Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Prabowo Pimpin Ratas Ekonomi, Fokus Perkuat Stabilitas dan Koordinasi Nasional

Prabowo Pimpin Ratas Ekonomi, Fokus Perkuat Stabilitas dan Koordinasi Nasional

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 259
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Duasatunews.com) — Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama menteri dan pimpinan lembaga ekonomi di Istana Kepresidenan, Selasa. Pemerintah menempatkan stabilitas ekonomi dan penguatan koordinasi kebijakan sebagai agenda utama.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah menyiapkan sejumlah agenda prioritas. Selain itu, ia menegaskan diskusi lintas sektor berjalan intensif. Namun, ia belum merinci poin pembahasan.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pertemuan ini akan membahas kondisi ekonomi terkini. Di sisi lain, ia menegaskan bank sentral mengelola nilai tukar rupiah. Oleh karena itu, pemerintah terus memperkuat koordinasi dengan otoritas moneter.

Keterlibatan Menteri dan Lembaga

Sejumlah menteri menghadiri rapat untuk memperkuat sinergi kebijakan. Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri Riset Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto ikut membahas program sektoral. Selanjutnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mendorong penguatan sektor pangan.

Selain itu, Menteri Investasi/CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Menteri Koordinator Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono mengoordinasikan kebijakan lintas sektor.

Di sisi lembaga keuangan, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi bersama Hasan Fauzi membahas perkembangan pasar keuangan. Kemudian, perwakilan LPS seperti Farid Azhar Nasution dan Anggito Abimanyu menyampaikan pandangan strategis.

Penguatan Sinergi Kebijakan

Lebih lanjut, Komisaris Utama MIND ID Fuad Bawazier, mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah, serta Gubernur BI Perry Warjiyo memberikan masukan untuk memperkuat arah kebijakan.

Dengan demikian, pemerintah memperkuat sinergi fiskal dan moneter. Selanjutnya, langkah ini diharapkan menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

 

 

 

  • Penulis: Retanto
  • Editor: wilda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jokowi bersama warga saat kirab budaya

    Jokowi kirab budaya PSI di Tegal, Libatkan Warga dan UMKM

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 476
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Jokowi kirab budaya bersama masyarakat dalam kegiatan yang digelar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Tegal, Jawa Tengah, pada hari ini. Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo hadir langsung dan membaur dengan warga yang mengikuti rangkaian acara sejak awal hingga pembukaan. Jokowi mengenakan kemeja putih dan berjalan bersama masyarakat di sepanjang rute kirab. […]

  • Program rumah layak huni Papua bagi warga dengan pembangunan rumah oleh pemerintah

    Wagub PBD Dukung Program 21 Ribu Rumah Layak Huni untuk Warga Papua

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Wakil Gubernur Papua Barat Daya (PBD), Ahmad Nausrau, mendukung penuh program pembangunan dan rehabilitasi 21.000 rumah layak huni bagi masyarakat di Tanah Papua. Program ini menjadi langkah strategis untuk menjawab tingginya kebutuhan hunian di wilayah tersebut. Ahmad Nausrau menyampaikan dukungan itu setelah menghadiri rapat koordinasi yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta, Rabu […]

  • Petugas Badan Hisab Rukiyat memantau hilal untuk penentuan awal puasa 2026 di Gedung Kanwil Kemenag DKI Jakarta.

    Awal Puasa 2026 Berpotensi Berbeda, Publik Dihadapkan pada Dua Tanggal

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 424
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Awal puasa 2026 berpotensi tidak seragam di Indonesia. Perbedaan penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah ini berdampak langsung pada kepastian ibadah, penjadwalan kegiatan sosial, serta pengaturan layanan publik di sejumlah daerah. Perbedaan tersebut muncul karena pemerintah, organisasi keagamaan, dan kalangan peneliti menggunakan metode penentuan awal bulan yang berbeda. Ramadan tahun ini diperkirakan jatuh […]

  • Trump operasi militer Kuba dinilai tidak diperlukan saat berbicara di Air Force One

    Trump Operasi Militer Kuba Dinilai Tidak Diperlukan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Washington, (duasatunews.com) — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak membutuhkan operasi militer terhadap Kuba. Trump menyampaikan pernyataan itu pada Senin (16/2) ketika menjawab pertanyaan wartawan di atas Air Force One. Sejumlah wartawan menanyakan kemungkinan langkah Amerika Serikat setelah pemerintah AS sebelumnya melancarkan operasi untuk menangkap Presiden Venezuela, Nicolás Maduro. Menanggapi pertanyaan […]

  • proyek gas Blok Masela LNG Abadi oleh Inpex

    Inpex Minta Insentif untuk Proyek Gas Blok Masela Rp352 Triliun

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 340
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Proyek gas Blok Masela memasuki fase krusial setelah pengembangnya, Inpex Masela Ltd, meminta sejumlah insentif kepada pemerintah. Perusahaan menilai dukungan kebijakan sangat penting agar pembangunan proyek LNG Abadi berjalan sesuai target. Project Director Inpex Masela, Jarrad Blinco, menyampaikan bahwa proyek gas Blok Masela terus menunjukkan perkembangan positif. Dengan dukungan SKK Migas, perusahaan telah […]

  • bentrokan Pakistan Afghanistan di wilayah perbatasan

    Bentrokan Pakistan Afghanistan: masih berlanjut

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 339
    • 0Komentar

    ISLAMABAD, (duasatunews.com) — Bentrokan Pakistan Afghanistan kembali memanas setelah militer Pakistan mengklaim menewaskan 274 militan Afghanistan dan melukai lebih dari 400 lainnya dalam konflik lintas perbatasan. Bentrokan tersebut berlangsung sejak Kamis (26/2) hingga Jumat (27/2) di sejumlah sektor perbatasan kedua negara. Klaim Militer Pakistan soal Serangan Militan Direktur Jenderal Inter-Services Public Relations (ISPR), Letnan Jenderal […]

expand_less