Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Ippmi Konsel Geruduk Kementerian ESDM RI, Tantang Bahlil Cabut IUP PT. WIN

Ippmi Konsel Geruduk Kementerian ESDM RI, Tantang Bahlil Cabut IUP PT. WIN

  • account_circle Afs
  • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
  • visibility 945
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia Konawe Selatan (IPPMI Konsel) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Jakarta, menuntut agar pemerintah pusat segera mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT. Wijaya Inti Nusantara (WIN).

Massa aksi menyuarakan bahwa keberadaan PT. WIN di Konawe Selatan telah menimbulkan banyak persoalan serius, mulai dari perambahan kawasan hutan mangrove, praktik penambangan yang berdekatan dengan pemukiman warga, hingga kerusakan lingkungan yang masif dan potensi pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Ketua IPPMI Konsel, Arin Fahrul Sanjaya, dalam orasinya menegaskan bahwa praktik tambang yang dilakukan PT. WIN tidak hanya merusak lingkungan hidup, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat sekitar.

“Kawasan hutan mangrove yang seharusnya dilindungi justru dirambah untuk kepentingan tambang. Tambang ini bahkan beroperasi dekat dengan pemukiman warga, menimbulkan polusi udara, debu, dan pencemaran air. Ini jelas pelanggaran yang tidak bisa ditoleransi,” tegas Arin Fahrul Sanjaya, Jumat, (22/08/25)

Lebih lanjut, Arin mengungkapkan bahwa aktivitas tambang PT. WIN telah menimbulkan konflik sosial dan mengabaikan hak-hak dasar masyarakat lokal. Ia menilai, pembiaran terhadap aktivitas ini sama saja dengan pelanggaran HAM, karena masyarakat harus menanggung dampak kesehatan, hilangnya ruang hidup, hingga kerusakan ekosistem yang menjadi sumber penghidupan.

“Kami sangat menyayangkan sikap dari aparat penegak hukum yang seakan tutup mata mengenai kejahatan PT. WIN, padahal jelas pelanggaran mereka nampak nyata, kita lihat saja bagaimana mereka menggarap hutan mangrove, lihat juga bagaimana mereka melakukan penambangan di wilayah pemukiman warga. olehnya itu, Jangan biarkan korporasi tambang rakus terus merusak Sulawesi Tenggara. Kami tantang Bahlil Cabut segera IUP PT. WIN!” seru Arin Fahrul Sanjaya.

Aksi ini ditutup dengan pembacaan tuntutan resmi, yakni:

  1. Mendesak ESDM RI mencabut IUP PT. Wijaya Inti Nusantara.

  2. Menghentikan seluruh aktivitas tambang yang merusak kawasan hutan mangrove di Konawe Selatan.

  3. Menindak tegas perusahaan yang melakukan penambangan dekat pemukiman warga.

  4. Memulihkan kerusakan lingkungan dan menjamin hak-hak masyarakat yang terdampak.

IPPMI Konsel menegaskan bahwa apabila pemerintah tidak segera mengambil langkah tegas, mereka akan melanjutkan aksi dengan skala yang lebih besar dan melibatkan solidaritas mahasiswa serta organisasi lingkungan hidup di tingkat nasional.

Afs

Penulis

Update & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Beasiswa KIP Kuliah 2026 dorong pemerataan pendidikan

    Pendaftaran Beasiswa KIP Kuliah Tahun 2026 Akan Segera Dibuka

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 954
    • 3Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Biaya kuliah dan kebutuhan hidup mahasiswa masih menghambat lulusan SMA dan sederajat dari keluarga kurang mampu. Akibat kondisi tersebut, banyak calon mahasiswa menunda rencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Di berbagai daerah, ketimpangan akses pendidikan tinggi terus terjadi. Terutama di wilayah dengan partisipasi perguruan tinggi rendah, keterbatasan ekonomi sering memutus peluang generasi […]

  • Ilustrasi wartawan Indonesia menjalankan tugas jurnalistik secara aman

    Putusan MK Tutup Celah Kriminalisasi Wartawan, Perlindungan Pers Menguat di HPN 2026

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 353
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kriminalisasi masih mengancam wartawan saat mereka mengungkap isu yang berdampak luas bagi publik. Pihak yang tidak puas terhadap pemberitaan kerap memilih jalur pidana. Langkah ini menekan kebebasan pers dan mengganggu hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang utuh. Isu Perlindungan Pers Menguat Menjelang HPN 2026 Isu perlindungan pers mengemuka menjelang Hari Pers Nasional […]

  • Mahasiswa Sultra Jakarta tempati mes Pemda

    Mahasiswa Sultra di Jakarta Duduki Mes/kantor Penghubung untuk Dijadikan Asrama

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 656
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — 7 Oktober 2025 Mahasiswa Sultra Jakarta yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di ibu kota kini menghadapi persoalan serius terkait tempat tinggal. Ratusan mahasiswa asal Sulawesi Tenggara terpaksa meninggalkan kontrakan setelah pemilik rumah sewa meminta mereka angkat kaki akibat keterlambatan pembayaran. Akibat kondisi tersebut, para mahasiswa segera mencari tempat berlindung sementara. […]

  • jurgen klopp real madrid kandidat pelatih

    Media 433 Soroti Jürgen Klopp sebagai Kandidat Kuat Pelatih Masa Depan Real Madrid

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 438
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Media sepak bola global 433 menempatkan Jürgen Klopp sebagai kandidat terdepan pelatih masa depan Real Madrid. Media tersebut menyoroti arah proyek jangka panjang klub dalam mempertahankan dominasi di kompetisi domestik dan Eropa, Jumat (23/01/2026). Menurut Media 433, Klopp memiliki rekam jejak kuat dalam membangun tim kompetitif dengan identitas permainan yang jelas. Ia mengandalkan […]

  • Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO

    Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Senin (12/01/2026) Aksi IMPH di Dirjen Minerba menjadi sorotan publik setelah Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum menggelar unjuk rasa terkait dugaan tambang ilegal di Sulawesi Tenggara. Pertama, Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum (IMPH) menggelar aksi unjuk rasa. Aksi tersebut berlangsung di kantor Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Kementerian Energi dan Sumber Daya […]

  • Aksi demo PT VDNI di Jakarta menuntut sanksi lingkungan

    Tuntut Keadilan Lingkungan dan Keselamatan Kerja, Pemuda 21 Geruduk Kantor VDNI di Jakarta

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 795
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Aksi demo PT VDNI kembali berlangsung di Jakarta. Puluhan massa dari Pemuda 21 menggelar demonstrasi di depan kantor pusat PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI), kawasan Thamrin, Rabu (10/9/2025). Aksi ini menyoroti dugaan pencemaran lingkungan dan pelanggaran keselamatan kerja di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Selain menyuarakan tuntutan lingkungan, massa juga mendesak pemerintah […]

expand_less