Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Obsesi Sukses Gen Z di Tengah Tekanan Ekonomi

Obsesi Sukses Gen Z di Tengah Tekanan Ekonomi

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • visibility 601
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Obsesi sukses Gen Z semakin mencolok dalam beberapa tahun terakhir. Banyak anak muda memilih bekerja sambil kuliah, membangun bisnis sejak remaja, atau mencari lebih dari satu sumber penghasilan. Meski publik kerap menilai mereka ambisius, dorongan tersebut muncul sebagai respons atas tekanan sosial dan realitas ekonomi.

Selain itu, Gen Z tumbuh di tengah ketidakpastian. Mereka menyaksikan krisis global, pandemi, lonjakan biaya hidup, serta persaingan kerja yang kian ketat. Dalam situasi ini, sukses berfungsi bukan lagi sebagai simbol prestise, melainkan menjadi strategi bertahan hidup.

Obsesi Sukses Gen Z Dipicu Tekanan Ekonomi

Berbeda dengan generasi sebelumnya, Gen Z menghadapi biaya pendidikan tinggi dan harga rumah yang sulit dijangkau. Stabilitas ekonomi tidak lagi hadir secara otomatis. Oleh karena itu, banyak anak muda memutuskan memulai karier lebih awal.

Kesadaran ini mendorong Gen Z mengejar kemandirian sejak dini. Mereka menganggap penundaan langkah hanya akan menambah risiko tertinggal di masa depan.

Dunia Kerja Membentuk Obsesi Sukses Gen Z

Sementara itu, pasar kerja modern menuntut fleksibilitas tinggi. Sistem kontrak jangka pendek, kerja lepas, dan otomatisasi mengurangi jaminan kerja jangka panjang. Gen Z membaca perubahan ini dengan cepat.

Alih-alih bergantung pada satu jalur karier, mereka membangun portofolio, mengasah berbagai keterampilan, dan mencari peluang di luar jalur konvensional. Dalam konteks ini, sukses berarti memiliki kendali atas penghasilan dan waktu.

Media Sosial dan Standar Kesuksesan Baru

Di sisi lain, media sosial membentuk cara Gen Z memaknai sukses. Kisah pengusaha muda dan kreator digital menghadirkan standar baru: cepat, terlihat, dan berdampak.

Namun, media sosial juga menampilkan sisi sebaliknya. Cerita PHK, kegagalan usaha, dan tekanan ekonomi muncul setiap hari. Karena itu, kombinasi inspirasi dan kecemasan mendorong Gen Z bergerak lebih cepat.

Pendidikan dan Strategi Adaptif Gen Z

Meski demikian, Gen Z tidak menolak pendidikan formal. Sebaliknya, mereka melengkapinya dengan keterampilan praktis. Kursus daring, sertifikasi, magang, dan belajar mandiri menjadi strategi yang semakin populer.

Dengan cara ini, mereka memaknai sukses sebagai kemampuan bertahan dan tetap relevan di tengah perubahan, bukan sekadar gelar akademik.

Sukses sebagai Bentuk Kemandirian

Bagi banyak Gen Z, sukses berarti kebebasan menentukan hidup, membantu keluarga, menjaga kesehatan mental, serta mandiri secara ekonomi. Definisi ini menunjukkan tingkat kesadaran sosial yang tinggi.

Namun demikian, dorongan kuat tersebut juga membawa risiko kelelahan dan kecemasan. Tanpa dukungan kebijakan publik dan dunia kerja yang manusiawi, obsesi sukses dapat berubah menjadi beban psikologis.

Pada akhirnya, obsesi sukses Gen Z tidak sekadar mencerminkan ambisi pribadi. Sebaliknya, fenomena ini menunjukkan respons rasional terhadap dunia yang semakin tidak pasti. Karena itu, realitas ini perlu dipahami, bukan dihakimi.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • KUHAP Baru KPK: Tersangka Tak Ditampilkan

    KUHAP Baru KPK: Tersangka Tak Ditampilkan

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 464
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — KUHAP baru KPK mendorong perubahan dalam pola penyampaian informasi publik. Komisi Pemberantasan Korupsi memutuskan tidak menampilkan tersangka dalam konferensi pers penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi. Kebijakan ini sejalan dengan penerapan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).👉 Tautan internal: https://duasatunews.com/tag/hukum Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi […]

  • KTT D-8 2026 membahas kerja sama ekonomi negara berkembang

    KTT D-8 2026: Indonesia Dorong Kerja Sama Ekonomi Konkret

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 439
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Konferensi Tingkat Tinggi Developing Eight (D-8) yang akan berlangsung di Jakarta pada April 2026 menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi antarnegara berkembang. Pemerintah menargetkan forum ini menghasilkan kesepakatan nyata yang memberi dampak langsung, bukan sekadar pertemuan simbolik. Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan bahwa pemerintah kini menyusun agenda […]

  • Indonesia capai 101 emas ASEAN Para Games 2025

    Indonesia Capai 101 Emas, Lampaui Target Dua Hari Sebelum Penutupan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Indonesia capai 101 emas ASEAN Para Games 2025 hingga Jumat, 24 Januari 2026. Kontingen Merah Putih meraih capaian tersebut dua hari sebelum penutupan ajang olahraga Asia Tenggara bagi atlet disabilitas itu. Prestasi ini langsung melampaui target yang ditetapkan sejak awal kompetisi. Tim Indonesia menembus target 82 medali emas pada hari keempat pertandingan. […]

  • Awas Perang Baru Arab Memanas, Saudi Bombardir Yaman

    Awas Perang Baru Arab Memanas, Saudi Bombardir Yaman

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Arab Saudi serang Yaman melalui operasi militer terbatas yang dijalankan koalisi pimpinan Arab Saudi pada Rabu (7/1/2026). Langkah ini muncul sebagai respons langsung terhadap meningkatnya aktivitas kelompok separatis di wilayah timur Yaman. Melalui operasi tersebut, Riyadh berupaya menahan eskalasi konflik sekaligus menjaga stabilitas perbatasan. Selain itu, serangan ini menandai operasi kedua dalam […]

  • “KPK periksa Madiun terkait dugaan dana CSR dan proyek pemerintah”

    KPK Dalami Dugaan Permintaan Dana CSR oleh Maidi, Plt Wali Kota Madiun Diperiksa

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, pada Senin (11/5/2026). Pemeriksaan itu berkaitan dengan dugaan permintaan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) oleh mantan Wali Kota Madiun, Maidi. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari pengembangan kasus dugaan korupsi proyek dan dana CSR di lingkungan Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur. Dalam proses […]

  • demo Kaltim 21 April di Kantor Gubernur Samarinda diikuti mahasiswa dan masyarakat membawa bendera organisasi

    Ribuan Massa Demo di Samarinda, Desak Evaluasi Kebijakan hingga Isu Dugaan KKN Menguat

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 200
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Demo Kaltim 21 April berlanjut ke Kantor Gubernur Kalimantan Timur setelah ribuan mahasiswa dan elemen masyarakat lebih dulu menggelar aksi di gedung DPRD Kaltim, Selasa (21/4/2026). Sekitar pukul 13.00 Wita, massa bergerak dari DPRD menuju Kantor Gubernur. Mereka melanjutkan aksi dengan orasi terbuka dan menyampaikan tuntutan secara langsung. Massa tetap bertahan hingga sore hari untuk […]

expand_less