Banjir Jakarta Rendam 35 RT dan 23 Ruas Jalan
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
- visibility 180
- comment 0 komentar
- print Cetak

Banjir merendam permukiman dan ruas jalan di Jakarta akibat hujan deras, Minggu (—). BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk penanganan genangan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, duasatunews.com — Banjir Jakarta kembali terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah ibu kota sejak dini hari. Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir merendam 35 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan hingga Minggu pagi berdasarkan pemantauan pukul 09.00 WIB.
Sebaran Banjir Jakarta di Permukiman
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa genangan banjir tersebar di empat wilayah administrasi. Pertama, Jakarta Barat mencatat 17 RT terendam dengan ketinggian air antara 25 hingga 60 sentimeter. Sementara itu, Jakarta Pusat mengalami genangan di 13 RT dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter.
Selanjutnya, di Jakarta Timur, banjir merendam dua RT dengan ketinggian 40 hingga 60 sentimeter. Di sisi lain, Jakarta Utara mencatat tiga RT terdampak dengan ketinggian genangan 25 hingga 40 sentimeter.
Puluhan Ruas Jalan Tergenang
Selain permukiman, banjir Jakarta juga menggenangi sejumlah ruas jalan utama. BPBD mencatat tiga ruas jalan di Jakarta Pusat terendam setinggi 10 sentimeter. Kemudian, Jakarta Utara mencatat 14 ruas jalan tergenang dengan ketinggian air 10 hingga 70 sentimeter.
Sementara itu, Jakarta Barat mencatat enam ruas jalan terendam dengan ketinggian 15 hingga 50 sentimeter.
Titik Genangan Tertinggi
Yohan menyebutkan bahwa genangan tertinggi terjadi di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat. Di wilayah ini, delapan RT terendam dengan ketinggian air mencapai 45 hingga 60 sentimeter. Selain itu, Kelurahan Tegal Alur mencatat empat RT terendam dengan ketinggian 30 hingga 40 sentimeter.
Adapun di Jakarta Utara, genangan muncul di Kelurahan Pademangan Barat dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter. Sementara itu, Jakarta Timur mengalami banjir di Kelurahan Rawa Terate dan Kelurahan Cakung Barat hingga setinggi 60 sentimeter.
Untuk ruas jalan, genangan tertinggi terjadi di Jakarta Utara, antara lain di Jalan Gaya Motor Raya Sungai Bambu, Jalan Karang Bolong Raya Pademangan, Jalan Jembatan Tiga Raya, Jalan Pluit Raya Penjaringan, serta Jalan Babek TNI Rorotan. Di sisi lain, Jakarta Barat mencatat genangan di Jalan Benda Raya, Kamal.
BPBD DKI Jakarta Lakukan Penanganan
Oleh sebab itu, BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir lanjutan. Warga dapat segera menghubungi layanan darurat Jakarta Siaga 112 jika menghadapi kondisi darurat.
Selain itu, BPBD mencatat adanya pengungsi di Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat. Sebanyak 12 kepala keluarga atau 29 jiwa mengungsi di RPTRA Alur Anggrek. Sementara itu, BPBD bersama Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan terus melakukan penyedotan genangan, memastikan saluran air berfungsi, serta menyalurkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
Dengan demikian, BPBD menargetkan genangan banjir dapat surut dalam waktu cepat seiring berjalannya penanganan di lapangan.
