Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » KPIT : Penambangan Ilegal Gunung Botak Bukan Sekadar Persoalan Hukum, Tetapi Ancaman Serius terhadap Masa Depan Pulau Buru

KPIT : Penambangan Ilegal Gunung Botak Bukan Sekadar Persoalan Hukum, Tetapi Ancaman Serius terhadap Masa Depan Pulau Buru

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • visibility 517
  • comment 15 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) — Ketua Komite Pemuda Indonesia Timur (KPIT), Ichi Amahoru, menilai persoalan penambangan emas ilegal di Gunung Botak, Kabupaten Buru, Maluku, telah berkembang menjadi krisis multidimensi yang tidak lagi dapat dipandang hanya sebagai pelanggaran hukum semata. Menurutnya, aktivitas pertambangan tanpa izin telah berdampak pada kerusakan lingkungan, melemahkan kewibawaan negara, mengancam keselamatan masyarakat, hingga berpotensi merugikan penerimaan negara dalam jumlah besar.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul langkah pemerintah melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM yang meningkatkan proses hukum terhadap dugaan aktivitas pertambangan ilegal di kawasan Gunung Botak setelah menemukan sejumlah alat bukti yang mengarah pada tindak pidana pertambangan tanpa izin.

Menurut Ichi Amahoru, selama bertahun-tahun Gunung Botak menjadi simbol lemahnya tata kelola sumber daya alam di Indonesia. Kawasan yang seharusnya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat justru menjadi ruang tumbuhnya aktivitas ilegal yang melibatkan berbagai kepentingan oligarki

“Gunung Botak telah berubah menjadi potret kegagalan tata kelola apabila negara tidak hadir secara konsisten. Persoalan ini bukan sekadar adanya penambang ilegal, tetapi juga menyangkut jaringan distribusi hasil tambang, dugaan keterlibatan para oligarki pemodal, hingga lemahnya pengawasan di lapangan. Negara harus memutus seluruh mata rantai tersebut,” tegas Ichi Amahoru.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan penertiban semata tidak akan menyelesaikan persoalan apabila akar masalah tidak disentuh. Menurutnya, pemerintah perlu melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap pihak-pihak yang memperoleh keuntungan ekonomi dari aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

Ichi menilai bahwa praktik pertambangan ilegal selalu memiliki rantai ekonomi yang terorganisasi, mulai dari penyedia alat berat, pemasok bahan kimia berbahaya, pembeli emas, hingga pihak yang diduga memberikan perlindungan terhadap aktivitas ilegal. Oleh sebab itu, penegakan hukum harus menyasar aktor intelektual maupun pemodal, bukan hanya pekerja lapangan.

Selain aspek hukum, KPIT juga menyoroti dampak lingkungan yang semakin mengkhawatirkan. Penggunaan merkuri dan sianida dalam pengolahan emas dinilai berpotensi mencemari daerah aliran sungai, tanah, yang menjadi sumber kehidupan masyarakat sekitar. Kondisi tersebut dapat menimbulkan dampak kesehatan jangka panjang serta mengancam sektor pertanian, perkebunan di Pulau Buru.

Menurut Ichi, pemerintah tidak boleh hanya berorientasi pada operasi penertiban yang bersifat sementara. Yang lebih penting adalah membangun sistem pengelolaan pertambangan rakyat yang legal, transparan, berkelanjutan, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

“Apabila negara hanya datang melakukan razia, kemudian beberapa bulan berikutnya aktivitas ilegal kembali berlangsung, maka yang terjadi hanyalah siklus penegakan hukum tanpa penyelesaian. Yang dibutuhkan adalah reformasi tata kelola pertambangan secara menyeluruh,” ujarnya.

KPIT juga mendorong pemerintah pusat membentuk satuan tugas terpadu yang melibatkan Kementerian ESDM, Kepolisian RI, Kejaksaan Agung, PPATK, serta Kementerian Lingkungan Hidup

untuk mengusut seluruh jaringan bisnis pertambangan ilegal di Gunung Botak.
Menurut Ichi, transparansi menjadi kunci dalam membangun kembali kepercayaan publik. Oleh karena itu, setiap perkembangan penyidikan harus disampaikan secara terbuka kepada masyarakat agar tidak memunculkan spekulasi maupun dugaan adanya perlindungan terhadap pihak tertentu.

Ia mengapresiasi langkah awal pemerintah yang meningkatkan penanganan kasus ke tahap penyidikan, namun menegaskan bahwa masyarakat akan menilai keberhasilan pemerintah dari keberanian mengungkap aktor utama di balik praktik pertambangan ilegal tersebut.
Di akhir pernyataannya, Ichi Amahoru menegaskan bahwa Gunung Botak harus menjadi momentum pembenahan tata kelola pertambangan nasional.

