Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Patroli Humanis, Jalan Sunyi Membangun Kepercayaan di Kec. Puriala

Patroli Humanis, Jalan Sunyi Membangun Kepercayaan di Kec. Puriala

  • account_circle Darman
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 135
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Di tengah meningkatnya keresahan masyarakat terhadap persoalan keamanan dan sosial, kehadiran polisi yang humanis bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Apa yang dilakukan Polsek Puriala melalui patroli humanis patut dibaca sebagai upaya membangun kembali kepercayaan publik—sesuatu yang tidak bisa dibentuk hanya lewat seragam dan kewenangan.

Patroli yang dilakukan dengan pendekatan dialog, senyum, dan kesediaan mendengar keluhan warga menunjukkan wajah kepolisian yang lebih dekat dengan rakyat. Polisi tidak lagi hadir semata sebagai penegak hukum, tetapi sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri. Di sinilah nilai penting patroli humanis: menciptakan rasa aman sekaligus rasa memiliki.

Bagi masyarakat Kecamatan Puriala, pendekatan seperti ini memberi ruang untuk berbicara tanpa rasa takut. Warga dapat menyampaikan persoalan lingkungan, potensi konflik sosial, hingga keresahan terkait narkoba dan keamanan malam hari. Ini adalah bentuk pencegahan paling awal—mencegah masalah sebelum berubah menjadi persoalan hukum.

Namun, patroli humanis tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial atau rutinitas semata. Ia harus konsisten, berkelanjutan, dan dibarengi dengan tindak lanjut nyata. Ketika masyarakat sudah mau terbuka, negara—dalam hal ini kepolisian—harus hadir dengan solusi.

Ke depan, patroli humanis Polsek Puriala layak diperkuat dengan melibatkan tokoh adat, pemuda, dan aparat desa. Keamanan bukan hanya tugas polisi, melainkan tanggung jawab bersama. Polisi dan masyarakat harus berjalan seiring, saling percaya, dan saling menjaga.

Puriala yang aman bukan dibangun dengan ketakutan, tetapi dengan kedekatan. Dan patroli humanis adalah langkah kecil namun berarti menuju Puriala yang lebih tenang, sadar hukum, dan berkeadaban.

Darman

Penulis

Update & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Ungkap Sekeluarga Tewas di Warakas Jakut Terindikasi Keracunan

    Polisi Ungkap Sekeluarga Tewas di Warakas Jakut Terindikasi Keracunan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terbaru terkait kasus meninggalnya seorang ibu dan dua anaknya di kawasan Warakas, Jakarta Utara. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menyebut kematian ketiganya terindikasi akibat keracunan. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan indikasi tersebut masih bersifat awal dan belum dapat disimpulkan sebagai penyebab […]

  • Wapres Gibran Awali Kunjungan Kerja di Tanah Papua dari Biak Numfor

    Wapres Gibran Awali Kunjungan Kerja di Tanah Papua dari Biak Numfor

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Papua, duasatunews.com – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka tiba di Bandara Kaisepo, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Selasa, untuk mengawali rangkaian kunjungan kerjanya di Tanah Papua. Setibanya di bandara, Wapres tampak mengenakan tas noken, tas tradisional khas Papua. Usai menuruni tangga pesawat, Wapres Gibran disambut sejumlah pejabat daerah, di antaranya Gubernur Papua Matius Derek […]

  • Bahasa Tolaki dan Keberanian Menjadi Diri Sendiri

    Bahasa Tolaki dan Keberanian Menjadi Diri Sendiri

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle Darman
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com | Fenomena semakin jarangnya anak muda Tolaki menggunakan bahasa ibu di ruang publik bukan sekadar persoalan pilihan bahasa. Ia mencerminkan pergulatan yang lebih dalam: krisis kepercayaan diri kultural di tengah arus modernitas. Di banyak ruang sosial, bahasa daerah sering dipersepsikan sebagai sesuatu yang tidak praktis, kurang relevan, atau bahkan tidak prestisius. Anak muda […]

  • Gebrakan Menhan Tertibkan Lahan dan Tambang Ilegal

    Gebrakan Menhan Tertibkan Lahan dan Tambang Ilegal

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Isu penertiban lahan dan tambang ilegal kembali mengemuka dan menjadi perbincangan luas publik. Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mendapat arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat penegakan hukum terhadap praktik pertambangan ilegal yang dinilai merugikan negara, merusak lingkungan, serta mengancam kedaulatan dan keamanan nasional. Langkah tegas ini dipandang sebagai sinyal kuat […]

  • Gubernur Papua larang pembukaan lahan sawit

    Gubernur Papua larang pembukaan lahan sawit

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Jakarta duasatunews.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua tidak akan mengeluarkan izin baru pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit, khususnya yang berpotensi merusak struktur tanah dan lingkungan hidup di Bumi Cenderawasih. Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Papua Mathius D Fakhiri menanggapi berbagai tafsir yang berkembang di tengah masyarakat. Mathius menekankan bahwa kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut […]

  • Dr. Irwan Tajuddin, Sosok Ideal Pemimpin KKST di Era Baru

    Dr. Irwan Tajuddin, Sosok Ideal Pemimpin KKST di Era Baru

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Oleh: Edrian Saputra (Peso) Di tengah dinamika sosial dan kultural masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra), baik di tanah rantau maupun di kampung halaman, kebutuhan akan figur pemimpin yang mampu menyatukan dan memberdayakan seluruh elemen warga semakin mendesak. Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST), sebagai wadah perekat dan penggerak potensi daerah, tidak bisa terus terjebak dalam romantisme masa […]

expand_less
Lewat ke baris perkakas