Breaking News
light_mode
Beranda » News » Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Dinobatkan sebagai “Musuh Pendidikan”

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Dinobatkan sebagai “Musuh Pendidikan”

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) — Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) terhadap dunia pendidikan kembali mendapat sorotan. Sejumlah mahasiswa asal Sulawesi Tenggara yang sedang menempuh pendidikan di Sampoerna University Jakarta, hingga kini masih menanti kepastian terkait keberlanjutan pembiayaan beasiswa yang menjadi tanggungan Pemprov Sultra.

Dari total 13 mahasiswa penerima beasiswa, enam mahasiswa di antaranya masih menghadapi ketidakpastian pembiayaan dari Pemprov Sultra. Sementara tujuh mahasiswa lainnya memperoleh pembiayaan melalui Putera Sampoerna Foundation (PSF).

Kondisi tersebut dinilai memprihatinkan karena menyangkut keberlangsungan pendidikan mahasiswa Sultra yang telah mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Jakarta.

Ketidakpastian pembiayaan tersebut juga dinilai dapat menimbulkan beban psikologis dan kekhawatiran bagi mahasiswa maupun keluarga mereka. Pasalnya, keberlanjutan pendidikan membutuhkan kepastian biaya, terutama bagi mahasiswa yang secara finansial bergantung pada program beasiswa pemerintah daerah.

Atas kondisi tersebut, sejumlah mahasiswa dan pemerhati pendidikan menilai Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka perlu memberikan perhatian serius terhadap persoalan beasiswa tersebut.

Bahkan, sebagai bentuk kritik terhadap kebijakan dan komitmen pemerintah daerah di bidang pendidikan, Andi Sumangerukka dinobatkan secara simbolik sebagai “Musuh Pendidikan.”
Predikat tersebut bukan dimaksudkan sebagai penetapan hukum, melainkan sebagai bentuk kritik keras dan ekspresi kekecewaan terhadap pemerintah daerah yang dinilai belum memberikan kepastian dan keberpihakan yang cukup terhadap persoalan pendidikan mahasiswa Sultra.

“Bagaimana mungkin mahasiswa yang sudah mendapatkan beasiswa kemudian harus menunggu kepastian pembiayaan.? Mereka bukan meminta sesuatu yang mewah. Mereka hanya membutuhkan kepastian agar dapat melanjutkan pendidikan dengan tenang,” ujar Midul Makati, SH., MH. seorang pemerhati pendidikan.

Menurut Midul Makati, SH., MH, pemerintah daerah seharusnya menjadikan pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan Sulawesi Tenggara. Karena itu, persoalan beasiswa tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan.

“Enam mahasiswa ini adalah anak-anak Sultra Berprestasi yang sedang berjuang membawa nama daerah di tingkat nasional. Pemerintah seharusnya hadir memberikan kepastian, bukan justru membiarkan mereka berada dalam ketidakpastian,” ujarnya

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, diminta memastikan tidak ada mahasiswa penerima beasiswa yang harus menghentikan atau terganggu proses pendidikannya hanya karena persoalan administrasi maupun ketidakjelasan Anggaran.

“Pendidikan adalah hak dan investasi masa depan daerah. Jangan sampai anak-anak Sultra yang sudah mendapatkan kesempatan belajar di Jakarta justru kehilangan kesempatan karena pemerintah tidak mampu memberikan kepastian pembiayaan,” tegas midul makati.

