Teror Kelompok OPM Meningkat, Wapres Gibran Batal ke Yahukimo
- account_circle Darman
- calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
- visibility 132
- comment 0 komentar
- print Cetak

ketgam : wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka saat menyapa warga di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
jakarta, duasatunews.com – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menunda kunjungan kerja ke Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, yang semula dijadwalkan pada Rabu (14/1/2026). Aparat keamanan merekomendasikan penundaan karena situasi keamanan di wilayah tersebut dinilai belum kondusif.
Panglima Kodam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim menyatakan keputusan itu diambil untuk menjamin keselamatan Wakil Presiden beserta rombongan. Saat ini, Wapres Gibran berada di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, sejak Selasa (13/1/2026), dan Yahukimo sebelumnya masuk dalam agenda kunjungan terakhir.
“Wakil Presiden ingin bertemu langsung dengan masyarakat dan meninjau pembangunan di Yahukimo. Namun, berdasarkan evaluasi keamanan hingga Rabu pagi, kami menyarankan penundaan,” kata Amrin kepada awak media di Wamena.
Ia menjelaskan, laporan intelijen mencatat adanya peningkatan aktivitas kelompok tertentu yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan. Atas dasar itu, aparat mengambil langkah preventif untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Amrin menegaskan, penundaan tersebut murni didasarkan pada pertimbangan keamanan dan tidak mengurangi perhatian pemerintah terhadap masyarakat Yahukimo. Pemerintah akan menjadwalkan ulang kunjungan Wakil Presiden setelah situasi dinilai aman dan kondusif.
Sementara itu, terkait insiden penembakan terhadap pesawat, aparat keamanan menduga pelaku berasal dari kelompok bersenjata OPM Kodap XVI Yahukimo yang dipimpin Mayor Kopitua Heluka. Aparat masih melakukan pendalaman dan meningkatkan pengamanan di wilayah tersebu

Saat ini belum ada komentar