Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Prabowo Sebut Cadangan Stok Beras RI Lampaui Era Soeharto

Prabowo Sebut Cadangan Stok Beras RI Lampaui Era Soeharto

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 117
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengumumkan capaian strategis nasional di sektor pangan. Cadangan beras pemerintah yang dikelola oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) kini menembus lebih dari 3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia.

Menurut Prabowo, angka tersebut bahkan melampaui capaian cadangan beras pada masa swasembada pangan di era Presiden Soeharto, yang kala itu berada di kisaran 2 juta ton.

“Saya cukup bangga bahwa saat ini cadangan beras kita di gudang pemerintah adalah yang tertinggi dalam sejarah Republik Indonesia, termasuk pada masa pemerintahan Presiden Soeharto,” ujar Prabowo saat menyampaikan pengarahan dalam retret kabinet dan taklimat awal tahun di Hambalang.

Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintahannya semula menetapkan target empat tahun untuk mencapai swasembada pangan. Namun, berkat kerja kolektif lintas kementerian dan lembaga, target tersebut tercapai lebih cepat, yakni pada akhir 2025, atau hanya satu tahun sejak dirinya menjabat sebagai presiden.

“Ini saya yakini sebagai hasil kerja keras Anda semua,” kata Prabowo kepada para menteri kabinet yang hadir.

Dalam arahannya, Presiden menegaskan bahwa tidak ada negara yang benar-benar merdeka jika tidak mampu menjamin ketahanan pangan bagi rakyatnya sendiri. Ia menempatkan swasembada pangan sebagai fondasi utama kedaulatan nasional, sejajar dengan pertahanan dan stabilitas ekonomi.

Prabowo juga mengaitkan capaian tersebut dengan situasi global yang kian tidak stabil akibat konflik dan ketegangan geopolitik.

Presiden mengingatkan bahwa pada periode sebelumnya Indonesia masih bergantung pada impor beras dari sejumlah negara seperti Thailand, Kamboja, dan Vietnam. Ketergantungan tersebut, menurutnya, sangat berisiko di tengah konflik regional dan global.

“Kalau kita tidak mandiri beras, di dunia yang penuh konflik dan perang, satu-satunya sumber beras kita adalah Thailand, Kamboja, dan Vietnam,” tegas Prabowo.

Ia mencontohkan dinamika konflik di kawasan Asia Tenggara yang berpotensi mengganggu rantai pasok pangan internasional, sehingga memperkuat urgensi kemandirian nasional.

Meski capaian beras dinilai sangat membanggakan, Prabowo menekankan bahwa agenda swasembada tidak berhenti pada beras semata. Pemerintah, kata dia, akan memperluas fokus pada:

Sumber karbohidrat lain seperti jagung dan singkong

Sumber protein untuk menjamin gizi dan kualitas pangan nasional

Diversifikasi pangan guna memperkuat ketahanan jangka panjang

Langkah ini diharapkan tidak hanya menjaga stabilitas pasokan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ekonomi pedesaan.

Dengan cadangan beras yang kini mencetak rekor sejarah, pemerintah optimistis Indonesia berada di jalur yang tepat untuk menjadi negara yang berdaulat secara pangan, sekaligus lebih tangguh menghadapi gejolak global.

Penulis

Update & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontribusi Anton Timbang Membuka Gerbang Investasi di Sulawesi Tenggara

    Kontribusi Anton Timbang Membuka Gerbang Investasi di Sulawesi Tenggara

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Oleh: Arin Fahrul Sanjaya, S.i.Kom Direktur Eksekutif Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka. Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Nahasiswa Indonesia IPPMI Konsel Jakarta Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini berada pada titik krusial dalam sejarah pembangunan daerah. Kekayaan sumber daya alam, terutama di sektor pertambangan nikel, telah menjadikan Sultra sebagai magnet bagi investor nasional maupun internasional. Namun, yang menentukan […]

  • Kemunduran Demokrasi: Ketika Kekuasaan Menelan Kedaulatan Rakyat

    Kemunduran Demokrasi: Ketika Kekuasaan Menelan Kedaulatan Rakyat

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle ADMIN 21
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Demokrasi hari ini tidak sedang baik-baik saja. Ia tidak mati secara terbuka, tetapi dilemahkan perlahan melalui kebijakan elitis, manipulasi hukum, dan pembungkaman kritik. Demokrasi dipertahankan sebatas simbol pemilu tetap digelar, lembaga tetap berdiri namun substansinya semakin dikosongkan. Demokrasi sejatinya lahir sebagai sistem yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. Melalui demokrasi, warga […]

  • Mahasiswa dan Rakyat Sultra: Benteng Terakhir Melawan Tambang Ilegal di Tanah Anoa

    Mahasiswa dan Rakyat Sultra: Benteng Terakhir Melawan Tambang Ilegal di Tanah Anoa

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle RAHMAN
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Penambangan ilegal di Sulawesi Tenggara bukan lagi isu tersembunyi. Ia hadir terang-terangan, merobek hutan, mencemari sungai, dan menggerus ruang hidup masyarakat. Di tengah situasi itu, kehadiran mahasiswa yang bersatu dengan masyarakat bukan sekadar simbol perlawanan, melainkan alarm keras atas kegagalan negara menjaga Tanah Anoa. Mahasiswa dan rakyat Sultra kini berdiri di barisan yang […]

  • Eni Samayati Angkat Suara Terkait Pengelolaan Dana Jamrek yang Dikendalikan Pemerintah Pusat

    Eni Samayati Angkat Suara Terkait Pengelolaan Dana Jamrek yang Dikendalikan Pemerintah Pusat

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Isu terkait pengelolaan dana Jaminan Reklamasi (Jamrek) tambang kembali mencuat setelah sejumlah mahasiswa dan aktivis menyoroti dana triliunan rupiah yang masih mengendap di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Menanggapi hal tersebut, pengamat kebijakan publik sekaligus akademisi, Dr. Eni Samayati, angkat bicara. Menurut Dr. Eni, pengelolaan dana Jamrek yang saat ini […]

  • KONSEL SETARA: Langkah Strategis Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

    KONSEL SETARA: Langkah Strategis Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle ADMIN 21
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Andoolo – duasatunews.com – Program SETARA (Sehat, Cerdas, dan Sejahtera) Kabupaten Konawe Selatan merupakan salah satu inisiatif pembangunan daerah yang layak diapresiasi karena berupaya menjawab berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan di tingkat lokal. Melalui pendekatan yang terarah dan berbasis kebutuhan masyarakat, program ini menjadi gambaran komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan pembangunan […]

  • PEMUDA 21 Mengajak Berdonasi untuk Korban Bencana Sumatera–Aceh

    PEMUDA 21 Mengajak Berdonasi untuk Korban Bencana Sumatera–Aceh

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle ADMIN 21
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Lembaga PEMUDA 21 sukses melaksanakan aksi kemanusiaan bertajuk “Penggalangan Dana Bantuan Sumatera–Aceh” sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir besar di wilayah Sumatera dan Aceh. Kegiatan yang berlangsung sejak 30 November- 2 Desember 2025 ini dipimpin langsung oleh Ketua Angkatan 2024 Indra Amal Mahendra dan melibatkan puluhan kader Pemuda 21. Dalam aksi tersebut, […]

expand_less
Lewat ke baris perkakas