Breaking News
light_mode
Beranda » Politik » DPR RI Setujui Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi

DPR RI Setujui Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • visibility 319
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Hakim Konstitusi DPR RI bertambah setelah DPR RI menyetujui Adies Kadir sebagai hakim konstitusi pada Mahkamah Konstitusi. DPR RI mengambil keputusan tersebut dalam Rapat Paripurna Ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di kompleks parlemen, Jakarta.

Rapat paripurna berlangsung pada Selasa dan dipimpin Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa. Ia memimpin jalannya sidang secara langsung. Selanjutnya, ia mengajukan pertanyaan persetujuan kepada forum sebelum mengetuk palu. Seluruh anggota DPR RI yang hadir menyatakan persetujuan secara aklamasi.

Keputusan DPR RI dalam Rapat Paripurna

Dalam rapat yang sama, DPR RI mencabut Keputusan DPR RI Nomor 11/DPR/1/2025–2026. Keputusan tersebut sebelumnya memuat pencalonan Inosentius Samsul sebagai hakim konstitusi. Melalui pencabutan itu, DPR RI menyesuaikan mekanisme pencalonan dengan keputusan terbaru yang telah disepakati bersama.

Setelah forum menyetujui agenda, pimpinan DPR RI mempersilakan Adies Kadir maju ke depan mimbar sidang. DPR RI kemudian memperkenalkan Adies sebagai calon hakim konstitusi usulan lembaga legislatif. DPR RI mengajukan pencalonan ini untuk menggantikan Hakim Konstitusi Arief Hidayat yang akan memasuki masa purna tugas.

Selain itu, DPR RI menerima surat dari DPP Partai Golkar Nomor B/934/DPP/GOLKAR/2026 tertanggal 26 Januari 2026. Melalui surat tersebut, partai mengatur Pergantian Antarwaktu (PAW) Pimpinan DPR RI dari Partai Golkar untuk sisa masa jabatan 2024–2029.

Komisi III Tekankan Penguatan Mahkamah Konstitusi

Di sisi lain, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menilai Mahkamah Konstitusi memerlukan penguatan kelembagaan. Ia menegaskan bahwa lembaga tersebut membutuhkan hakim konstitusi dengan pemahaman hukum yang menyeluruh serta rekam jejak yang kuat.

Habiburokhman juga menekankan pentingnya integritas dalam menjaga marwah Mahkamah Konstitusi. Menurutnya, hakim konstitusi yang berintegritas dapat memperkuat kepercayaan publik. Oleh karena itu, ia berharap hakim konstitusi yang baru mampu memastikan pelaksanaan konstitusi berjalan konsisten, adil, dan berkeadilan.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • arti mokel ramadan ilustrasi membatalkan puasa sebelum maghrib tanpa alasan syar’i

    Istilah Mokel Viral Saat Ramadan, Ini Makna dan Hukumnya

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 418
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Istilah mokel kembali ramai digunakan setiap Ramadan. Anak muda sering menyebut kata ini dalam percakapan sehari-hari maupun di media sosial untuk menggambarkan seseorang yang membatalkan puasa sebelum waktu berbuka tanpa alasan yang dibenarkan agama. Dalam praktiknya, masyarakat memakai mokel untuk menyebut tindakan makan atau minum secara sengaja saat masih menjalankan puasa. Meski […]

  • Yaqut penuhi panggilan KPK terkait kasus kuota haji 2024 di Gedung Merah Putih

    Yaqut Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 235
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Yaqut penuhi panggilan KPK dengan mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi pada Kamis (12/3/2026). Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas itu datang untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024. Yaqut mengenakan kemeja putih, jaket, dan peci hitam saat tiba di kantor KPK. Ia datang bersama sejumlah […]

  • Penembakan remaja Makassar oleh anggota polisi

    Penembakan Remaja Makassar, Polri Evaluasi Senjata Api

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 279
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Penembakan remaja Makassar menjadi perhatian publik setelah seorang remaja berusia 18 tahun meninggal dunia akibat tembakan yang diduga berasal dari senjata anggota polisi. Peristiwa itu terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan. Menanggapi kejadian tersebut, Kepolisian Negara Republik Indonesia terus melakukan evaluasi terhadap prosedur operasional anggotanya, termasuk penggunaan senjata api di lapangan. Karopenmas Divisi […]

  • Renovasi Sekolah Nasional Jadi Prioritas Pemerintah Prabowo

    Renovasi Sekolah Nasional Jadi Prioritas Pemerintah Prabowo

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 441
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — renovasi sekolah nasional menjadi salah satu agenda utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam membenahi infrastruktur pendidikan. Pemerintah menegaskan komitmen untuk mempercepat peningkatan kualitas sarana pendidikan melalui pembenahan dan revitalisasi sekolah di berbagai daerah. Perbaikan dan Renovasi Sekolah Jadi Agenda Utama Presiden Prabowo menyampaikan kebijakan perbaikan sekolah saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus […]

  • gunung semeru erupsi kolom abu

    Gunung Semeru Erupsi 7 Kali, Kolom Abu Capai 1,1 Km

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Lumajang, Jawa Timur (duasatunews.com) –  Gunung Semeru erupsi sebanyak tujuh kali pada Senin pagi. Aktivitas Gunung Semeru ini menghasilkan kolom abu setinggi 300 meter hingga 1.100 meter di atas puncak. Erupsi pertama terjadi pukul 00.38 WIB. Kolom abu mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak. Abu berwarna putih hingga kelabu dan bergerak ke arah barat […]

  • Kisah Cinta Mahal Moch. Hatta: Cinta yang dikorbankan demi Indonesia

    Kisah Cinta Mahal Moch. Hatta: Cinta yang dikorbankan demi Indonesia

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 387
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Mohammad Hatta, Proklamator sekaligus Wakil Presiden pertama Republik Indonesia, lahir di Bukittinggi pada 12 Agustus 1902. Publik mengenalnya sebagai negarawan yang bersih, hidup sederhana, dan teguh memegang prinsip. (19/01/2026) Di balik ketajaman pemikiran dan keteguhan sikapnya, Hatta menyimpan kisah cinta yang tidak biasa. Ia menjalani cinta yang menuntut penantian, pengorbanan, dan keberanian […]

expand_less