Zulhas cawapres Prabowo diusulkan PAN untuk Pilpres 2029
- account_circle adrian moita
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 53
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar ilustrasi, duasatunews
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Zulhas cawapres Prabowo menguat sebagai wacana politik menjelang Pemilu Presiden 2029. Wacana ini muncul ketika Partai Amanat Nasional (PAN) membuka peluang mengajukan kader internal sebagai calon wakil presiden setelah Mahkamah Konstitusi menghapus ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden.
Jakarta, duasatunews.com – Partai Amanat Nasional mengusulkan Ketua Umumnya, Zulkifli Hasan, sebagai pendamping Prabowo Subianto pada Pilpres 2029. Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno, menyampaikan langsung usulan tersebut di Kompleks Parlemen Senayan.
Eddy menilai putusan Mahkamah Konstitusi mengubah peta politik nasional secara signifikan. Tanpa presidential threshold, partai politik kini memiliki ruang lebih luas untuk menentukan figur yang dianggap mampu memperkuat koalisi dan memenangkan kontestasi.
Ia menyebut PAN ingin memanfaatkan momentum tersebut untuk mendorong tokoh yang memiliki pengalaman organisasi dan jaringan politik kuat. Menurut Eddy, keterlibatan langsung pimpinan partai dalam kontestasi nasional akan memperkuat konsolidasi internal hingga tingkat daerah.
PAN Jaga Konsistensi Dukungan kepada Prabowo
Selain membahas calon wakil presiden, PAN tetap mendukung Prabowo Subianto apabila kembali maju dalam Pilpres 2029. Eddy mengingatkan bahwa PAN telah mendukung Prabowo dalam beberapa kontestasi pemilu sebelumnya.
Ia menilai pengalaman Prabowo dalam pemerintahan memberi modal kuat untuk melanjutkan agenda pembangunan nasional. Oleh karena itu, PAN memilih menjaga konsistensi sikap politik demi stabilitas koalisi dan efektivitas pemerintahan.
Jokowi dan PKB Menyampaikan Sikap Politik
Di sisi lain, Presiden ke-7 RI Joko Widodo menyatakan dukungan terhadap pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk melanjutkan kepemimpinan dua periode. Pernyataan itu sekaligus menepis spekulasi mengenai potensi perpecahan di tingkat elite nasional.
Sementara itu, Partai Kebangkitan Bangsa menyatakan kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Prabowo. Namun, partai tersebut belum membahas secara internal sosok calon wakil presiden yang akan didukung pada Pilpres 2029.
Arah Koalisi Menuju Pemilu 2029
Munculnya wacana Zulhas cawapres Prabowo menandai awal dinamika koalisi menuju Pemilu 2029. Sejumlah partai mulai menyusun strategi dan memperkuat komunikasi politik untuk menentukan posisi masing-masing.
Pengamat memprediksi dinamika ini akan terus berkembang seiring mendekatnya tahapan pemilu dan meningkatnya intensitas komunikasi antarpartai.