Persoalan enam mahasiswa Sampoerna University tersebut menjadi salah satu contoh yang dinilai menunjukkan perlunya evaluasi serius terhadap tata kelola Program Beasiswa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Karena itu, kritik dengan label “Musuh Pendidikan” diharapkan tidak dipandang semata-mata sebagai serangan politik, tetapi sebagai alarm bagi Gubernur Andi Sumangerukka dan Pemprov Sultra untuk segera membenahi kebijakan pendidikan dan memastikan seluruh program beasiswa berjalan secara transparan, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

“Masyarakat Sulawesi Tenggara pada akhirnya menunggu tindakan nyata, bukan sekadar janji, agar tidak ada lagi mahasiswa Sultra yang harus mempertanyakan masa depan pendidikannya hanya karena ketidakpastian pembiayaan dari Pemprov Sultra” tutup Midul Makati.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Jakarta Rendam 35 RT dan 23 Ruas Jalan

    Banjir Jakarta Rendam 35 RT dan 23 Ruas Jalan

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 802
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Banjir Jakarta kembali terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah ibu kota sejak dini hari. Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir merendam 35 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan hingga Minggu pagi berdasarkan pemantauan pukul 09.00 WIB. Sebaran Banjir Jakarta di Permukiman Kepala Pusat […]

  • JK Respons Prabowo disampaikan Jusuf Kalla saat memberi keterangan di Jakarta

    JK Ragukan Peran Prabowo sebagai Mediator Konflik AS–Israel dan Iran

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 441
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla meragukan rencana Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi mediator konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ia menilai posisi Indonesia belum cukup kuat untuk memainkan peran tersebut. JK menyampaikan pandangan itu di Jakarta, Minggu (1/3). Ia menilai hubungan Indonesia dan Amerika Serikat belum setara, terutama setelah kesepakatan […]

  • Makna Isra Mikraj bagi Kehidupan Umat Islam

    Makna Isra Mikraj bagi Kehidupan Umat Islam

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 763
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Makna Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW menjadi pengingat penting bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan. Melalui peristiwa ini, umat Islam memahami kembali perintah salat sekaligus meneguhkan nilai spiritual dan sosial dalam kehidupan sehari-hari. Makna Isra Mikraj dalam Sejarah Islam Isra Mikraj mencakup dua rangkaian peristiwa besar dalam sejarah Islam. Pertama, Isra menggambarkan […]

  • lampu jalan Rawamangun, perbaikan PJU Jakarta Timur, Jalan Pemuda Rawamangun

    Puluhan Lampu Jalan di Rawamangun Kembali Menyala Usai Panel Listrik Dicuri

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 258
    • 4Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur kembali menyalakan 50 lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Pemuda, Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung. Sebelumnya, pencuri merusak dan mengambil panel listrik yang mengatur penerangan di kawasan tersebut. Kepala Seksi Prasarana Sarana Utilitas Kota dan PJU Sudin Bina Marga Jakarta Timur, Yanuar Ikhsan, mengatakan petugas langsung turun ke […]

  • Jepang Kembangkan Kereta Maglev Berkecepatan Tinggi Seri L0

    Jepang Kembangkan Kereta Maglev Berkecepatan Tinggi Seri L0

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 532
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Jepang menunjukkan keseriusan dalam mengembangkan sistem transportasi berkecepatan sangat tinggi melalui proyek kereta maglev generasi terbaru. Sebagai langkah awal, tim pengembang menyiapkan Kereta Maglev Seri L0 Jepang melalui serangkaian uji coba berkelanjutan. Dengan demikian, kereta ini diharapkan mampu melayani mobilitas antarkota dengan waktu tempuh jauh lebih singkat dibanding kereta cepat konvensional. Selain […]

  • Kanada tidak buka hubungan diplomatik dengan Iran menurut Menteri Luar Negeri Anita Anand

    Kanada Iran hubungan diplomatik tolak tanpa perubahan rezim

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Istanbul, (duasatunews.com) – Kanada Iran hubungan diplomatik hingga kini belum menunjukkan tanda pemulihan. Pemerintah Kanada menegaskan tidak akan membuka kembali hubungan resmi dengan Iran selama belum terjadi perubahan rezim serta perbaikan nyata dalam isu hak asasi manusia (HAM). Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, menyampaikan sikap tersebut saat menghadiri Konferensi Keamanan Munich. Ia menilai pemerintah […]

expand_less