Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Perusahaan Elon Musk Jadi Milik China, Amerika Ketar-ketir

Perusahaan Elon Musk Jadi Milik China, Amerika Ketar-ketir

  • account_circle Darman
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 298
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Kekhawatiran publik di Amerika Serikat meningkat setelah muncul dugaan keterlibatan SpaceX investor China dalam kepemilikan saham perusahaan antariksa strategis tersebut. Isu ini langsung menyentuh kepentingan nasional karena SpaceX mengelola infrastruktur penting yang menopang pertahanan dan komunikasi militer AS.

Selain itu, sejumlah analis menilai potensi masuknya modal China dapat membuka celah risiko kebocoran teknologi sensitif. Oleh karena itu, pemerintah AS menghadapi tekanan untuk memastikan keamanan sistem yang berdampak langsung pada kepentingan publik.

Mengapa Dugaan SpaceX Investor China Mendesak Disorot

Perhatian terhadap isu SpaceX investor China menguat karena peran SpaceX yang semakin sentral dalam proyek pertahanan AS. Perusahaan ini secara rutin meluncurkan satelit militer dan intelijen, sekaligus menyediakan jaringan komunikasi berbasis antariksa.

Di sisi lain, Pentagon memanfaatkan layanan Starlink untuk mendukung operasi pertahanan dan komunikasi militer Ukraina. Akibatnya, ketergantungan negara pada satu perusahaan swasta membuat transparansi kepemilikan menjadi semakin krusial.

Sebelumnya, isu serupa juga muncul dalam pembahasan pengawasan investasi asing di sektor teknologi strategis.
Baca juga: AS Perketat Pengawasan Investasi Asing di Sektor Teknologi Strategis.

Senator Dorong Pentagon Bertindak

Menanggapi situasi tersebut, dua senator Partai Demokrat, Elizabeth Warren dan Andy Kim, secara langsung meminta Pentagon melakukan penyelidikan. Keduanya menyampaikan permintaan itu melalui surat resmi kepada Menteri Pertahanan AS.

Dalam surat tersebut, para senator menyoroti laporan media dan kesaksian pengadilan. Laporan itu mengindikasikan investor China menyalurkan dana melalui perusahaan cangkang di Kepulauan Cayman dan British Virgin Islands. Menurut mereka, skema ini berpotensi menyamarkan kepemilikan asing dan melemahkan pengawasan negara.

Sebagai rujukan, informasi tersebut mengacu pada laporan kantor berita internasional Reuters.

SpaceX Investor China dan Risiko FOCI

Lebih lanjut, Warren dan Kim menilai dugaan investasi tersebut dapat melanggar prinsip Foreign Ownership, Control, or Influence (FOCI). Aturan ini membatasi kepemilikan serta pengaruh asing dalam proyek pertahanan nasional.

Karena itu, para senator meminta Pentagon memaparkan secara terbuka detail kepemilikan saham SpaceX. Mereka juga mendesak evaluasi apakah perusahaan tersebut wajib menjalani skema mitigasi FOCI. Selain itu, mereka mendorong peninjauan oleh Komite Investasi Asing di Amerika Serikat.

Pentagon diminta menyampaikan sikap resminya paling lambat 20 Februari 2026.

Minim Respons Picu Kritik Transparansi

Sementara itu, hingga berita ini disusun, SpaceX belum menyampaikan tanggapan resmi. Kondisi ini memicu kritik dari kalangan pengamat kebijakan publik yang menilai keterbukaan menjadi syarat mutlak bagi perusahaan pengelola infrastruktur strategis.

Pada saat yang sama, ketegangan hubungan Washington dan Beijing terus meningkat.
Artikel terkait: Hubungan AS – China Memanas di Tengah Persaingan Teknologi Global.

Integrasi AI Tambah Sensitivitas Risiko

Kekhawatiran publik juga bertambah setelah SpaceX mengakuisisi xAI, perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk. Akuisisi ini menyatukan teknologi roket, satelit, dan AI dalam satu ekosistem.

Akibatnya, pengamat keamanan menilai sensitivitas risiko ikut meningkat, terutama jika pengaruh asing masuk tanpa pengawasan ketat dari pemerintah.

