Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » KPIT : Penambangan Ilegal Gunung Botak Bukan Sekadar Persoalan Hukum, Tetapi Ancaman Serius terhadap Masa Depan Pulau Buru

KPIT : Penambangan Ilegal Gunung Botak Bukan Sekadar Persoalan Hukum, Tetapi Ancaman Serius terhadap Masa Depan Pulau Buru

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • visibility 781
  • comment 15 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) — Ketua Komite Pemuda Indonesia Timur (KPIT), Ichi Amahoru, menilai persoalan penambangan emas ilegal di Gunung Botak, Kabupaten Buru, Maluku, telah berkembang menjadi krisis multidimensi yang tidak lagi dapat dipandang hanya sebagai pelanggaran hukum semata. Menurutnya, aktivitas pertambangan tanpa izin telah berdampak pada kerusakan lingkungan, melemahkan kewibawaan negara, mengancam keselamatan masyarakat, hingga berpotensi merugikan penerimaan negara dalam jumlah besar.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul langkah pemerintah melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM yang meningkatkan proses hukum terhadap dugaan aktivitas pertambangan ilegal di kawasan Gunung Botak setelah menemukan sejumlah alat bukti yang mengarah pada tindak pidana pertambangan tanpa izin.

Menurut Ichi Amahoru, selama bertahun-tahun Gunung Botak menjadi simbol lemahnya tata kelola sumber daya alam di Indonesia. Kawasan yang seharusnya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat justru menjadi ruang tumbuhnya aktivitas ilegal yang melibatkan berbagai kepentingan oligarki

“Gunung Botak telah berubah menjadi potret kegagalan tata kelola apabila negara tidak hadir secara konsisten. Persoalan ini bukan sekadar adanya penambang ilegal, tetapi juga menyangkut jaringan distribusi hasil tambang, dugaan keterlibatan para oligarki pemodal, hingga lemahnya pengawasan di lapangan. Negara harus memutus seluruh mata rantai tersebut,” tegas Ichi Amahoru.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan penertiban semata tidak akan menyelesaikan persoalan apabila akar masalah tidak disentuh. Menurutnya, pemerintah perlu melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap pihak-pihak yang memperoleh keuntungan ekonomi dari aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

Ichi menilai bahwa praktik pertambangan ilegal selalu memiliki rantai ekonomi yang terorganisasi, mulai dari penyedia alat berat, pemasok bahan kimia berbahaya, pembeli emas, hingga pihak yang diduga memberikan perlindungan terhadap aktivitas ilegal. Oleh sebab itu, penegakan hukum harus menyasar aktor intelektual maupun pemodal, bukan hanya pekerja lapangan.

Selain aspek hukum, KPIT juga menyoroti dampak lingkungan yang semakin mengkhawatirkan. Penggunaan merkuri dan sianida dalam pengolahan emas dinilai berpotensi mencemari daerah aliran sungai, tanah, yang menjadi sumber kehidupan masyarakat sekitar. Kondisi tersebut dapat menimbulkan dampak kesehatan jangka panjang serta mengancam sektor pertanian, perkebunan di Pulau Buru.

Menurut Ichi, pemerintah tidak boleh hanya berorientasi pada operasi penertiban yang bersifat sementara. Yang lebih penting adalah membangun sistem pengelolaan pertambangan rakyat yang legal, transparan, berkelanjutan, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

“Apabila negara hanya datang melakukan razia, kemudian beberapa bulan berikutnya aktivitas ilegal kembali berlangsung, maka yang terjadi hanyalah siklus penegakan hukum tanpa penyelesaian. Yang dibutuhkan adalah reformasi tata kelola pertambangan secara menyeluruh,” ujarnya.

KPIT juga mendorong pemerintah pusat membentuk satuan tugas terpadu yang melibatkan Kementerian ESDM, Kepolisian RI, Kejaksaan Agung, PPATK, serta Kementerian Lingkungan Hidup

untuk mengusut seluruh jaringan bisnis pertambangan ilegal di Gunung Botak.
Menurut Ichi, transparansi menjadi kunci dalam membangun kembali kepercayaan publik. Oleh karena itu, setiap perkembangan penyidikan harus disampaikan secara terbuka kepada masyarakat agar tidak memunculkan spekulasi maupun dugaan adanya perlindungan terhadap pihak tertentu.

