Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » BGN Pecat Pegawai, 261 Non-ASN Diberhentikan

BGN Pecat Pegawai, 261 Non-ASN Diberhentikan

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA (duasatunews.com) – BGN Pecat Pegawai menjadi langkah tegas Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperkuat disiplin dan tata kelola organisasi. Kepala BGN, Sudaryono, mengumumkan pemecatan 261 pegawai non-ASN di Jakarta, Senin (27/7/2026). Keputusan tersebut menjadi bagian dari upaya pembenahan internal agar seluruh pegawai bekerja secara profesional, menjaga integritas, dan mematuhi ketentuan yang berlaku.

Sudaryono menjelaskan BGN memecat 224 pegawai non-ASN dan 37 tenaga ahli setelah tim pengawasan internal menemukan berbagai pelanggaran. Tim BGN memeriksa setiap temuan secara menyeluruh sebelum menjatuhkan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

“Per hari ini tanggal 27 Juli 2026, kami mencoba untuk bersih-bersih. Yang melanggar kami berikan sanksi, dan hari ini kami mengumumkan telah memberhentikan 261 pegawai non-ASN yang terdiri dari 224 pegawai non-ASN dan 37 tenaga ahli,” kata Sudaryono.

Selain BGN Pecat Pegawai non-ASN, tim BGN juga memeriksa sembilan aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang diduga melakukan pelanggaran disiplin berat. Tim pemeriksa kini mengumpulkan bukti dan menyelesaikan pemeriksaan. Jika tim membuktikan adanya pelanggaran berat, BGN akan memecat pegawai yang bersangkutan sesuai ketentuan.

BGN juga menjatuhkan sanksi kepada 39 pegawai lainnya. Lembaga tersebut memberikan mutasi, demosi, sanksi administratif, atau peringatan sesuai tingkat pelanggaran yang dilakukan masing-masing pegawai.

Sudaryono mengatakan tim pemeriksa menemukan dugaan keterlibatan sejumlah pegawai dalam aktivitas judi online, pelanggaran disiplin kerja, serta indikasi penyalahgunaan dana. Ia meminta seluruh pegawai menjaga integritas dan mematuhi aturan dalam menjalankan tugas.

Sudaryono juga mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pengawasan. Tim BGN menerima setiap laporan, memverifikasi informasi, kemudian menyelidiki setiap dugaan pelanggaran sebelum menentukan sanksi.

“Jangan dipikir mengambil uang sedikit itu tidak ketahuan. Sekarang informasi sangat mudah, tinggal kirim WhatsApp, kami investigasi, dan ketika terbukti maka akan kami tindak,” tegasnya.

Melalui kebijakan BGN Pecat Pegawai, Badan Gizi Nasional ingin memperkuat sistem pengawasan sekaligus meningkatkan akuntabilitas lembaga. Sudaryono memastikan BGN mengevaluasi kinerja pegawai secara berkala agar seluruh program berjalan sesuai aturan dan prinsip tata kelola yang baik.

Selain itu, BGN akan memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan evaluasi kinerja, serta mempercepat tindak lanjut terhadap setiap laporan masyarakat. Setiap pegawai wajib menjaga integritas, menaati peraturan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. BGN menargetkan langkah tersebut mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap seluruh program Badan Gizi Nasional.

Menurut Sudaryono, penegakan disiplin tidak hanya bertujuan memberikan sanksi kepada pelanggar, tetapi juga membangun budaya kerja yang menjunjung profesionalisme dan tanggung jawab. Dengan langkah tersebut, BGN Pecat Pegawai menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi agar setiap program pemerintah di bidang gizi berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

  • Penulis: Adrian Moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Barang bukti kasus pelaku pencurian pembunuhan Pekanbaru yang ditampilkan polisi saat konferensi pers di Polresta Pekanbaru.

    Niat Awal Mencuri Berubah Jadi Pembunuhan, Kasus Pekanbaru Terkuak

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Kasus pelaku pencurian pembunuhan Pekanbaru mengungkap fakta mengejutkan. Aparat Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Riau menemukan bahwa pelaku tidak hanya berniat mencuri, tetapi juga sempat merencanakan pembunuhan terhadap satu keluarga di kawasan Rumbai. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Komisaris Besar Polisi Hasyim, menyatakan para pelaku awalnya menyusun rencana pencurian. Namun, […]

  • emas batangan sebagai instrumen investasi jangka panjang

    Strategi Investasi Emas untuk Keuangan Jangka Panjang

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Banyak orang kini menyadari pentingnya investasi untuk menjaga kestabilan keuangan jangka panjang. Dari berbagai pilihan yang ada, emas menarik minat luas karena investor mudah memahaminya dan menilainya relatif aman. Selain itu, masyarakat dapat membeli emas dalam bentuk fisik maupun digital dengan nominal terjangkau. Namun, investor tidak bisa sekadar membeli emas lalu menyimpannya. […]

  • Layak Masuk Kabinet, Anton Timbang, Representasi Keadilan Pembangunan dan Masa Depan Indonesia Inklusif

    Layak Masuk Kabinet, Anton Timbang, Representasi Keadilan Pembangunan dan Masa Depan Indonesia Inklusif

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 794
    • 0Komentar

    Oleh: Arin Fahrul Sanjaya, S.I.Kom. Analis Komunikasi Politik & Aktivis Muda Sultra-Jakarta   “Kita tidak sedang meminta belas kasihan kekuasaan. Kita hanya menuntut keadilan representasi.” Selama puluhan tahun, elite di pusat kekuasaan mengendalikan narasi pembangunan Indonesia. Jakarta dan lingkar politik nasional menentukan arah kebijakan, membagi anggaran, menunjuk pejabat, bahkan menafsirkan kebutuhan rakyat. Semua keputusan penting […]

  • Mendagri Tancap Gas Petakan Penanganan Bencana di Sumatera, Pimpin Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi

    Mendagri Tancap Gas Petakan Penanganan Bencana di Sumatera, Pimpin Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 490
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat meninggalkan dampak serius bagi layanan publik dan kehidupan warga. Meski fase tanggap darurat mulai berakhir di sejumlah daerah, pemulihan belum berjalan merata. Perbedaan kondisi antardaerah memunculkan risiko ketimpangan pemulihan. Pemerintah kini menghadapi tekanan untuk memastikan bantuan dan rekonstruksi tepat sasaran. Transisi Pascatanggap Darurat […]

  • “Anggota DPR RI Meity Rahmatia meminta polisi segera menangkap pelaku penyekapan mahasiswi di Makassar”

    DPR Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku Penyekapan dan Kekerasan Seksual Mahasiswi di Makassar

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia, mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelaku penyekapan dan kekerasan seksual terhadap seorang mahasiswi asal Kalimantan Utara berinisial MA (21) di Makassar, Sulawesi Selatan. Kasus itu terjadi di sebuah rumah kontrakan di kawasan Jalan Metro, Tanjung Bunga. Pelaku diduga menahan korban selama tiga hari setelah korban menerima tawaran […]

  • Bea Cukai Kendari didesak GMH Sultra-Jakarta untuk dievaluasi terkait peredaran rokok ilegal.

    GMH Sultra-Jakarta Desak Copot Kepala Bea Cukai Kendari, Soroti Maraknya Rokok dan Alkohol Ilegal

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sulawesi Tenggara-Jakarta melontarkan kritik keras terhadap kinerja Kantor Bea dan Cukai Kendari yang dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara. Ketua GMH Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, menegaskan bahwa maraknya peredaran barang kena cukai ilegal yang berlangsung secara terbuka di […]

expand_less