Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Polda NTB Tetapkan Dua Tersangka Tambang Emas Ilegal di Sekotong

Polda NTB Tetapkan Dua Tersangka Tambang Emas Ilegal di Sekotong

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Nusa Tenggara Barat menetapkan dua tersangka dalam perkara dugaan tambang emas ilegal di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Salah satu tersangka merupakan warga negara asing (WNA) asal Cina.

Direktur Reskrimsus Polda NTB Komisaris Besar Polisi FX Endriadi mengatakan dua tersangka tersebut berinisial LHF alias H, seorang WNA asal Cina, dan FR alias ER, warga Lombok Barat. Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan keterangan saksi, hasil gelar perkara, serta koordinasi dengan jaksa penuntut umum.

“Yang bersangkutan (LHF) sudah tidak berada di Indonesia dari penelusuran kami. Namun berdasarkan keterangan saksi-saksi dan hasil gelar perkara, cukup alat bukti untuk menetapkannya sebagai tersangka,” kata Endriadi, Jumat (9/1/2026).

Endriadi menjelaskan, berkas perkara kedua tersangka telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Mataram. Menurutnya, kedua tersangka memiliki peran berbeda dalam perkara tersebut. FR disebut sebagai pelaksana penambangan, sementara LHF diduga sebagai pihak yang menyuruh melakukan kegiatan tambang ilegal.

“Penerapan pasalnya berbeda, satu sebagai pelaksana dan satu sebagai pihak yang menyuruh melakukan,” ujarnya.

Polda NTB juga membuka kemungkinan adanya pengembangan perkara, termasuk penambahan tersangka. Namun demikian, Endriadi menegaskan hingga saat ini tidak ditemukan keterlibatan aparat negara dalam kasus tersebut.

“Tidak ada keterlibatan aparat negara. Sampai sejauh ini tidak ada. Fakta yang kami temukan demikian, nanti bisa berkembang setelah WNA tersebut dapat dimintai keterangan,” katanya.

Untuk melacak keberadaan LHF, Polda NTB telah berkoordinasi dan meminta bantuan Interpol. Penanganan perkara tambang emas ilegal di Sekotong ini sendiri telah berlangsung cukup lama dan mencuat sejak peristiwa pembakaran lokasi tambang oleh massa di Desa Batu Montor pada Agustus 2024.

Kantor Imigrasi Kelas I A Mataram sebelumnya mencatat terdapat 15 WNA asal Cina yang memiliki izin tinggal terbatas (kitas) investor di wilayah Sekotong. Sejumlah WNA tersebut dilaporkan meninggalkan lokasi setelah peristiwa pembakaran tambang.

Endriadi menambahkan, penanganan perkara ini melibatkan asistensi dan dukungan dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu (TPI) Bareskrim Polri, setelah sebelumnya penanganan kasus sempat tidak mengalami perkembangan signifikan.

Kasus dugaan tambang emas ilegal di Sekotong ini juga mendapat perhatian dari Komisi Pemberantasan Korupsi, yang disebut turut memantau penanganan perkara tersebut.

adrian moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Hadir di Tengah Warga Terdampak Bencana, Pastikan Pemulihan Berjalan Cepat

    Presiden Prabowo Hadir di Tengah Warga Terdampak Bencana, Pastikan Pemulihan Berjalan Cepat

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Jakarta,  duasatunews.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan rangkaian kunjungan kerja ke sejumlah daerah terdampak bencana dalam dua hari terakhir guna memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dalam keterangan pers di Pangkalan TNI AU Soewondo, Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara, Kamis […]

  • LP2D Tolak Revisi RTRW Sultra: Syarat Kepentingan Pengusaha, Abaikan Ekologi

    LP2D Tolak Revisi RTRW Sultra: Syarat Kepentingan Pengusaha, Abaikan Ekologi

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle RASMITA
    • visibility 728
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Organisasi Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Daerah (LP2D) menyuarakan penolakan tegas terhadap rencana Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Protes ini dikeluarkan menyusul kekhawatiran akan potensi kerusakan lingkungan yang makin parah akibat kebijakan yang dinilai lebih mengakomodasi kepentingan investasi ketimbang keberlanjutan ekosistem. Isu ini mencuat ketika Gubernur Sultra, […]

  • Tajir Melintir! Kekayaan Elon Musk Lampaui PDB Belgia dan Irlandia, Media Dunia Ramai Membicarakan

    Tajir Melintir! Kekayaan Elon Musk Lampaui PDB Belgia dan Irlandia, Media Dunia Ramai Membicarakan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Nama Elon Musk kembali mendominasi tajuk utama media internasional. Pendiri Tesla dan SpaceX ini mencatatkan tonggak baru dalam sejarah kekayaan global. Untuk pertama kalinya, nilai kekayaan seorang individu disebut melampaui produk domestik bruto (PDB) negara maju seperti Belgia dan Irlandia.   Berbagai media ekonomi dunia menyoroti lonjakan kekayaan Musk yang pada akhir […]

  • Guru-Guru Sesalkan Pengurus PGRI Kendari Tak Dukung Aksi Bela Mansur saat Vonis Banding

    Guru-Guru Sesalkan Pengurus PGRI Kendari Tak Dukung Aksi Bela Mansur saat Vonis Banding

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Sejumlah guru di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara menyayangkan sikap pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Kendari yang dinilai tidak menunjukkan solidaritas saat aksi bela Mansur ketika sidang putusan banding, Selasa (6/1/2026). Ketidak hadiran pengurus PGRI dianggap melemahkan kekuatan organisasi guru dalam memperjuangkan keadilan bagi rekan seprofesi. Salah seorang guru yang menyesalkan […]

  • Prabowo Sebut Serba Salah Jadi Menterinya: Tak Datang Dibilang Tak Peduli, Hadir Dianggap Hanya Lihat

    Prabowo Sebut Serba Salah Jadi Menterinya: Tak Datang Dibilang Tak Peduli, Hadir Dianggap Hanya Lihat

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 208
    • 0Komentar

      Jakarta, duasatunews.com –  Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti kritik yang dinilainya cenderung tidak sehat terhadap pemerintahannya. Ia menyebut, para menteri kerap berada dalam posisi serba salah karena apa pun yang dilakukan selalu dipandang negatif oleh sejumlah pihak. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat terbatas di lokasi terdampak banjir di Aceh Tamiang, Provinsi […]

  • Menjaga Kelestarian Hutan Demi Mencegah Bencana Alam

    Menjaga Kelestarian Hutan Demi Mencegah Bencana Alam

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle ADMIN 21
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Kelestarian hutan kembali menjadi sorotan penting dalam upaya mencegah berbagai bencana alam yang kian sering melanda sejumlah daerah di Indonesia. Banjir yang melanda sebagian wilayah Indonesia wilayah Sumatera dan Aceh telah mendapat perhatian. Berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan dan pemerhati lingkungan, menyerukan peningkatan kesadaran kolektif untuk menjaga hutan sebagai benteng ekologis […]

expand_less
Lewat ke baris perkakas