Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Kapolri Janji Usut Tuntas
- account_circle adrian moita
- calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
- visibility 98
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (duasatunews.com) – Kasus penyiraman air keras Andrie Yunus mendapat perhatian serius dari pemerintah. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Presiden Prabowo Subianto memerintahkan kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut secara profesional dan transparan.
Kapolri menegaskan bahwa polisi akan bekerja maksimal untuk mengungkap pelaku penyerangan terhadap aktivis KontraS tersebut.
“Saya telah menerima perintah langsung dari Bapak Presiden untuk mengusut tuntas kasus ini secara profesional dan transparan,” kata Sigit saat kunjungan kerja di Stasiun Surabaya Gubeng, Jawa Timur, Minggu (15/3/2026).
Ia menambahkan, polisi akan menggunakan metode scientific crime investigation untuk mengungkap pelaku. Melalui metode tersebut, penyidik dapat menganalisis bukti secara ilmiah dan sistematis.
Polisi Kumpulkan Informasi dan Buka Posko Pengaduan
Polisi saat ini terus mengumpulkan informasi terkait kasus tersebut. Penyidik memeriksa sejumlah saksi dan mempelajari berbagai bukti yang tersedia.
Selain itu, kepolisian akan membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang mengetahui peristiwa tersebut.
“Kami akan membuka posko pengaduan agar masyarakat dapat menyampaikan informasi secara langsung kepada penyidik,” ujar Sigit.
Melalui posko ini, polisi berharap masyarakat dapat membantu proses pengungkapan kasus. Informasi dari masyarakat dapat mempercepat penyelidikan.
Kasus Serangan Air Keras Masuk Tahap Penyidikan
Sementara itu, polisi telah meningkatkan status perkara dari penyelidikan menjadi penyidikan. Penyidik mengambil langkah tersebut setelah menemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Dengan status penyidikan, polisi dapat memeriksa saksi lebih lanjut dan mengumpulkan alat bukti tambahan.
Namun hingga saat ini penyidik belum menetapkan tersangka. Polisi masih terus mendalami berbagai keterangan saksi dan bukti yang tersedia.
Kronologi Penyerangan terhadap Aktivis KontraS
Peristiwa penyiraman air keras Andrie Yunus terjadi setelah korban merekam podcast di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).
Podcast tersebut membahas tema “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”.
Setelah kegiatan itu selesai, dua orang tak dikenal mendekati korban. Mereka kemudian menyiramkan cairan yang diduga air keras ke tubuh korban.
Serangan tersebut menyebabkan korban mengalami luka serius. Luka muncul pada tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta area mata.
Tim medis memeriksa kondisi korban dan menemukan luka bakar sekitar 24 persen pada tubuhnya. Kasus ini kemudian menarik perhatian publik dan memicu berbagai tanggapan dari organisasi masyarakat sipil.
Sumber : iNews.id
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
