Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Koalisi Pemerhati Hukum Sultra Desak Mabes Polri Usut Dugaan Narkotika dan Mafia BBM Ilegal di Konawe

Koalisi Pemerhati Hukum Sultra Desak Mabes Polri Usut Dugaan Narkotika dan Mafia BBM Ilegal di Konawe

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (DUASATUNEWS.COM) – Koalisi Pemerhati Hukum Sulawesi Tenggara menggelar aksi demonstrasi di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Rabu (4/11/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk desakan kepada institusi Polri agar segera mengusut tuntas dugaan maraknya aktivitas jual beli narkotika serta praktik penimbunan dan mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di Desa Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Dalam aksi tersebut, Koalisi Pemerhati Hukum Sulawesi Tenggara menilai bahwa dugaan aktivitas peredaran narkotika dan praktik BBM ilegal merupakan persoalan serius yang membutuhkan perhatian serta penanganan tegas dari aparat penegak hukum.

Koordinator Lapangan (Korlap) I, Abdi Aditya, menegaskan bahwa Mabes Polri, khususnya Bareskrim Polri, harus segera mengambil langkah konkret dengan melakukan penyelidikan langsung di wilayah Desa Lalonggasumeeto.

Menurutnya, aparat penegak hukum tidak boleh menutup mata terhadap berbagai dugaan aktivitas ilegal yang berpotensi merusak kehidupan masyarakat dan mencederai kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Kami mendesak Bareskrim Mabes Polri untuk segera turun langsung ke Desa Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe. Dugaan aktivitas jual beli narkotika harus diusut secara serius. Jangan sampai persoalan ini dibiarkan berlarut-larut tanpa penanganan yang jelas,” tegas Abdi Aditya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan II, Akbar Rasyid, menyoroti dugaan praktik penimbunan BBM ilegal yang disebut berlangsung di wilayah hukum Polsek Lalonggasumeeto.

Ia mendesak Divisi Propam Polri dan Bareskrim Polri agar segera melakukan pemeriksaan terhadap Kapolsek Lalonggasumeeto terkait dugaan pembiaran terhadap aktivitas penimbunan BBM ilegal tersebut.

“Propam Polri harus menjalankan fungsi pengawasan secara profesional. Kami meminta agar dugaan pembiaran oleh Kapolsek Lalonggasumeeto diperiksa secara objektif dan transparan. Apabila ditemukan pelanggaran, harus ada tindakan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Akbar Rasyid.

Lanjut Akbar, juga menyoroti dugaan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam aksi tersebut, Koalisi Pemerhati Hukum Sulawesi Tenggara menyampaikan empat tuntutan utama kepada Mabes Polri, yaitu:

1. Mendesak Bareskrim Mabes Polri segera turun ke Desa Lalonggasumeeto untuk menindaklanjuti dugaan maraknya aktivitas jual beli narkotika.

2. Mendesak Divisi Propam dan Bareskrim Polri memanggil serta memeriksa Kapolsek Lalonggasumeeto terkait dugaan pembiaran aktivitas penimbunan BBM ilegal.

3. Mendesak Divisi Propam Polri memeriksa Kapolsek Lalonggasumeeto atas dugaan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri.

4. Mendesak Kapolri melalui Divisi Propam Polri melakukan evaluasi dan mengambil tindakan tegas apabila terbukti terdapat unsur pembiaran atau perlindungan terhadap aktivitas narkotika dan BBM ilegal di wilayah hukum Polsek Lalonggasumeeto.

Koalisi Pemerhati Hukum Sulawesi Tenggara menegaskan bahwa gerakan tersebut merupakan bentuk kontrol sosial mahasiswa terhadap penegakan hukum dan komitmen untuk mendorong pemberantasan segala bentuk aktivitas ilegal di Sulawesi Tenggara.

