Breaking News
light_mode
Beranda » Politik » Prabowo Dewan Perdamaian Gaza di WEF 2026 Davos

Prabowo Dewan Perdamaian Gaza di WEF 2026 Davos

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 493
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Prabowo Dewan Perdamaian Gaza menjadi perhatian dalam agenda internasional World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Pada kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto hadir bersama tujuh pemimpin negara lain dalam peluncuran Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace Gaza) di Congress Hall, Kamis (22/1) waktu setempat.

Dengan langkah ini, Indonesia menyatakan bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza sebagai bagian dari komitmen mendorong perdamaian dan stabilitas di Gaza, Palestina. Selain itu, pemerintah menegaskan peran aktif Indonesia dalam diplomasi internasional dan isu kemanusiaan global.

Selanjutnya, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyampaikan keputusan tersebut melalui pernyataan bersama para menteri luar negeri dari delapan negara. Adapun negara yang bergabung meliputi Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Dengan demikian, kerja sama regional ini mencerminkan konsensus awal di antara negara-negara terkait.

Lebih lanjut, Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump menggagas pembentukan Dewan Perdamaian Gaza. Tujuannya, menindaklanjuti rencana komprehensif untuk mengakhiri konflik di Gaza. Dalam pernyataan bersama, delapan negara menyatakan dukungan terhadap gencatan senjata permanen. Pada saat yang sama, mereka menekankan pentingnya stabilitas dan keamanan bagi rakyat Palestina.

Selain itu, para menteri luar negeri menegaskan hak rakyat Palestina untuk membentuk negara berdaulat sesuai hukum internasional. Sebagai tambahan, Dewan Perdamaian Gaza berperan sebagai otoritas sementara. Melalui peran tersebut, dewan ini mengoordinasikan mobilisasi sumber daya internasional guna mendukung pemulihan Gaza pascakonflik.

Namun demikian, tidak semua negara memilih bergabung dalam inisiatif tersebut. Sebaliknya, sejumlah negara Uni Eropa, termasuk Prancis, serta China, menempuh jalur berbeda. Menurut pernyataan mereka, mekanisme Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tetap menjadi rujukan utama dalam penyelesaian konflik Gaza.

Ke depan, pembentukan Dewan Perdamaian Gaza diperkirakan menambah dinamika diplomasi internasional terkait konflik Palestina–Israel. Oleh karena itu, efektivitas dewan ini bergantung pada koordinasi dengan lembaga internasional. Dengan dukungan komunitas global, proses perdamaian yang berkelanjutan di Gaza diharapkan dapat terwujud.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • banjir Jakarta hari ini merendam permukiman warga

    Banjir Jakarta Hari Ini Rendam 80 RT dan 23 Ruas Jalan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 566
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Hingga Kamis pukul 18.00 WIB, banjir masih menggenangi 80 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jala.n di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, serta Jakarta Timur. Sejak pagi hari, hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah Ibu Kota dan memicu genangan di berbagai kawasan. Selama beberapa jam, hujan deras menaikkan debit air sungai dan menekan kapasitas […]

  • Gerindra rapat MKP Sudewo bahas status kader

    Gerindra Rapat MKP Sudewo, Hormati Proses Hukum KPK

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Gerindra rapat MKP Sudewo setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Pati tersebut sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi. Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan partainya langsung mengaktifkan mekanisme internal melalui Mahkamah Kehormatan Partai (MKP) sebagai bentuk tanggung jawab organisasi. “Partai sedang menggelar rapat Mahkamah Kehormatan Partai. Kami menunggu […]

  • ilustrasi kecaman Indonesia atas pendudukan Israel di Tepi Barat

    Kecaman Indonesia atas Pendudukan Israel Didukung Negara Arab

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 354
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Kecaman Indonesia atas pendudukan Israel kembali mencuat setelah Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengecam keras pernyataan Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, terkait pendudukan Israel di Tepi Barat. Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa pernyataan tersebut bertentangan langsung dengan hukum internasional dan berpotensi mengganggu stabilitas global. Selain Indonesia, sejumlah negara […]

  • Mantan Presiden ke-6 RI SBY Menapaki Kehidupan Baru sebagai Seniman Pasca Purna Jabatan

    Mantan Presiden ke-6 RI SBY Menapaki Kehidupan Baru sebagai Seniman Pasca Purna Jabatan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 515
    • 0Komentar

    Jakarta  duasatunews.com — SBY tekuni dunia seni setelah menuntaskan masa baktinya sebagai Presiden Republik Indonesia ke-6. Pasca purna jabatan, Susilo Bambang Yudhoyono secara aktif mengisi keseharian dengan melukis, bermusik, dan menulis. Melalui langkah ini, ia menjadikan seni sebagai sarana ekspresi, refleksi pribadi, sekaligus bentuk pengabdian berkelanjutan kepada bangsa. (06/01/2025) SBY Tekuni Dunia Seni Lewat Lukisan […]

  • emas batangan sebagai instrumen investasi jangka panjang

    Strategi Investasi Emas untuk Keuangan Jangka Panjang

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Banyak orang kini menyadari pentingnya investasi untuk menjaga kestabilan keuangan jangka panjang. Dari berbagai pilihan yang ada, emas menarik minat luas karena investor mudah memahaminya dan menilainya relatif aman. Selain itu, masyarakat dapat membeli emas dalam bentuk fisik maupun digital dengan nominal terjangkau. Namun, investor tidak bisa sekadar membeli emas lalu menyimpannya. […]

  • Menolak Lupa: Laksamana Perempuan Pertama di Ujung Pulau Sumatera yang menggemparkan dunia membentuk pasukan Inong Balle Melawan Penjajah

    Menolak Lupa: Laksamana Perempuan Pertama di Ujung Pulau Sumatera yang menggemparkan dunia membentuk pasukan Inong Balle Melawan Penjajah

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 792
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Sejarah Indonesia mencatat sosok luar biasa bernama Laksamana Malahayati, laksamana perempuan pertama di dunia yang berasal dari Aceh. Pada abad ke-16, saat kekuatan Eropa mulai mencengkeram Nusantara, Malahayati memimpin perlawanan laut secara langsung demi menjaga kedaulatan wilayah Aceh. (06/01/2026) Perempuan yang Membalik Logika Zaman Di ujung barat Nusantara, ketika bangsa Eropa memetakan […]

expand_less