Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Tambang Menggila, Hutan Sultra Jadi Korban

Tambang Menggila, Hutan Sultra Jadi Korban

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 74
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Adrian Moita, Mahasiswa

duasatunews.com – Sulawesi Tenggara (Sultra) hari ini berada di persimpangan jalan: antara menjaga hutan sebagai penyangga kehidupan atau mengorbankannya demi ambisi pertambangan yang kian tak terkendali. Sebagai mahasiswa yang lahir dan besar di wilayah ini, saya menyaksikan langsung bagaimana hutan yang dahulu menjadi ruang hidup, sumber air, dan identitas masyarakat perlahan berubah menjadi lubang-lubang tambang yang menyisakan kerusakan ekologis.

Di banyak kabupaten di Sulawesi Tenggara, ekspansi pertambangan nikel dan galian lainnya kerap hadir dengan janji kesejahteraan. Namun di lapangan, yang terlihat justru deforestasi masif, sedimentasi sungai, pencemaran pesisir, dan meningkatnya risiko banjir serta longsor. Ketika hutan dibuka, mata air mengering; ketika tanah dikupas, laut menjadi keruh. Masyarakat adat dan petani-lah yang pertama menanggung akibatnya.

Masalah utamanya bukan semata tambang, melainkan cara negara mengelola tambang. Izin sering terbit tanpa kajian ekologis yang memadai, pengawasan lemah, dan sanksi administratif kerap tak sebanding dengan kerusakan yang ditimbulkan. Dalam banyak kasus, reklamasi dan pascatambang hanya menjadi formalitas dokumen. Hutan yang rusak tak pernah benar-benar pulih, sementara perusahaan terus beroperasi.

Sebagai mahasiswa, saya melihat ada ketimpangan serius dalam relasi kuasa. Masyarakat lokal sering tak memiliki posisi tawar ketika berhadapan dengan korporasi besar. Proses konsultasi publik minim, informasi tak transparan, dan kritik warga kerap distigmatisasi sebagai “anti-investasi”. Padahal, kritik tersebut lahir dari kebutuhan paling dasar: hak atas lingkungan hidup yang sehat.

Ironisnya, Sultra yang kaya sumber daya justru rentan menjadi daerah pengorbanan (sacrifice zone). Ketika hutan habis dan tambang ditinggalkan, yang tersisa adalah konflik sosial, kemiskinan struktural, dan beban pemulihan lingkungan yang harus ditanggung negara—dan rakyat. Keuntungan diekspor, kerusakan ditinggalkan.

Sudah saatnya pemerintah daerah dan pusat menghentikan logika “izin dulu, evaluasi belakangan”. Penataan ulang perizinan, penegakan hukum yang tegas, audit lingkungan independen, serta keterlibatan nyata masyarakat harus menjadi prasyarat mutlak. Investasi yang merusak hutan bukanlah pembangunan; ia hanya memindahkan kerugian ke masa depan.

Bagi kami, generasi muda Sultra, hutan bukan sekadar bentang alam—ia adalah rumah. Jika rumah dirusak atas nama pertumbuhan ekonomi semu, maka yang sesungguhnya runtuh adalah masa depan. Negara harus memilih: berdiri bersama rakyat dan hutan, atau terus membiarkan tambang menggerus kehidupan.

adrian moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • MAKNA HARI PAHLAWAN UNTUK GEN Z

    MAKNA HARI PAHLAWAN UNTUK GEN Z

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle ADMIN 21
    • visibility 274
    • 0Komentar

    APAKAH ARTI HARI PAHLAWAN BAGI GEN Z? Sekarang kita sudah tidak asing dengan kata Generasi Z, Gen Z adalah generasi yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, yang menarik dari Generasi ini sering disebut juga iGeneration atau Zoomer karena mereka adalah generasi pertama yang tumbuh dengan teknologi digital dan internet sejak usia dini, seperti smartphone dan media sosial. sering disebut sebagai “digital […]

  • Megawati Anugerahkan Leit Star kepada Enam Kader Pelopor PDIP

    Megawati Anugerahkan Leit Star kepada Enam Kader Pelopor PDIP

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 75
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menganugerahkan medali penghargaan Leit Star kepada enam tokoh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang dinilai memiliki kontribusi besar dan dedikasi panjang bagi partai sebagai Kader Pelopor. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Megawati dalam pembukaan Rakernas I PDIP yang digelar di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, Sabtu (10/1). […]

  • SBY Serahkan Sikap Demokrat soal Pilkada ke AHY, Wacana Pilkada Lewat DPRD Kembali Mencuat

    SBY Serahkan Sikap Demokrat soal Pilkada ke AHY, Wacana Pilkada Lewat DPRD Kembali Mencuat

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 72
    • 0Komentar

    jakarta, duasatunews.com – Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), disebut menyerahkan sepenuhnya keputusan terkait sikap Partai Demokrat mengenai mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada) kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Dede Yusuf Macan, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026). Menurut Dede, SBY […]

  • Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle ptmbi
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Smart Homes: Beyond Automation to AnticipationIf 2023 could be summarized in the gadget space, it would be the year where our homes started truly “understanding” us. Gone are the days of generic automation. With advancements in AI, homes now anticipate needs. Your coffee machine knows when you’ve had a rough night and adjusts the brew […]

  • Prabowo: Menteri-menteri, Kalian Diangkat untuk Dihujat

    Prabowo: Menteri-menteri, Kalian Diangkat untuk Dihujat

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Presiden Prabowo Subianto mengatakan, para menteri diangkat untuk dihujat karena tugas seorang menteri memang berat dan menjadi perpanjangan tangan Presiden secara langsung di bidangnya masing-masing. “Memang kalian menteri-menteri, kalian diangkat ya kan, kalian diangkat ya untuk dihujat, enggak apa-apa,” kata Prabowo saat menghadiri panen raya dan pengumuman swasembada beras yang digelar di […]

  • Impor Balik Mobil Jepang Cetak Rekor Tertinggi Dalam Tiga Dekade

    Impor Balik Mobil Jepang Cetak Rekor Tertinggi Dalam Tiga Dekade

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 98
    • 0Komentar

    jakarta, duasatunews – Produsen otomotif Jepang mencatat rekor impor balik kendaraan tertinggi dalam tiga dekade terakhir pada 2025. Sepanjang tahun tersebut, pabrikan Jepang mengimpor kembali 111.513 unit kendaraan produksi luar negeri ke pasar domestik. Jumlah ini naik 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan melampaui rekor 107.092 unit yang tercapai pada 1995. Suzuki menjadi pendorong utama […]

expand_less
Lewat ke baris perkakas