Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Menjunjung Asas In Dubio Pro Reo dalam Pendampingan Hukum Bapak Mansyur Adv Andre Darmawan Bersuara

Menjunjung Asas In Dubio Pro Reo dalam Pendampingan Hukum Bapak Mansyur Adv Andre Darmawan Bersuara

  • account_circle Brian putra
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 81
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Advokat Andre Darmawan menegaskan komitmennya untuk menjunjung tinggi prinsip-prinsip hukum dan hak asasi manusia dalam memberikan pendampingan hukum kepada Bapak Mansyur, yang saat ini menghadapi dugaan kasus pencabulan anak. (08/01/2026).

Dalam sistem hukum pidana Indonesia, setiap orang yang berhadapan dengan proses hukum wajib diperlakukan sebagai tidak bersalah sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Prinsip ini sejalan dengan asas in dubio pro reo, yaitu apabila terdapat keraguan dalam pembuktian, maka keraguan tersebut harus ditafsirkan demi kepentingan terdakwa.

Advokat Andre Darmawan menyampaikan bahwa pendampingan hukum yang diberikan bukan dimaksudkan untuk mengabaikan perlindungan terhadap anak, melainkan untuk memastikan proses hukum berjalan secara adil, objektif, dan berdasarkan alat bukti yang sah menurut undang-undang.

“Kami menghormati dan mendukung penuh upaya penegakan hukum serta perlindungan terhadap anak. Namun pada saat yang sama, hukum juga mewajibkan agar setiap dugaan tindak pidana diuji secara cermat, profesional, dan tidak berdasarkan asumsi atau tekanan opini publik,” ujar Andre Darmawan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa asas in dubio pro reo merupakan pilar penting dalam negara hukum guna mencegah terjadinya kekeliruan dalam pemidanaan, khususnya dalam perkara yang sensitif dan berdampak besar terhadap kehidupan seseorang dan keluarganya.

Pihak penasihat hukum akan terus mengawal hak-hak hukum Bapak Mansyur, termasuk hak untuk memberikan keterangan secara bebas, hak atas pembelaan yang layak, serta hak untuk mendapatkan proses peradilan yang jujur dan tidak memihak.

Siaran pers ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada publik bahwa penegakan hukum dan perlindungan hak asasi manusia harus berjalan beriringan, tanpa mengesampingkan kepentingan keadilan bagi semua pihak.

Penulis

Update dan Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gurun Arab Saudi Mendadak Menghijau, Fenomena Alam atau Tanda Perubahan Iklim?

    Gurun Arab Saudi Mendadak Menghijau, Fenomena Alam atau Tanda Perubahan Iklim?

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 76
    • 0Komentar

    duasatunews.com  — Hamparan gurun pasir di Arab Saudi yang selama ini identik dengan warna cokelat dan lanskap tandus, mendadak berubah menjadi hijau subur. Fenomena langka ini ramai diperbincangkan di media internasional dan media sosial, memunculkan pertanyaan besar: apa yang sebenarnya terjadi? Sejumlah wilayah gurun di Arab Saudi dilaporkan mengalami curah hujan di atas normal dalam […]

  • Menkeu Purbaya Evaluasi Pegawai DJP, Sanksi Sesuai Tingkat Pelanggaran

    Menkeu Purbaya Evaluasi Pegawai DJP, Sanksi Sesuai Tingkat Pelanggaran

    • calendar_month 23 jam yang lalu
    • account_circle adrian moita
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan akan mengevaluasi pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan membuka peluang rotasi hingga penempatan sementara atau dirumahkan bagi pegawai yang terlibat pelanggaran. “Nanti, akan kami evaluasi. Mungkin pegawai pajak akan dikocok ulang, yang terlihat terlibat akan kami taruh di tempat terpencil atau dirumahkan saja. Nanti, kami lihat […]

  • SBY: Demokrat Bersama Presiden Prabowo Harus Jadi Bagian dari Solusi Bangsa

    SBY: Demokrat Bersama Presiden Prabowo Harus Jadi Bagian dari Solusi Bangsa

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 49
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa Partai Demokrat bersama Presiden Prabowo Subianto harus mengambil peran sebagai bagian dari solusi dan kemajuan dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa. Pernyataan tersebut disampaikan SBY saat menghadiri perayaan Natal nasional Partai Demokrat yang digelar di Jakarta, Senin. “Demokrat bersama Presiden Prabowo harus […]

  • Agus Jabo Priyono Kembali Terpilih untuk memimpin Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA)

    Agus Jabo Priyono Kembali Terpilih untuk memimpin Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA)

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Nur Wayda
    • visibility 663
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) sukses menggelar Kongres ke-2 dengan menetapkan kembali Agus Jabo Priyono menjadi Ketua Umum untuk periode 2025-2029. Kongres tersebut diselenggarakan beriringan dengan Hari Lahir (Harlah) ke-4 Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA), yang lahir pada 1 Juni 2021 dengan mengusung Tema “Bersama Prabowo-Gibran Bangun Persatuan Nasional Menuju Rakyat Adil Makmur. […]

  • KPK Dalami Dugaan Aliran Uang ke Eks Sekdis Bekasi dalam Kasus Suap Bupati Nonaktif Ade Kuswara

    KPK Dalami Dugaan Aliran Uang ke Eks Sekdis Bekasi dalam Kasus Suap Bupati Nonaktif Ade Kuswara

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle RAHMAN
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra (BS), terkait dugaan penerimaan aliran uang dalam perkara suap yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan aliran dana yang diterima Beni Saputra […]

  • IUP, Hutan, dan Negara yang Terlalu Sabar pada Pelanggaran

    IUP, Hutan, dan Negara yang Terlalu Sabar pada Pelanggaran

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com -Di tengah gencarnya narasi pembangunan dan investasi, Indonesia sedang menghadapi persoalan serius dalam tata kelola sumber daya alam. Hutan—sebagai penyangga kehidupan dan ruang hidup masyarakat—terus tergerus oleh aktivitas pertambangan. Ironisnya, banyak dari aktivitas tersebut berjalan dengan dalih Izin Usaha Pertambangan (IUP). Sebagai mahasiswa, saya melihat fenomena ini bukan sekadar persoalan teknis perizinan, melainkan […]

expand_less
Lewat ke baris perkakas