Menanti Langkah Pemerintah AS

Kini, Pentagon memegang peran kunci dalam menentukan langkah lanjutan. Pemerintah AS dapat memperketat regulasi kepemilikan asing di sektor teknologi strategis jika menemukan indikasi pelanggaran.

Pada akhirnya, polemik SpaceX investor China menegaskan pentingnya kontrol negara atas perusahaan swasta yang mengelola sistem vital dan berdampak langsung pada keamanan nasional.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makan Bergizi Gratis diresmikan Presiden Prabowo

    Makan Bergizi Gratis Polri Dapat Apresiasi Presiden Prabowo

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas peran aktifnya dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis Polri. Presiden menilai langkah tersebut menjawab persoalan mendasar yang berpengaruh langsung terhadap keselamatan dan masa depan bangsa. Apresiasi itu Presiden sampaikan saat meresmikan dan melakukan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi […]

  • Anton Timbang buka gerbang investasi Sulawesi Tenggara melalui Kadin Sultra

    Kontribusi Anton Timbang Membuka Gerbang Investasi di Sulawesi Tenggara

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 544
    • 0Komentar

    Oleh: Arin Fahrul Sanjaya, S.I.KomDirektur Eksekutif Jaringan Nasional Mahasiswa MerdekaKetua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (IPPMI) Konsel–Jakarta Jakarta, duasatunews.com – Anton Timbang buka gerbang investasi Sulawesi Tenggara di tengah momentum besar hilirisasi nikel dan arus modal yang terus meningkat. Peran kepemimpinan lokal menjadi penentu apakah investasi benar-benar menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat atau justru melahirkan ketimpangan […]

  • Mahasiswa Sulawesi Tenggara di Rawamangun Jakarta Timur

    Ruang Tumbuh dan Kiprah Mahasiswa Sulawesi Tenggara di Ibu Kota

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, berkembang sebagai ruang hidup mahasiswa dari berbagai daerah. Selain berfungsi sebagai kawasan hunian, wilayah ini juga menjadi pusat aktivitas akademik dan organisasi mahasiswa perantauan, termasuk mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra). Mahasiswa Sulawesi Tenggara yang berasal dari 17 kabupaten dan kota memilih Rawamangun sebagai tempat berproses. Mereka datang untuk […]

  • beasiswa LP2D untuk mahasiswa tidak mampu

    Kolaborasi LP2D & PEMUDA DUA SATU menjajaki KERJASAMA dengan UNIVERSITAS JAYA BAYA

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 958
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Daerah (LP2D) terus menjalankan program unggulan pembangunan sumber daya manusia berkelanjutan. Selama delapan tahun, LP2D konsisten mengusung misi 10.000 Sarjana untuk mencetak lulusan berkualitas sesuai bidang keilmuan masing-masing. Sejalan dengan itu, kehadiran PEMUDA DUA SATU memperkuat gerakan kemanusiaan yang digagas LP2D. Organisasi ini aktif mendorong ide dan gagasan […]

  • Kebakaran Tambora Jakarta Barat hanguskan rumah warga

    Kebakaran Tambora Jakarta Barat Hanguskan 15 Bangunan

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 158
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Duri Bangkit, RT 08/RW 09, Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu dini hari. Peristiwa ini menghanguskan 14 rumah tinggal dan satu bangunan konveksi milik warga. Kronologi Kejadian Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan bahwa kebakaran mulai terjadi sekitar pukul […]

  • Hutan Sulawesi Tenggara terancam aktivitas tambang

    Hutan Sulawesi Tenggara di Titik Kritis, Ekspansi Tambang Tekan Ruang Hidup Warga

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Hutan Sulawesi Tenggara kini memasuki fase kritis seiring ekspansi pertambangan yang terus meluas, terutama di sektor nikel. Selama ini, kawasan hutan menopang kehidupan masyarakat melalui sumber air, pangan, dan nilai budaya. Namun demikian, aktivitas industri ekstraktif justru semakin menggerus ruang hidup warga. Di berbagai kabupaten, perusahaan tambang beroperasi dengan membawa narasi pertumbuhan […]

expand_less
Lewat ke baris perkakas