Breaking News
light_mode
Beranda » Budaya » Kisah suku Nomaden di pusat pembangunan Papua yang harus gotong orang sakit lewati hutan belantara – “Mengapa negara tidak melihat kami?

Kisah suku Nomaden di pusat pembangunan Papua yang harus gotong orang sakit lewati hutan belantara – “Mengapa negara tidak melihat kami?

  • account_circle RAHMAN
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 124
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com sudah lebih dari tiga dekade komunitas adat Elseng diminta meninggalkan cara hidup nomaden agar sepenuhnya menetap di sebuah kampung buatan pemerintah. Namun kampung bernama Omon di perbukitan sisi selatan Kabupaten Jayapura itu hingga kini tak memiliki fasilitas dasar. Tidak ada listrik, tidak ada sekolah, dan tidak ada jaringan telekomunikasi.

Setiap kali warga Elseng di Kampung Omon sakit keras, keluarga dan kerabat terpaksa menggotong pasien dengan berjalan kaki melintasi hutan hujan tropis selama enam hingga delapan jam menuju kampung terdekat yang memiliki fasilitas kesehatan. Jalur yang dilalui berupa jalan setapak curam, licin, dan hanya bisa dilewati dengan berjalan kaki.

Tidak sedikit warga yang akhirnya meninggal dunia sebelum tiba di klinik. Jenazah mereka kerap dikuburkan di tengah hutan, di jalur yang sama yang sebelumnya dilalui dengan harapan mendapatkan pertolongan medis.

“Kami sudah diminta tinggal menetap di sini, tapi negara tidak pernah benar-benar hadir,” ujar salah satu tokoh adat Elseng. Ia mempertanyakan komitmen pemerintah yang sejak awal meminta mereka meninggalkan kehidupan nomaden dengan janji pembangunan, namun hingga kini janji tersebut tak kunjung terwujud.

Kampung Omon berada di Kabupaten Jayapura, salah satu wilayah administratif tertua di Tanah Papua. Sejak masa pemerintahan kolonial Belanda, kawasan ini dirancang sebagai pusat pemerintahan. Status tersebut berlanjut setelah Indonesia mengambil alih Papua pasca Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) 1969.

Ironisnya, meski berada di wilayah yang sejak lama diproyeksikan sebagai pusat pembangunan, sebagian masyarakat adat di dalamnya justru hidup dalam keterisolasian ekstrem. Akses pendidikan bagi anak-anak Elseng nyaris tidak ada, sementara kebutuhan dasar seperti layanan kesehatan dan komunikasi masih menjadi kemewahan.

Wakil Bupati Jayapura, Haris Yocku, mengakui bahwa Kampung Omon merupakan wilayah terisolasi dengan akses yang sangat terbatas. Ia menyebut jarak dan kondisi geografis menjadi tantangan utama pembangunan.

“Pemerintah daerah sudah merencanakan pembangunan jalan menuju Kampung Omon. Ini menjadi prioritas agar masyarakat tidak lagi terisolasi,” ujar Haris.

Namun bagi warga Elseng, janji pembangunan bukanlah hal baru. Selama puluhan tahun, mereka hidup di antara proyek pembangunan besar di Papua, tetapi tetap harus memikul orang sakit melewati hutan belantara—sebuah kenyataan pahit di tengah narasi kemajuan dan pembangunan.

Penulis

Update & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Info Beasiswa 2026, Peluang Besar bagi Pelajar dan Mahasiswa Indonesia

    Info Beasiswa 2026, Peluang Besar bagi Pelajar dan Mahasiswa Indonesia

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle ADMIN 21
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Kabar baik bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia. Sejumlah program beasiswa tahun 2026 mulai dibuka oleh pemerintah, perguruan tinggi, serta lembaga swasta, baik untuk studi di dalam maupun luar negeri. Program beasiswa ini ditujukan untuk meningkatkan akses pendidikan sekaligus mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global. Beasiswa 2026 mencakup berbagai jenjang […]

  • Pemuda 21  Sesalkan Sikap Haerul Saleh, yang Enggan Memberi Kuota KIP untuk Mahasiswa Sultra

    Pemuda 21 Sesalkan Sikap Haerul Saleh, yang Enggan Memberi Kuota KIP untuk Mahasiswa Sultra

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 921
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.con –  Pemuda 21  menyampaikan rasa kecewa atas sikap Haerul Saleh, yang kini menjabat sebagai Komisioner Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, namun dinilai enggan memperjuangkan tambahan kuota Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi mahasiswa asal Sultra. Kader Pemuda 21, Masda Agus, menilai bahwa posisi strategis Haerul Saleh semestinya digunakan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya […]

  • Pandji dan Panggung Komedi yang Berujung Laporan Polisi

    Pandji dan Panggung Komedi yang Berujung Laporan Polisi

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle RAHMAN
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Panggung komedi yang biasanya menjadi ruang satire dan kritik kini menyeret komika Pandji Pragiwaksono ke ranah hukum. Materi dalam pertunjukan stand-up comedy Mens Rea membuat Pandji dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh kelompok yang mengatasnamakan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah. Laporan tersebut didaftarkan pada Rabu (7/1/2026) di Polda […]

  • Pakar Mesir Nilai Penarikan AS dari Organisasi Internasional Berdampak Luas

    Pakar Mesir Nilai Penarikan AS dari Organisasi Internasional Berdampak Luas

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 61
    • 0Komentar

    KAIRO, duasatunews.com — Keputusan Amerika Serikat untuk menarik diri dari puluhan organisasi internasional berpotensi berdampak luas terhadap negara-negara berkembang dan tatanan sistem internasional, menurut pandangan seorang pakar politik Mesir. Dalam wawancara dengan Xinhua, Abu-Bakr Al-Desouky, pakar hubungan internasional dan penasihat editorial majalah International Politics di Al-Ahram Foundation, menyatakan bahwa penarikan tersebut dapat mengurangi sumber pendanaan penting […]

  • DUGAAN TIPIKOR MENYERET NAMA ANGGOTA DPRD PROVINSI DKI JAKARTA INISIAL DP

    DUGAAN TIPIKOR MENYERET NAMA ANGGOTA DPRD PROVINSI DKI JAKARTA INISIAL DP

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Ahmat
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Jakarta. duasatunews.com – Seorang pejabat publik memegang amanah dan tanggung jawab besar dalam menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat. Terlebih lagi bagi seorang wakil rakyat, integritas dan akuntabilitas bukan hanya sekadar tuntutan moral, tetapi menjadi landasan utama dalam menjaga kepercayaan publik dan kualitas demokrasi. Sebagai representasi suara rakyat, anggota legislatif memiliki peran strategis dalam menyusun kebijakan, […]

  • Curhat Masalah Rumah Tangga di Live Facebook, Seorang Pria Singgung Ormas Tolaki

    Curhat Masalah Rumah Tangga di Live Facebook, Seorang Pria Singgung Ormas Tolaki

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle RAHMAN
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatuNews.Com- Sebuah siaran langsung (live) di media sosial Facebook mendadak menjadi perhatian publik setelah seorang pria mencurahkan persoalan rumah tangganya secara terbuka dan menyinggung keberadaan salah satu organisasi masyarakat (Ormas) Tolaki. Video tersebut dengan cepat menyebar dan menuai beragam reaksi dari warganet. Dalam tayangan live yang berlangsung selama beberapa menit itu, pria tersebut awalnya […]

expand_less
Lewat ke baris perkakas