Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Kadin Sultra Percepat Operasional 32 Dapur MBG hingga Wilayah Pelosok

Kadin Sultra Percepat Operasional 32 Dapur MBG hingga Wilayah Pelosok

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 330
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KENDARI, duasatunews.com – Ketimpangan akses gizi bagi pelajar di wilayah terpencil Sulawesi Tenggara masih terjadi. Keterbatasan layanan dan jarak distribusi membuat sebagian anak sekolah belum menerima manfaat program pangan pemerintah secara merata.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi agenda prioritas nasional. Pemerintah menargetkan peningkatan kesehatan dan tumbuh kembang anak sekolah melalui program ini. Di Sulawesi Tenggara, kondisi geografis dan sebaran penduduk memperlambat pemerataan layanan gizi.

Kadin Dorong Keterlibatan Dunia Usaha

Kamar Dagang dan Industri Sulawesi Tenggara (Kadin Sultra) mempercepat pengoperasian 32 dapur mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Erwin Aksa, meminta pengurus Kadin daerah terlibat aktif mendukung percepatan tersebut. Ia menilai peran dunia usaha penting agar program nasional berjalan efektif di daerah.

Erwin menegaskan Kadin Sultra perlu terlibat langsung dalam pembangunan dan pengelolaan dapur MBG. Menurutnya, kolaborasi ini memperkuat dukungan dunia usaha terhadap kebijakan publik.

Capaian Operasional Dapur MBG

Koordinator MBG Kadin Sultra, Marwan A Bey, menyebut 17 dari 32 dapur telah beroperasi sejak 2025 hingga awal 2026. Dapur tersebut melayani sekitar 51 ribu penerima manfaat. Setiap dapur memiliki kapasitas maksimal 3.000 orang. Sebanyak 15 dapur lain masih dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan beroperasi penuh sepanjang 2026.

Marwan menjelaskan dapur MBG mitra Kadin tersebar di Kolaka Utara, Kolaka, Kolaka Timur, Konawe Selatan, Buton Tengah, Muna, Muna Barat, serta Kota Kendari dan Baubau. Kota Kendari dan Kabupaten Buton Tengah mencatat jumlah dapur terbanyak.

Pengawasan Keamanan Pangan

Percepatan operasional dapur MBG memicu perhatian publik pada aspek keamanan pangan. Program berskala besar dinilai berisiko jika pengawasan lemah. Menanggapi hal itu, Marwan memastikan tidak ada kasus keracunan makanan selama dapur MBG mitra Kadin beroperasi.

Ia menyebut pengelola dapur menerapkan pengawasan ketat sejak pemilihan bahan baku hingga distribusi. Tenaga ahli gizi mengawasi proses produksi. Seluruh dapur wajib mengikuti standar operasional Badan Gizi Nasional.

Dampak dan Tantangan ke Depan

Jika percepatan berjalan sesuai target, dapur MBG berpotensi memperluas akses gizi dan menekan kesenjangan layanan antarwilayah. Program ini juga diharapkan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.

Namun, keberhasilan jangka panjang tetap bergantung pada konsistensi pengawasan dan akuntabilitas pengelolaan. Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha perlu memastikan program MBG berjalan aman, merata, dan berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puan Maharani konferensi pers soal Siaga 1 TNI di DPR RI

    Siaga 1 TNI: DPR Minta Penjelasan Panglima TNI

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 310
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Status Siaga 1 TNI menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan Komisi I DPR akan meminta penjelasan kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) terkait kebijakan tersebut. Puan menyampaikan hal itu setelah memimpin rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa. Menurut dia, DPR perlu mengetahui secara jelas alasan TNI […]

  • Perketat seleksi beasiswa LPDP dibahas Komisi X DPR RI di Gedung DPR

    Perketat Seleksi Beasiswa LPDP, Komisi X DPR RI Ingatkan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 296
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Perketat seleksi beasiswa LPDP menjadi perhatian serius DPR setelah muncul polemik yang melibatkan mantan penerima beasiswa. Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief, secara terbuka meminta pemerintah memperkuat mekanisme seleksi agar penerima beasiswa memiliki integritas, nasionalisme, dan komitmen pengabdian yang jelas. Permintaan tersebut muncul setelah pernyataan mantan penerima LPDP berinisial DS menuai […]

  • Austria tolak wilayah udara AS Iran dalam konflik militer

    Austria Tolak AS Iran, Blokir Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Istanbul (duasatunews.com) – Austria tolak AS Iran menjadi sikap tegas pemerintah dalam menjaga netralitas militernya. Pemerintah Austria menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah udaranya dalam operasi militer melawan Iran. Juru bicara Kementerian Pertahanan Austria menyatakan bahwa pemerintah menerima beberapa permintaan dari Washington. Namun, otoritas tidak mengungkap jumlah permintaan tersebut. Media publik ORF melaporkan hal […]

  • Italia gagal Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Bosnia

    Italia Piala Dunia 2026 Gagal, Kalah dari Bosnia di Playoff

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) –  Italia Piala Dunia 2026 dipastikan gagal setelah kalah dari Bosnia-Herzegovina pada final playoff jalur A Kualifikasi zona Eropa. Laga yang berlangsung di Stadion Bilino Polje berakhir dramatis lewat adu penalti. Italia sempat unggul lebih dahulu melalui gol Moise Kean pada menit ke-15. Namun, Bosnia-Herzegovina berhasil menyamakan kedudukan melalui Haris Tabakovic. Italia Piala […]

  • Bandara khusus IMIP Morowali Jadi Sorotan Nasional, Panda Nababan Pertanyakan Peran Intelejen Negara

    Bandara khusus IMIP Morowali Jadi Sorotan Nasional, Panda Nababan Pertanyakan Peran Intelejen Negara

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 544
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Keberadaan bandara khusus di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah, kini menuai sorotan nasional. Publik mempertanyakan minimnya pengawasan negara terhadap bandara tersebut, meski fasilitas itu telah beroperasi selama bertahun-tahun. Isu ini mencuat setelah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi bandara tersebut. Ia secara terbuka mempertanyakan sistem pengamanan dan pengawasan negara terhadap […]

  • Anggaran BGN Ratusan Triliun Rupiah Bocor, KOGAMTI Minta Pecat Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) Dadan Hindayana

    Anggaran BGN Ratusan Triliun Rupiah Bocor, KOGAMTI Minta Pecat Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) Dadan Hindayana

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 468
    • 1Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dugaan dapur fiktif MBG mencuat dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan meningkatkan gizi masyarakat sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi. Namun, temuan di lapangan menunjukkan banyak persoalan serius. Komite Generasi Muda Timur Indonesia (KOGAMTI) menemukan dugaan 12.000 dapur fiktif yang tersebar di berbagai daerah. […]

expand_less