Ia mengapresiasi langkah awal pemerintah yang meningkatkan penanganan kasus ke tahap penyidikan, namun menegaskan bahwa masyarakat akan menilai keberhasilan pemerintah dari keberanian mengungkap aktor utama di balik praktik pertambangan ilegal tersebut.
Di akhir pernyataannya, Ichi Amahoru menegaskan bahwa Gunung Botak harus menjadi momentum pembenahan tata kelola pertambangan nasional.

“Jangan biarkan Gunung Botak hanya menjadi berita tentang penertiban yang terus berulang. Jadikan momentum ini sebagai titik balik reformasi tata kelola pertambangan, penegakan hukum tanpa pandang bulu, serta perlindungan terhadap lingkungan dan hak masyarakat adat pulau buru serta Maluku pada umumnya. Negara harus hadir secara nyata, bukan hanya ketika masalah telah membesar.”

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Dewan Perdamaian Gaza di WEF Davos

    Prabowo Dewan Perdamaian Gaza di WEF 2026 Davos

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Prabowo Dewan Perdamaian Gaza menjadi perhatian dalam agenda internasional World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Pada kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto hadir bersama tujuh pemimpin negara lain dalam peluncuran Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace Gaza) di Congress Hall, Kamis (22/1) waktu setempat. Dengan langkah ini, Indonesia menyatakan […]

  • evakuasi penumpang KMP Dharma Ferry VII oleh TNI AL di perairan Surabaya

    Evakuasi Penumpang Ferry di Surabaya, TNI AL Temukan Korban

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Evakuasi penumpang ferry dilakukan tim gabungan setelah seorang penumpang KMP Dharma Ferry VII terjatuh ke laut di jalur Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS), Rabu (4/3). Tim dari TNI Angkatan Laut bersama Basarnas dan aparat kepolisian segera melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama TNI Tunggul, mengatakan […]

  • Kunjungan Prabowo ke Prancis menghasilkan empat kesepakatan strategis di sektor energi, perdagangan, dan pertahanan

    Kunjungan Prabowo ke Prancis Hasilkan Empat Kesepakatan Strategis di Sektor Energi dan Pertahanan

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Presiden Prabowo Subianto menghasilkan empat kesepakatan komersial baru saat menjalani kunjungan kenegaraan ke Prancis. Kesepakatan itu mencakup sektor ketahanan energi, perdagangan, dan pertahanan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan capaian tersebut setelah pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, Kamis (28/5). “Dalam kunjungan kenegaraan tersebut, kedua negara mencapai empat […]

  • Industri ASEAN China membahas kerja sama AI, energi hijau, dan rantai pasok regional dalam Konferensi Guangdong-ASEAN 2026 di China.

    Industri ASEAN dan China Perkuat Kerja Sama Bernilai Tambah, Fokus AI hingga Energi Hijau

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 169
    • 12Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– Industri ASEAN dan China memperkuat kerja sama pada sektor bernilai tambah. Kedua pihak memprioritaskan kecerdasan buatan (AI), energi baru, ekonomi digital, dan penguatan rantai pasok regional. Kesepakatan itu mengemuka dalam Konferensi Pertukaran dan Pencocokan Mekanisme Kerja Sama Rantai Pasokan dan Promosi Perdagangan China (Guangdong)-ASEAN 2026 di Provinsi Guangdong, China, Kamis (16/7). Forum tersebut mempertemukan […]

  • MUI dukung Indonesia gabung Board of Peace usai bertemu Presiden Prabowo

    MUI Dukung BoP, Prabowo Tegaskan Sikap soal Palestina

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 527
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – MUI dukung BoP setelah mendengar penjelasan langsung Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta. Dukungan tersebut bersifat bersyarat. MUI menekankan prinsip kemaslahatan umat, bangsa, dan kemanusiaan. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Iskandar mengatakan Presiden menjelaskan alasan Indonesia bergabung dengan Board of Peace. Penjelasan itu memberi kejelasan arah kebijakan […]

  • aksi demonstrasi Kejaksaan Agung dan Mabes Polri oleh mahasiswa di Jakarta

    Aksi Demonstrasi Mahasiswa Soroti Dugaan Kriminalisasi Dosen

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Arin 2024
    • visibility 1.065
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – 29 Desember  Aksi demonstrasi mahasiswa berlangsung di Jakarta pada Senin (29/12). Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Peduli Keadilan turun ke jalan untuk menolak dugaan kriminalisasi dalam proses penegakan hukum terhadap seorang dosen bernama Budiman. Dalam aksi tersebut, massa mendatangi Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia. Melalui aksi demonstrasi mahasiswa […]

expand_less