta pelayanan publik dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip konstitusi demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen terhadap NKRI juga terus dijaga melalui semangat nasionalisme dan kesadaran bahwa Sulawesi Tenggara merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Persatuan wilayah, kedaulatan bangsa, serta keutuhan negara menjadi nilai yang terus ditanamkan kepada generasi muda.
Adapun semboyan Bhinneka Tunggal Ika menjadi cerminan nyata kehidupan masyarakat Sulawesi Tenggara yang hidup rukun dalam keberagaman suku seperti Tolaki, Buton, Muna, Moronene, dan berbagai kelompok lainnya. Perbedaan bukan menjadi pemisah, melainkan kekuatan dalam membangun daerah dan bangsa.
Melalui pemahaman dan pengamalan 4 Pilar Kebangsaan, masyarakat Sulawesi Tenggara diharapkan terus memperkokoh persatuan, menjaga toleransi, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan nasional demi Indonesia yang maju, adil, dan berdaulat.
Saat ini belum ada komentar