Breaking News
light_mode
Beranda » Budaya » Penghinaan terhadap Suku Tolaki di Media Sosial

Penghinaan terhadap Suku Tolaki di Media Sosial

  • account_circle Brian putra
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 1.156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Kami menyoroti beredarnya unggahan di media sosial Facebook yang memuat dugaan penghinaan terhadap Suku Tolaki. Unggahan tersebut memicu perhatian publik karena menyentuh isu sensitif yang berkaitan langsung dengan identitas suku, martabat masyarakat adat, dan nilai kebhinekaan bangsa, Selasa (6/1/2025).

Suku Tolaki memegang peran penting dalam sejarah dan kekayaan budaya Indonesia, khususnya di Sulawesi Tenggara. Masyarakat Tolaki menjaga nilai adat, bahasa, dan tradisi sebagai bagian dari jati diri bangsa. Oleh karena itu, pernyataan yang merendahkan Suku Tolaki melukai martabat masyarakat adat dan merusak semangat persatuan nasional. Sikap tersebut juga bertentangan dengan prinsip saling menghormati dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selanjutnya, kami mengecam keras segala bentuk ujaran yang menyerang identitas suku dan kelompok tertentu. Pelaku sering memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan konten provokatif demi menarik perhatian atau memancing emosi publik. Padahal, masyarakat membutuhkan ruang digital yang sehat, edukatif, dan bertanggung jawab. Konten bernada kebencian justru memperbesar potensi konflik sosial dan memperlebar jurang perpecahan.

Karena itu, kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing provokasi. Kami meminta pengguna media sosial untuk menghentikan penyebaran ulang konten yang mengandung penghinaan terhadap Suku Tolaki. Selain itu, masyarakat perlu meningkatkan literasi digital agar mampu menyaring informasi secara kritis serta memahami dampak hukum dan sosial dari setiap unggahan.

Di sisi lain, aparat penegak hukum memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban umum. Aparat perlu menelusuri sumber unggahan dan menindak pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Langkah tegas dan transparan akan memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah munculnya kasus serupa di kemudian hari.

Lebih jauh, peristiwa ini mengingatkan seluruh elemen bangsa akan pentingnya etika dalam bermedia sosial. Setiap warga negara memikul tanggung jawab untuk menghormati perbedaan dan menjaga harmoni sosial. Dengan menjunjung nilai kebhinekaan dan saling menghargai, masyarakat dapat memperkuat persatuan nasional serta merawat keberagaman sebagai kekuatan utama bangsa Indonesia.

oleh: Brian Putra

Brian putra

Penulis

Update, Akurat dan Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran sapi kurban Prabowo mencapai Rp100 miliar untuk Idul Adha 2026

    Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban, Anggaran Banpres Capai Rp100 Miliar

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 181
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)— Pemerintah mengalokasikan sekitar Rp100 miliar untuk pengadaan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto pada Idul Adha 2026. Dana itu berasal dari pos Bantuan Kemasyarakatan Presiden dalam APBN. Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, mengatakan pemerintah menyesuaikan harga sapi di setiap daerah. Selain itu, bobot sapi dan biaya distribusi turut memengaruhi harga hewan kurban. “Kurang lebih […]

  • Prabowo Instruksikan Penanganan Cepat Banjir di Sejumlah Wilayah Pulau Jawa

    Prabowo Instruksikan Penanganan Cepat Banjir di Sejumlah Wilayah Pulau Jawa

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 525
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama dalam menghadapi bencana hidrometeorologi di Pulau Jawa. Ia memerintahkan seluruh kementerian dan lembaga bergerak cepat dan bekerja terkoordinasi. Respons Cepat di Lapangan Presiden meminta jajaran pemerintah segera menyalurkan bantuan darurat. Petugas harus memastikan logistik, layanan kesehatan, dan kebutuhan pokok sampai langsung ke warga […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa jelaskan pencabutan izin tambang ilegal

    Purbaya Blak-blakan Soal Pencabutan Izin Tambang Emas Martabe

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pencabutan izin tambang menjadi sorotan publik setelah pemerintah menilai praktik pertambangan ilegal masih menghambat pertumbuhan ekonomi nasional. Aktivitas tambang yang melanggar aturan tidak hanya menekan penerimaan negara, tetapi juga memicu kerusakan lingkungan dan konflik di daerah. Pemerintah menilai langkah penertiban ini perlu dilakukan segera demi menjaga kepastian hukum dan kepentingan masyarakat luas. […]

  • bahasa Tolaki di kalangan anak muda Sulawesi Tenggara"

    Bahasa Tolaki dan Keberanian Menjadi Diri Sendiri

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 961
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com | Fenomena semakin jarangnya anak muda Tolaki menggunakan bahasa ibu di ruang publik bukan sekadar persoalan pilihan bahasa. Gejala ini menunjukkan pergulatan identitas yang lebih dalam, yakni krisis kepercayaan diri kultural di tengah arus modernitas. Bahasa Daerah dan Beban Persepsi Sosial Di banyak ruang sosial, masyarakat kerap memandang bahasa daerah sebagai sesuatu yang […]

  • KPK Periksa Bobby Rizaldi sebagai saksi kasus dugaan pengaturan opini WTP Muara Enim

    KPK Periksa Bobby Rizaldi, Dalami Dugaan Pengaturan Opini WTP Muara Enim

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 136
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – KPK Periksa Bobby Rizaldi sebagai saksi dalam penyidikan dugaan suap laporan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kabupaten Muara Enim, Kamis (16/7/2026). Selain itu, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggali keterangannya untuk mengungkap dugaan pengaturan opini audit dari Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dengan demikian, penyidik berharap dapat […]

  • TikTok PHK Massal Tokopedia

    TikTok PHK Massal Tokopedia, DPR Minta Hak Pekerja Dipenuhi

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – TikTok PHK Massal Tokopedia memicu perhatian publik setelah perusahaan memangkas mayoritas karyawan Tokopedia dalam program penyesuaian organisasi. DPR RI langsung meminta Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bergerak cepat untuk melindungi pekerja dan mengurangi dampaknya terhadap ekosistem digital nasional. Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, meminta Satgas Mitigasi PHK segera […]

expand_less