“Mereka juga meminta Mabes Polri tidak hanya memberikan respons administratif, tetapi memastikan setiap laporan dan dugaan yang disampaikan ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan yang transparan, profesional, serta dapat dipertanggungjawabkan”, Tutup Akbar.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trump tunda kunjungan China karena perang Iran

    Trump Tunda Kunjungan China karena Perang Iran

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Washington, (duasatunews.com) — Trump tunda kunjungan China selama sekitar satu bulan karena fokus pada perang yang sedang berlangsung dengan Iran. Keputusan ini membuat agenda pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping harus dijadwal ulang. Presiden Amerika Serikat Donald Trump awalnya merencanakan kunjungan ke Beijing pada 31 Maret hingga 2 April. Namun, situasi konflik membuatnya memilih tetap […]

  • Gerakan Pemuda Mahasiswa (GPM) Sultra–Jakarta menggelar aksi demonstrasi di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI)

    Soroti Kepastian Status Pekerja, GPM Sultra–Jakarta Desak Kemnaker Periksa PT Anindya Wiraputra Konsult

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 89
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Gerakan Pemuda Mahasiswa (GPM) Sultra–Jakarta menggelar aksi demonstrasi di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), Kamis (22/10/2026), mendesak pemeriksaan terhadap PT Anindya Wiraputra Konsult Cabang Kendari atas dugaan ketidakjelasan status hubungan kerja dan kontrak kerja pekerja. Desakan tersebut berangkat dari informasi salah satu mantan karyawan yang menyampaikan adanya persoalan terkait kepastian status […]

  • Iran serang kapal tanker di Selat Hormuz

    Iran Serang Kapal Tanker AS dan Inggris di Selat Hormuz

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Teheran, (duasatunews.com) – Iran serang kapal tanker milik Amerika Serikat dan Inggris di kawasan Teluk Persia serta Selat Hormuz pada awal pekan ini. Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim serangan tersebut terjadi pada Minggu (1/3). Menurut pernyataan IRGC, pasukannya meluncurkan rudal ke arah tiga kapal tanker yang melintas di […]

  • Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Seluru Penumpang Selamat

    Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Seluru Penumpang Selamat

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 462
    • 0Komentar

    jakarta, duasatunews.com – Smart Air jatuh Nabire saat melayani penerbangan perintis rute Nabire–Kaimana, Papua Barat, Selasa (27/1/2026). Insiden itu terjadi di perairan Pantai Nabire, Papua Tengah. Meski insiden berlangsung di laut, seluruh penumpang dan kru berhasil menyelamatkan diri. Pesawat jenis Cessna Grand Caravan dengan nomor registrasi PK-SNS membawa 15 orang, terdiri atas penumpang dan kru. […]

  • Ilustrasi wartawan Indonesia menjalankan tugas jurnalistik secara aman

    Putusan MK Tutup Celah Kriminalisasi Wartawan, Perlindungan Pers Menguat di HPN 2026

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 467
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kriminalisasi masih mengancam wartawan saat mereka mengungkap isu yang berdampak luas bagi publik. Pihak yang tidak puas terhadap pemberitaan kerap memilih jalur pidana. Langkah ini menekan kebebasan pers dan mengganggu hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang utuh. Isu Perlindungan Pers Menguat Menjelang HPN 2026 Isu perlindungan pers mengemuka menjelang Hari Pers Nasional […]

  • Puluhan Orang Keracunan Massal di Kendari, Polisi Segera Lakukan Penyelidikan

    Puluhan Orang Keracunan Massal di Kendari, Polisi Segera Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 582
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Keracunan massal Kendari menimpa puluhan warga di Kendari, Sulawesi Tenggara. Warga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari sumber yang sama. Polisi dan tim kesehatan langsung bergerak untuk menangani kejadian tersebut. Petugas medis mengevakuasi korban ke rumah sakit dan puskesmas terdekat. Tim kesehatan memberikan penanganan sejak laporan pertama masuk. Mayoritas korban menunjukkan […]

expand_less