Breaking News
light_mode
Beranda » Politik » DPR RI Setujui Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi

DPR RI Setujui Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • visibility 244
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Hakim Konstitusi DPR RI bertambah setelah DPR RI menyetujui Adies Kadir sebagai hakim konstitusi pada Mahkamah Konstitusi. DPR RI mengambil keputusan tersebut dalam Rapat Paripurna Ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di kompleks parlemen, Jakarta.

Rapat paripurna berlangsung pada Selasa dan dipimpin Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa. Ia memimpin jalannya sidang secara langsung. Selanjutnya, ia mengajukan pertanyaan persetujuan kepada forum sebelum mengetuk palu. Seluruh anggota DPR RI yang hadir menyatakan persetujuan secara aklamasi.

Keputusan DPR RI dalam Rapat Paripurna

Dalam rapat yang sama, DPR RI mencabut Keputusan DPR RI Nomor 11/DPR/1/2025–2026. Keputusan tersebut sebelumnya memuat pencalonan Inosentius Samsul sebagai hakim konstitusi. Melalui pencabutan itu, DPR RI menyesuaikan mekanisme pencalonan dengan keputusan terbaru yang telah disepakati bersama.

Setelah forum menyetujui agenda, pimpinan DPR RI mempersilakan Adies Kadir maju ke depan mimbar sidang. DPR RI kemudian memperkenalkan Adies sebagai calon hakim konstitusi usulan lembaga legislatif. DPR RI mengajukan pencalonan ini untuk menggantikan Hakim Konstitusi Arief Hidayat yang akan memasuki masa purna tugas.

Selain itu, DPR RI menerima surat dari DPP Partai Golkar Nomor B/934/DPP/GOLKAR/2026 tertanggal 26 Januari 2026. Melalui surat tersebut, partai mengatur Pergantian Antarwaktu (PAW) Pimpinan DPR RI dari Partai Golkar untuk sisa masa jabatan 2024–2029.

Komisi III Tekankan Penguatan Mahkamah Konstitusi

Di sisi lain, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menilai Mahkamah Konstitusi memerlukan penguatan kelembagaan. Ia menegaskan bahwa lembaga tersebut membutuhkan hakim konstitusi dengan pemahaman hukum yang menyeluruh serta rekam jejak yang kuat.

Habiburokhman juga menekankan pentingnya integritas dalam menjaga marwah Mahkamah Konstitusi. Menurutnya, hakim konstitusi yang berintegritas dapat memperkuat kepercayaan publik. Oleh karena itu, ia berharap hakim konstitusi yang baru mampu memastikan pelaksanaan konstitusi berjalan konsisten, adil, dan berkeadilan.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak tambang nikel di Indonesia terhadap lingkungan

    Nikel, Negara, dan Luka yang Tak Terobati: Ketika Sumber Daya Menjadi Sumber Derita

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 855
    • 0Komentar

    Nikel, Negara, dan Luka yang Tak Terobati: Ketika Sumber Daya Menjadi Sumber Derita Oleh: Arin Fahrul Sanjaya, S.I.Kom. aktivis Komunikasi Sosial dan Pemerhati Isu Hukum & Lingkungan Pengantar: Emas Baru, Luka Lama Dalam dua dekade terakhir, industri pertambangan nikel di Indonesia tumbuh pesat. Nikel kini menjadi komoditas strategis global karena berperan penting dalam baterai kendaraan […]

  • kasus mahasiswi tewas di Cikarang di Apartemen Riverview Cikarang Utara

    Lima Tersangka Diamankan, Kasus Mahasiswi Tewas di Apartemen Cikarang Terungkap

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Polres Metro Bekasi menangkap lima orang terkait kasus tewasnya seorang mahasiswi di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Polisi menetapkan kelimanya sebagai tersangka setelah menyelesaikan penyelidikan. Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni menyebut para tersangka berperan dalam peredaran obat ilegal. Korban mengonsumsi obat tersebut sebelum meninggal dunia. Kasus ini bermula dari laporan warga pada […]

  • indikasi suap pemilu oleh KPK dalam penyelenggaraan pemilu Indonesia

    Indikasi Suap Pemilu Terungkap, KPK Soroti Celah Rekrutmen dan Integritas Sistem

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Windi Anggraini
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Jakarta,{duasatunews.com} —Indikasi suap pemilu menjadi isu utama setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap temuan serius dalam kajian terbaru. Indikasi suap pemilu ini memperlihatkan adanya upaya memengaruhi hasil pemilu secara tidak sah, sehingga berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap demokrasi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan indikasi penyuapan yang menyasar penyelenggara pemilu. Direktorat Monitoring KPK mengungkap temuan ini saat […]

  • kerja sama pendidikan Pemda Konawe dengan perguruan tinggi di Jakarta

    Pemda Konawe Jalin Kerja Sama Pendidikan dengan Kampus di Jakarta, Dorong SDM Berkualitas

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 719
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Kerja sama pendidikan Pemda Konawe terus berkembang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah. Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe kini menggandeng sejumlah perguruan tinggi di Jakarta guna memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda. Kerja sama tersebut melibatkan Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI dan Universitas Ibnu Chaldun. Pemerintah daerah menilai kolaborasi ini […]

  • Karhutla di Sumatra Meningkat, Manggala Agni Dikerahkan

    Karhutla di Sumatra Meningkat, Manggala Agni Dikerahkan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Karhutla di Sumatra kembali meningkat seiring masuknya musim kemarau. Kementerian Kehutanan mengerahkan tim Manggala Agni untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah rawan, terutama Aceh, Sumatra Utara, dan Riau. Tim Manggala Agni langsung bergerak ke lapangan untuk melakukan pemadaman darat di titik-titik api yang terdeteksi. Petugas meningkatkan patroli rutin dan […]

  • Polresta Malang Kota tangani kasus Yai Mim

    Penyebab Kematian Yai Mim Terungkap, Polisi Soroti Asfiksia

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 124
    • 4Komentar

    Fakta Awal Terungkap Jakarta, (duasatunews.com)-Kasus penyebab kematian Yai Mim mulai menemukan titik terang. Selain itu, mantan dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Imam Muslimin atau Yai Mim, diduga meninggal karena asfiksia atau kekurangan oksigen. Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, menyampaikan hasil pemeriksaan tim dokter dari RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Lebih lanjut, […]

expand_less