Breaking News
light_mode
Beranda » News » Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Dinobatkan sebagai “Musuh Pendidikan”

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Dinobatkan sebagai “Musuh Pendidikan”

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • visibility 121
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) — Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) terhadap dunia pendidikan kembali mendapat sorotan. Sejumlah mahasiswa asal Sulawesi Tenggara yang sedang menempuh pendidikan di Sampoerna University Jakarta, hingga kini masih menanti kepastian terkait keberlanjutan pembiayaan beasiswa yang menjadi tanggungan Pemprov Sultra.

Dari total 13 mahasiswa penerima beasiswa, enam mahasiswa di antaranya masih menghadapi ketidakpastian pembiayaan dari Pemprov Sultra. Sementara tujuh mahasiswa lainnya memperoleh pembiayaan melalui Putera Sampoerna Foundation (PSF).

Kondisi tersebut dinilai memprihatinkan karena menyangkut keberlangsungan pendidikan mahasiswa Sultra yang telah mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Jakarta.

Ketidakpastian pembiayaan tersebut juga dinilai dapat menimbulkan beban psikologis dan kekhawatiran bagi mahasiswa maupun keluarga mereka. Pasalnya, keberlanjutan pendidikan membutuhkan kepastian biaya, terutama bagi mahasiswa yang secara finansial bergantung pada program beasiswa pemerintah daerah.

Atas kondisi tersebut, sejumlah mahasiswa dan pemerhati pendidikan menilai Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka perlu memberikan perhatian serius terhadap persoalan beasiswa tersebut.

Bahkan, sebagai bentuk kritik terhadap kebijakan dan komitmen pemerintah daerah di bidang pendidikan, Andi Sumangerukka dinobatkan secara simbolik sebagai “Musuh Pendidikan.”
Predikat tersebut bukan dimaksudkan sebagai penetapan hukum, melainkan sebagai bentuk kritik keras dan ekspresi kekecewaan terhadap pemerintah daerah yang dinilai belum memberikan kepastian dan keberpihakan yang cukup terhadap persoalan pendidikan mahasiswa Sultra.

“Bagaimana mungkin mahasiswa yang sudah mendapatkan beasiswa kemudian harus menunggu kepastian pembiayaan.? Mereka bukan meminta sesuatu yang mewah. Mereka hanya membutuhkan kepastian agar dapat melanjutkan pendidikan dengan tenang,” ujar Midul Makati, SH., MH. seorang pemerhati pendidikan.

Menurut Midul Makati, SH., MH, pemerintah daerah seharusnya menjadikan pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan Sulawesi Tenggara. Karena itu, persoalan beasiswa tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan.

“Enam mahasiswa ini adalah anak-anak Sultra Berprestasi yang sedang berjuang membawa nama daerah di tingkat nasional. Pemerintah seharusnya hadir memberikan kepastian, bukan justru membiarkan mereka berada dalam ketidakpastian,” ujarnya

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, diminta memastikan tidak ada mahasiswa penerima beasiswa yang harus menghentikan atau terganggu proses pendidikannya hanya karena persoalan administrasi maupun ketidakjelasan Anggaran.

“Pendidikan adalah hak dan investasi masa depan daerah. Jangan sampai anak-anak Sultra yang sudah mendapatkan kesempatan belajar di Jakarta justru kehilangan kesempatan karena pemerintah tidak mampu memberikan kepastian pembiayaan,” tegas midul makati.

