Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Presiden Soroti Kemiskinan di Negeri Kaya SDA, Tantangan Pemerataan Kembali Menguat

Presiden Soroti Kemiskinan di Negeri Kaya SDA, Tantangan Pemerataan Kembali Menguat

  • account_circle Darman
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 338
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Kemiskinan Indonesia masih menjadi persoalan mendasar meski kekayaan sumber daya alam tersebar di berbagai wilayah. Di banyak daerah penghasil tambang, migas, dan perkebunan, warga masih menghadapi keterbatasan akses ekonomi, pendidikan, serta layanan dasar. Situasi ini menciptakan jarak nyata antara potensi nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Isu tersebut kembali menguat pada awal pemerintahan baru ketika publik menunggu arah kebijakan ekonomi yang lebih berpihak pada pemerataan. Data resmi mencatat penurunan kemiskinan berlangsung lambat dan tidak merata antarwilayah. Pada saat yang sama, pemanfaatan sumber daya alam terus meningkat dan menyumbang penerimaan besar bagi negara.

Presiden Prabowo Subianto menilai kemiskinan Indonesia di tengah kekayaan alam sebagai ketimpangan yang harus segera dibenahi. Ia menegaskan negara wajib memastikan hasil pengelolaan sumber daya memberi manfaat langsung bagi rakyat. Presiden juga mendorong pemerintah memperkuat kebijakan fiskal dan program sosial agar kekayaan alam tidak hanya mengalir ke kelompok tertentu.

Sejumlah akademisi dan pengamat kebijakan publik menanggapi pernyataan tersebut secara kritis. Mereka menilai pemerintah tidak bisa mengandalkan pertumbuhan ekonomi semata untuk menekan kemiskinan. Para pengamat menekankan pentingnya distribusi hasil pembangunan, transparansi tata kelola, serta pengawasan anggaran. Tanpa langkah konkret, wacana pengentasan kemiskinan berisiko berhenti pada tataran konsep.

Di daerah penghasil sumber daya alam, arah kebijakan pemerintah akan membawa dampak langsung bagi masyarakat. Ketika pemerintah memperkuat perlindungan sosial, membuka lapangan kerja lokal, dan meningkatkan kualitas layanan publik, warga berpeluang merasakan manfaat ekonomi secara nyata. Sebaliknya, kebijakan yang lemah dapat memperlebar kesenjangan dan memicu masalah sosial.

Ke depan, publik akan menilai konsistensi pemerintah dalam menurunkan kemiskinan Indonesia melalui kebijakan yang terukur, transparan, dan berkelanjutan. Pengelolaan kekayaan alam menjadi indikator penting komitmen negara terhadap kesejahteraan rakyat.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dokumen PD AUK nikel dalam aksi FKMH Sultra-Jakarta

    FKMH Sultra-Jakarta Desak Kejagung Usut Dugaan Penggunaan Dokumen PD AUK dalam Pengiriman Ore Nikel

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 101
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Forum Komunikasi Mahasiswa Hukum Sulawesi Tenggara (FKMH Sultra-Jakarta) mendesak Kejaksaan Agung mengusut dugaan penggunaan dokumen Perusahaan Daerah Aneka Usaha Kolaka (PD AUK) dalam aktivitas pengangkutan dan penjualan ore nikel yang mereka duga berasal dari wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Akar Mas Indonesia (AMI). Desakan itu disampaikan FKMH Sultra-Jakarta dalam aksi demonstrasi […]

  • TNI membantu korban bencana gempa Sulut di Manado

    Bencana Gempa Sulut: TNI Kerahkan Prajurit Bantu Pemulihan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 283
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Bencana gempa Sulut mendorong Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan prajurit untuk membantu pemulihan di wilayah terdampak, terutama di Kota Manado dan Kota Bitung, Sulawesi Utara. Langkah ini sekaligus mempercepat penanganan dampak gempa dan membantu masyarakat secara langsung. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal TNI Aulia Dwi Nasrullah mengatakan prajurit dari Kodam […]

  • RKAB 2026 Belum Terbit, Industri Smelter Mulai Tunda Produksi

    RKAB 2026 Belum Terbit, Industri Smelter Mulai Tunda Produksi

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 556
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – RKAB 2026 smelter yang belum terbit mulai berdampak langsung pada industri pengolahan dan pemurnian mineral nasional. Sejumlah perusahaan smelter menunda produksi karena belum mengantongi persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026. Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Industri Pengolahan dan Pemurnian Indonesia (AP3I), Haykal Hubies, menyebut banyak perusahaan smelter belum menjalankan produksi secara […]

  • Hari Pahlawan 10 November mengenang Pertempuran Surabaya 1945 photo_camera 1

    HARI PAHLAWAN (JASMERAH)

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Eni Samayati
    • visibility 763
    • 0Komentar

    Jakarta – DuaSatuNews.com | Setiap 10 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan sebagai momentum refleksi nasional. Peringatan ini tidak hanya mengenang para pahlawan yang gugur, tetapi juga mengingatkan seluruh rakyat agar terus menjaga nilai pengorbanan, keberanian, dan cita-cita luhur para pendiri bangsa. Dengan demikian, Hari Pahlawan berfungsi sebagai alarm sejarah agar bangsa ini tidak kehilangan […]

  • AS keluar organisasi internasional setelah kebijakan Gedung Putih

    Kebijakan AS terhadap Organisasi Global Dinilai Berdampak Luas

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 531
    • 0Komentar

    KAIRO, duasatunews.com — Kebijakan AS terhadap organisasi global berpotensi membawa dampak luas bagi negara berkembang dan tatanan sistem internasional. Karena itu, arah kebijakan luar negeri Amerika Serikat menarik perhatian pengamat hubungan internasional, terutama soal pendanaan dan efektivitas lembaga internasional. Artikel terkait dinamika kebijakan luar negeri Amerika Serikat dapat dibaca di kanal Hubungan Internasional duasatunews.com. Dampak […]

  • Aksi protes menolak kriminalisasi konten digital

    Kriminalisasi Konten Digital Kembali Berujung Penjara

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 465
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kriminalisasi konten digital kembali menjadi sorotan publik setelah aparat memproses warga karena unggahan di media sosial. Praktik kriminalisasi konten digital ini memicu kekhawatiran luas terhadap perlindungan kebebasan berekspresi di Indonesia (20/01/2026). Ruang digital seharusnya menjadi tempat warga bertukar gagasan dan menyampaikan kritik. Namun, aparat kerap menggunakan pasal dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi […]

expand_less