Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Divhumas Mabes Polri Konfirmasi Laporan, Kapolres Konawe Utara Masuk Radar Pemeriksaan

Divhumas Mabes Polri Konfirmasi Laporan, Kapolres Konawe Utara Masuk Radar Pemeriksaan

  • account_circle Darman
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 539
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – 9 Januari 2026 Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara  (PERSAMA Sultra-Jakarta) melaporkan Kapolres Konawe Utara ke Mabes Polri. PERSAMA menilai Kapolres gagal mencegah dan menindak aktivitas pertambangan ilegal di kawasan hutan lindung Kabupaten Konawe Utara.

Selain itu, organisasi ini menekankan bahwa kerusakan hutan semakin parah karena pembiaran aparat wilayah.

Tambang Ilegal Berlangsung Lama dan Terbuka

PERSAMA Sultra-Jakarta melayangkan laporan karena aktivitas pertambangan ilegal berlangsung lama. Sejumlah perusahaan menjalankan kegiatan tambang secara terbuka di kawasan hutan lindung.

Oleh karena itu, aparat Polres Konawe Utara harus bertindak tegas. Namun hingga kini, mereka tetap membiarkan kegiatan tersebut. Akibatnya, kerusakan lingkungan semakin meluas.

PERSAMA Tegaskan Tanggung Jawab Kapolres

Ketua Umum PERSAMA Sultra-Jakarta, Nabil Dean, menegaskan bahwa Kapolres Konawe Utara memegang tanggung jawab penuh atas penegakan hukum dan perlindungan lingkungan.

“Aktivitas pertambangan di hutan lindung terjadi secara terbuka dan berlangsung lama. Namun Kapolres tidak menunjukkan langkah nyata untuk menghentikannya,” ujar Nabil Dean.

Lebih lanjut, ia menilai sikap diam aparat memperparah kondisi hutan lindung di Konawe Utara.

Satgas PKH Justru Bertindak Lebih Tegas

Nabil Dean juga menyoroti tindakan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Satgas PKH melakukan penyegelan dan penertiban lokasi tambang ilegal. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan lemahnya peran aparat wilayah.

“Aparat setempat memiliki kewenangan utama. Oleh sebab itu, mereka seharusnya bertindak sejak awal, bukan menunggu Satgas PKH turun,” tegasnya.

Di sisi lain, ia menekankan bahwa kehadiran Satgas PKH tidak boleh dijadikan alasan untuk menutupi kelalaian aparat.

Pembiaran Aparat Picu Kerusakan Hutan

PERSAMA Sultra-Jakarta menilai pembiaran aparat wilayah memicu kerusakan hutan lindung.

Dengan demikian, jika aparat bergerak sejak awal, kerusakan hutan dapat dicegah.

“Saat ini Satgas PKH terlihat tegas, sementara aparat di wilayah hukum justru pasif,” ujar Nabil Dean.

PERSAMA Desak Kapolri Evaluasi Kapolres

Selain itu, PERSAMA Sultra-Jakarta mendesak Kapolri mengevaluasi kinerja Kapolres Konawe Utara. Mereka juga meminta Mabes Polri memproses laporan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Mabes Polri Teruskan Laporan ke Polda Sultra

Perwakilan Divisi Humas Mabes Polri membenarkan penerimaan laporan tersebut.

Kemudian, Mabes Polri meneruskan laporan itu ke Polda Sulawesi Tenggara.

“Kami menerima laporan tersebut dan langsung menindaklanjutinya sesuai prosedur,” ujar perwakilan Divisi Humas Mabes Polri.

PERSAMA Tegaskan Komitmen Kawal Kasus

Sementara itu, PERSAMA Sultra-Jakarta menegaskan akan terus mengawal kasus ini. Mereka menuntut kejelasan hukum dan tindakan tegas terhadap pihak yang lalai maupun terlibat dalam aktivitas pertambangan ilegal di kawasan hutan lindung Konawe Utara.

Dengan demikian, organisasi ini memastikan masyarakat mengetahui perkembangan kasus secara transparan.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivitas Tambang di Hutan Lindung Marak, PERSAMA Sultra-Jakarta : Kapolres Konawe Utara Dianggap Lalai

    Aktivitas Tambang di Hutan Lindung Marak, PERSAMA Sultra-Jakarta : Kapolres Konawe Utara Dianggap Lalai

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Desak Kapolri evaluasi Kapolres Konawe Utara kembali menguat. Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara Jakarta (PERSAMA Sultra-Jakarta) menyoroti aktivitas pertambangan di kawasan hutan lindung Konawe Utara yang hingga kini masih berjalan, Selasa (7/1/2026). Menurut PERSAMA Sultra-Jakarta, kondisi tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan aparat penegak hukum di daerah. Oleh karena itu, organisasi ini mendorong […]

  • apresiasi Pemuda 21 terhadap perusahaan

    Pemuda 21 Apresiasi PT AKP : Dukungan Nyata bagi Mahasiswa Perantauan”

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Ahmat
    • visibility 658
    • 1Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — apresiasi Pemuda 21 kepada PT Adhi Kartiko Pratama menegaskan kepedulian perusahaan terhadap mahasiswa asal Sulawesi Tenggara yang menempuh pendidikan di Jakarta. Dukungan tersebut memperlihatkan peran aktif dunia usaha dalam memperkuat tanggung jawab sosial dan pembangunan sumber daya manusia daerah. Organisasi kepemudaan Pemuda 21 menilai PT Adhi Kartiko Pratama menjalankan peran sosial secara […]

  • Direktorat PPA PPO Polri diluncurkan Kapolri Listyo Sigit Prabowo

    Polri Resmi Luncurkan Direktorat PPA–PPO di 11 Polda dan 22 Polres

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 348
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi meluncurkan Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (PPA–PPO) di 11 kepolisian daerah (polda) dan 22 kepolisian resor (polres). Peluncuran ini berlangsung di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu. Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pembentukan direktorat tersebut menjadi langkah strategis Polri untuk […]

  • rupiah tembus Rp17.000 terhadap dolar AS di pasar keuangan Indonesia

    Rupiah Tembus Rp17.000 Imbas Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 238
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Rupiah tembus Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (9/3/2026). Kondisi ini memicu tekanan di pasar keuangan Indonesia dan meningkatkan kekhawatiran pelaku pasar. Pelemahan rupiah terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Konflik di kawasan tersebut mendorong investor global mencari aset yang dianggap lebih aman, seperti dolar AS […]

  • Aksi Mahasiswa di KPK, Soroti Dugaan Tambang Nikel Sultra

    Aksi Mahasiswa di KPK, Soroti Dugaan Tambang Nikel Sultra

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara Bersatu menggelar aksi mahasiswa KPK dugaan tambang nikel Sultra di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (26/1/2026). Melalui aksi tersebut, mahasiswa mendesak penegak hukum mengusut dugaan konflik kepentingan serta persoalan lingkungan dalam aktivitas pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara. Sejak awal aksi, mahasiswa menegaskan bahwa sektor pertambangan […]

  • banjir Sumatra tak jadi bencana nasional di Aceh

    Prabowo Tegaskan Negara Masih Mampu Tangani Banjir Sumatra, Tak Tetapkan Bencana Nasional

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 400
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Banjir Sumatra tak jadi bencana nasional menjadi keputusan pemerintah pusat setelah menilai kapasitas negara dalam menangani dampak banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan negara masih memiliki sumber daya yang memadai. Prabowo menyatakan pemerintah pusat tetap mampu menangani bencana tersebut tanpa harus menaikkan status kebencanaan. […]

expand_less