PW ISARAH Sumut Kecam Pembiaran Polusi Udara, Warga Sumut Sesak Nafas Akibat ISPA
- account_circle Rahman
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan, (DUASATUNEWS.COM) — Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Al Washliyah Sumatera Utara (PW ISARAH Sumut) melayangkan kecaman keras kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara yang dinilai mandul dan tutup mata terhadap bencana polusi udara yang kini mencekik warga Sumatera Utara!
Wakil Sekretaris PW ISARAH Sumut, Muhammad Yasir Ramli, SH., MH., menegaskan BPBD Sumut jangan hanya jadi penonton saat rakyatnya sekarat menghirup udara beracun
“BPBD SUMUT TIDUR! Rakyat sudah sesak nafas, kok masih diam Polusi udara kiriman akibat kebakaran hutan dari provinsi lain ini sudah nyata-nyata bencana Mana kerja nyata BPBD? Mana langkah ke masyarakat? Jangan cuma duduk manis di kantor!” kecam Yasir Ramli dengan nada geram.
Yasir membeberkan fakta mengerikan di lapangan. Tercemarnya udara di Sumut telah memicu ledakan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di mana-mana.
“Jangan pura-pura tidak tahu ISPA sudah mewabah! Pemerintah tidak boleh berpangku tangan melihat masyarakatnya sakit! Ini kelalaian yang tidak bisa ditolerir!” tegasnya.
Berdasarkan pantauan PW ISARAH Sumut, kondisi kesehatan masyarakat Sumut saat ini dalam fase DARURAT dan sangat mengkhawatirkan. Fakta di lapangan tidak bisa dibantah!
“Lihat! Rumah sakit penuh! Klinik-klinik penuh sesak oleh pasien ISPA! Anak-anak, orang tua, semua jadi korban! Kalau BPBD masih lelet, mau tunggu berapa banyak lagi warga Sumut yang tumbang baru mau bergerak?!” ujarnya.
PW ISARAH Sumut menuntut Gubernur Sumut segera evaluasi kinerja BPBD Sumut dan Dinas Kesehatan Provsu.
“Ini bukan polusi biasa, ini bencana kiriman! Ini hasil kebakaran hutan di luar Sumut yang asapnya kita yang hirup! BPBD harus reaksi cepat, jangan tunggu instruksi! Lakukan pemadaman kabut asap, bagikan masker gratis,
Dinas Kesehatan Provsu seharusnya sudah membuka posko kesehatan! Jangan biarkan rakyat Sumut mati pelan-pelan menghirup racun!” pungkas Yasir.
- Penulis: Rahman

Saat ini belum ada komentar