“Jangan biarkan Gunung Botak hanya menjadi berita tentang penertiban yang terus berulang. Jadikan momentum ini sebagai titik balik reformasi tata kelola pertambangan, penegakan hukum tanpa pandang bulu, serta perlindungan terhadap lingkungan dan hak masyarakat adat pulau buru serta Maluku pada umumnya. Negara harus hadir secara nyata, bukan hanya ketika masalah telah membesar.”

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi pria bersenjata terobos Mar-a-Lago kediaman Donald Trump di Florida

    Pria Bersenjata Menerobos Mar-a-Lago, Aparat Keamanan Bertindak Cepat

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 267
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Palm Beach, Amerika Serikat — Aparat keamanan menembak mati seorang pria bersenjata setelah ia menerobos perimeter Mar-a-Lago, kediaman pribadi Donald Trump, pada Minggu (22/2/2026) dini hari waktu setempat. Menurut keterangan United States Secret Service, insiden terjadi sekitar pukul 01.30 di gerbang utara Mar-a-Lago, Palm Beach. Saat itu, pelaku memaksa masuk ke area […]

  • mindset mahasiswa dalam menentukan masa depan bangsa

    MENGUBAH MINDSET MAHASISWA

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 553
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Mengubah mindset mahasiswa bukan sekadar memperbaiki cara berpikir, tetapi menggeser cara mereka memandang masa depan. Hari ini, mahasiswa berdiri di persimpangan dua dunia: dunia yang sarat peluang dan dunia yang penuh tantangan. Jika mahasiswa mempertahankan pola pikir lama, mereka hanya akan mengulang capaian generasi sebelumnya. Namun, ketika mahasiswa mengubah mindset, mereka ikut […]

  • Pekerjaan Digital Gen Z Makin Diminati, Ini Alasannya

    Pekerjaan Digital Gen Z Makin Diminati, Ini Alasannya

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 658
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pekerjaan digital Gen Z terus menguat sebagai pilihan utama generasi muda di tengah ketatnya lapangan kerja formal dan upah yang belum memadai. Kondisi ini mendorong banyak anak muda secara sadar beralih ke sektor kerja berbasis digital sebagai sumber penghasilan yang lebih fleksibel. Fenomena pekerjaan digital Gen Z mencuat di media sosial ketika […]

  • ilustrasi operasi gabungan gagalkan penyelundupan sabu bakauheni

    Penyelundupan Sabu Bakauheni Digagalkan, 36 Kg Disita

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 232
    • 0Komentar

    BANDARLAMPUNG (duasatunews.com) – Penyelundupan sabu Bakauheni berhasil digagalkan aparat gabungan dengan total barang bukti mencapai 36 kilogram. Pengungkapan kasus ini melibatkan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Barat bersama aparat penegak hukum. Kepala Kanwil DJBC Sumatera Bagian Barat Bier Budy Kismulyanto mengatakan tim gabungan yang terdiri dari Bareskrim Polri, Polda Lampung, […]

  • Penyitaan Tanker Rusia dan Kembalinya Bayang-Bayang Perang Dingin AS–Rusia

    Penyitaan Tanker Rusia dan Kembalinya Bayang-Bayang Perang Dingin AS–Rusia

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Admin 21
    • visibility 513
    • 0Komentar

    jakarta, duasatunews.com – Penyitaan tanker Rusia oleh Amerika Serikat di laut lepas Samudra Atlantik Utara langsung memicu ketegangan geopolitik global. Sejak awal, insiden ini tidak hanya mencerminkan penegakan sanksi internasional. Lebih jauh, peristiwa tersebut menandai pola konfrontasi baru dalam dinamika Perang Dingin modern. Pada Januari 2026, Amerika Serikat menyita tanker Marinera dengan alasan pelanggaran sanksi […]

  • bupati muna viral diprotes pemuda terkait keuangan daerah

    Bupati Muna Viral, Pemuda Desak KPK Audit Keuangan Daerah

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 209
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Bupati Muna viral setelah menyampaikan pernyataan terkait kondisi kas daerah yang disebut “tidak ada uang”. Pernyataan Bupati Muna viral itu memicu perhatian publik karena menimbulkan pertanyaan mengenai pengelolaan anggaran daerah. Sejak itu, video pernyataan tersebut menyebar di media sosial. Akibatnya, sejumlah pemuda di Kabupaten Muna menggelar aksi dan mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi […]

expand_less