Persoalan enam mahasiswa Sampoerna University tersebut menjadi salah satu contoh yang dinilai menunjukkan perlunya evaluasi serius terhadap tata kelola Program Beasiswa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Karena itu, kritik dengan label “Musuh Pendidikan” diharapkan tidak dipandang semata-mata sebagai serangan politik, tetapi sebagai alarm bagi Gubernur Andi Sumangerukka dan Pemprov Sultra untuk segera membenahi kebijakan pendidikan dan memastikan seluruh program beasiswa berjalan secara transparan, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

“Masyarakat Sulawesi Tenggara pada akhirnya menunggu tindakan nyata, bukan sekadar janji, agar tidak ada lagi mahasiswa Sultra yang harus mempertanyakan masa depan pendidikannya hanya karena ketidakpastian pembiayaan dari Pemprov Sultra” tutup Midul Makati.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • jet tempur KF-21 Indonesia uji terbang

    Jet Tempur KF-21 Indonesia, Korsel Siap Kirim 16 Unit

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Seoul, (duasatunews.com) – Jet tempur KF-21 Indonesia menjadi sorotan setelah Korea Selatan menyiapkan rencana ekspor 16 unit KF-21 Boramae ke Indonesia. Rencana ini akan berjalan jika kedua negara mencapai kesepakatan resmi dalam waktu dekat. Pembahasan akan berlangsung saat kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan pada akhir Maret hingga awal April. Selain itu, kedua pihak […]

  • Rumah warga terdampak banjir Kalimantan Selatan

    Banjir Kalimantan Selatan Jadi Perhatian Pemerintah Pusat

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Penulis: Eni Samayati
    • visibility 690
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Banjir di Kalimantan Selatan menjadi perhatian serius pemerintah pusat menyusul cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah. Pemerintah pusat memastikan pemantauan dan penanganan bencana berjalan merata di seluruh daerah terdampak. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Ia menyatakan perhatian pemerintah tidak hanya terfokus pada satu […]

  • Mudik 2026 Jawa Tengah Jadi Simpul Terpadat Nasional

    Mudik 2026 Jawa Tengah Jadi Simpul Terpadat Nasional

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Liburan Mudik Lebaran Tahun 2026 Provinsi Jawa Tengah, menarik minat masyarakat diproyeksikan menjadi pusat pergerakan masyarakat terbesar di Indonesia. Proyeksi menunjukkan sekitar 38,71 juta orang akan bergerak menuju Jawa Tengah, selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026. Angka ini menegaskan posisi Jawa Tengah sebagai simpul terpadat dalam arus mobilitas nasional. (21/02/2026). […]

  • DPRD Prioritaskan KJP KJMU saat efisiensi anggaran untuk menjaga program pendidikan, subsidi pangan, dan penanganan banjir di Jakarta

    DPRD DKI Pastikan KJP, KJMU dan Program Warga Tetap Aman di Tengah Efisiensi Anggaran

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – DPRD Prioritaskan KJP KJMU sebagai program utama yang tetap berjalan di tengah kebijakan efisiensi anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kebijakan tersebut dilakukan untuk menghadapi tekanan fiskal tanpa mengurangi layanan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin, menegaskan bahwa DPRD akan mengawal seluruh proses penganggaran agar tetap berpihak kepada warga. Menurutnya, […]

  • Anggaran sapi kurban Prabowo mencapai Rp100 miliar untuk Idul Adha 2026

    Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban, Anggaran Banpres Capai Rp100 Miliar

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 191
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)— Pemerintah mengalokasikan sekitar Rp100 miliar untuk pengadaan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto pada Idul Adha 2026. Dana itu berasal dari pos Bantuan Kemasyarakatan Presiden dalam APBN. Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, mengatakan pemerintah menyesuaikan harga sapi di setiap daerah. Selain itu, bobot sapi dan biaya distribusi turut memengaruhi harga hewan kurban. “Kurang lebih […]

  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pelantikan Wakil Menteri Keuangan Juda Agung di Istana Negara Jakarta

    Pelantikan Wamenkeu: Presiden Prabowo Resmikan Juda Agung

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pelantikan Wamenkeu berlangsung di Istana Negara, Jakarta, kamis sore. Presiden Prabowo Subianto meresmikan Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk sisa masa jabatan 2024–2029. Pelantikan tersebut mengacu pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 3M Tahun 2026. Keppres itu mengatur pemberhentian dan pengangkatan Wakil Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih. Presiden Prabowo […]

expand_less