Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Ketua PWI Minta Negara Hadir Perkuat Industri Media

Ketua PWI Minta Negara Hadir Perkuat Industri Media

  • account_circle Darman
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • visibility 578
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Akhmad Munir, meminta negara mengambil peran lebih aktif dalam memperkuat industri media nasional. Ia menilai industri pers tengah menghadapi tekanan berat, baik dari sisi keberlanjutan usaha maupun percepatan perubahan teknologi.

Pers Butuh Perlindungan Negara

Munir menyampaikan pandangan tersebut dalam diskusi “Kaleidoskop Media Massa 2025” di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Selasa (23/12). Menurutnya, pers sebagai pilar keempat demokrasi membutuhkan kehadiran negara untuk menjamin kebebasan pers, menjaga keberlanjutan industri, serta mendorong adaptasi teknologi digital.

“Ketika negara menjamin kebebasan, keberlanjutan, dan adaptasi teknologi, pers akan tetap hidup dalam sistem demokrasi, siapa pun rezim yang berkuasa,” kata Munir.

Ancaman Kapital dan Platform Digital

Munir menegaskan bahwa ancaman terhadap kebebasan pers tidak hanya datang dari tekanan politik. Dominasi kekuatan kapital, baik dari dalam maupun luar negeri, juga berpotensi melemahkan independensi media. Karena itu, negara perlu menyusun kebijakan yang melindungi kepentingan publik.

Ia juga menyoroti dominasi algoritma platform digital dalam distribusi informasi. Menurut Munir, negara harus menghadirkan regulasi yang adil agar perusahaan pers nasional dan masyarakat tidak dirugikan oleh kekuatan platform global.

Tiga Agenda Perjuangan PWI

Dalam upaya memperkuat industri media, Munir menjelaskan bahwa PWI bersama asosiasi wartawan dan perusahaan pers mendorong tiga agenda utama. Dalam jangka pendek, PWI meminta pemerintah memberikan insentif pajak serta keringanan lain bagi perusahaan pers demi menjaga keberlanjutan usaha.

Agenda berikutnya mencakup dukungan terhadap revisi atau amandemen regulasi hak cipta. Melalui langkah ini, negara diharapkan mengakui karya jurnalistik sebagai karya intelektual yang memiliki hak properti.

Selain itu, PWI mendorong penguatan regulasi publisher rights dengan merujuk pada kebijakan di Australia. Munir menilai kebijakan tersebut mampu melindungi industri media nasional dari dominasi platform digital global.

Munir berharap langkah-langkah tersebut dapat menjaga ekosistem pers tetap sehat, berimbang, dan berkelanjutan. Dengan begitu, pers dapat terus menjalankan fungsi informatif, edukatif, serta kontrol sosial di era digital.

Munir juga menekankan pentingnya kolaborasi antara negara, insan pers, dan masyarakat dalam menjaga kepercayaan publik terhadap media. Menurutnya, penguatan industri media nasional tidak bisa dilepaskan dari peningkatan kualitas jurnalisme, etika pemberitaan, serta literasi media di tengah arus informasi digital yang semakin masif.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konsorsium Pemuda Konawe Utara Soroti Dugaan Mafia Tambang dan Manipulasi PPM PT. Bumi Pertambangan Indonesia (PBI)

    Konsorsium Pemuda Konawe Utara Soroti Dugaan Mafia Tambang dan Manipulasi PPM PT. Bumi Pertambangan Indonesia (PBI)

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Jakarta, nalarpubliknews.com – Gelombang desakan terhadap penegakan hukum di sektor pertambangan kembali mencuat. Konsorsium Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara bersama Lingkar Studi Mahasiswa Hukum Indonesia (LSM-HI) menggelar aksi pada Kamis, 4 Juni 2026, di Mabes Polri dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Gerakan ini disebut sebagai bentuk kepedulian mahasiswa dan pemuda terhadap dugaan praktik ilegal di […]

  • Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin memberikan keterangan pers terkait gerbong KRL wanita di Stasiun Bekasi Timur

    KAI Tegaskan Keselamatan Prioritas, Usulan Gerbong KRL Wanita di Tengah Masih Dikaji

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)— PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan keselamatan penumpang sebagai prioritas utama dalam layanan KRL. Perusahaan merespons usulan pemindahan gerbong KRL wanita ke bagian tengah rangkaian. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyatakan KAI memberikan perlindungan yang sama kepada seluruh penumpang tanpa membedakan gender. Ia menekankan bahwa perusahaan tidak memberi ruang kompromi dalam aspek keselamatan. “Kami […]

  • mahasiswa sultra tolak tambang di jakarta

    Skandal Jual beli Dokumen: ESDM Didesak Tolak RKAB PT TMM, Kejagung Diminta Tangkap Tri Firdaus

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 942
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Suara penolakan terhadap praktik kotor di sektor pertambangan kembali menggema di ibu kota. Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara (Sultra) Jakarta bersiap turun ke jalan. Mereka menuntut negara menghentikan privilese hukum bagi korporasi nakal dan menegakkan keadilan tanpa pandang bulu. Aksi ini muncul karena aparat penegak hukum belum menuntaskan dugaan korupsi tambang nikel. Kasus […]

  • Utang RI Diisukan Ngeri? Menkeu Purbaya Ungkap Data  sebenarnya

    Utang RI Diisukan Ngeri? Menkeu Purbaya Ungkap Data sebenarnya

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 621
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Utang Indonesia aman dan tidak mengarah pada kebangkrutan. Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menepis isu yang berkembang di ruang publik. Ia menyatakan isu tersebut tidak sesuai dengan data fiskal pemerintah. Purbaya menjelaskan pemerintah secara aktif mengelola utang negara. Pemerintah menggunakan utang sebagai instrumen pembiayaan untuk menutup defisit anggaran. Pemerintah juga memanfaatkan […]

  • KaloSara: Simbol Keagungan Hukum Adat Suku Tolaki

    KaloSara: Simbol Keagungan Hukum Adat Suku Tolaki

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 1.190
    • 0Komentar

    jakarta, duasatunews.com – Di tengah derasnya arus modernisasi dan kuatnya dominasi hukum negara, masyarakat adat Suku Tolaki di Sulawesi Tenggara tetap memegang teguh satu nilai luhur yang menyangga kehidupan sosial mereka: KaloSara. Masyarakat Tolaki menjadikan KaloSara bukan sekadar simbol adat, melainkan fondasi hukum yang mengatur relasi manusia dengan sesama, alam, dan Sang Pencipta. Makna Filosofis […]

  • Presiden Prabowo Hadir di Tengah Warga Terdampak Bencana, Pastikan Pemulihan Berjalan Cepat

    Presiden Prabowo Hadir di Tengah Warga Terdampak Bencana, Pastikan Pemulihan Berjalan Cepat

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 643
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Kunjungan Presiden Prabowo dilakukan untuk memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, turun langsung ke sejumlah daerah terdampak guna melihat kondisi masyarakat serta kesiapan pemerintah di lapangan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan hal tersebut dalam keterangan pers di Pangkalan TNI AU Soewondo, Kota […]

expand_less