Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Prabowo Pimpin Ratas Ekonomi, Fokus Perkuat Stabilitas dan Koordinasi Nasional

Prabowo Pimpin Ratas Ekonomi, Fokus Perkuat Stabilitas dan Koordinasi Nasional

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 168
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Duasatunews.com) — Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama menteri dan pimpinan lembaga ekonomi di Istana Kepresidenan, Selasa. Pemerintah menempatkan stabilitas ekonomi dan penguatan koordinasi kebijakan sebagai agenda utama.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah menyiapkan sejumlah agenda prioritas. Selain itu, ia menegaskan diskusi lintas sektor berjalan intensif. Namun, ia belum merinci poin pembahasan.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pertemuan ini akan membahas kondisi ekonomi terkini. Di sisi lain, ia menegaskan bank sentral mengelola nilai tukar rupiah. Oleh karena itu, pemerintah terus memperkuat koordinasi dengan otoritas moneter.

Keterlibatan Menteri dan Lembaga

Sejumlah menteri menghadiri rapat untuk memperkuat sinergi kebijakan. Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri Riset Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto ikut membahas program sektoral. Selanjutnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mendorong penguatan sektor pangan.

Selain itu, Menteri Investasi/CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Menteri Koordinator Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono mengoordinasikan kebijakan lintas sektor.

Di sisi lembaga keuangan, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi bersama Hasan Fauzi membahas perkembangan pasar keuangan. Kemudian, perwakilan LPS seperti Farid Azhar Nasution dan Anggito Abimanyu menyampaikan pandangan strategis.

Penguatan Sinergi Kebijakan

Lebih lanjut, Komisaris Utama MIND ID Fuad Bawazier, mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah, serta Gubernur BI Perry Warjiyo memberikan masukan untuk memperkuat arah kebijakan.

Dengan demikian, pemerintah memperkuat sinergi fiskal dan moneter. Selanjutnya, langkah ini diharapkan menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

 

 

 

  • Penulis: Retanto
  • Editor: wilda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pekerja memeriksa tabung LPG Bright Gas 5,5 kg di gudang distribusi saat harga LPG naik

    Harga LPG Non-Subsidi Naik Secara Nasional

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Harga LPG naik mulai 18 April 2026 setelah PT Pertamina Patra Niaga menetapkan harga baru untuk produk non-subsidi. Kebijakan ini berlaku di seluruh Indonesia dan langsung memengaruhi tabung 5,5 kg serta 12 kg. Perusahaan menyesuaikan harga dengan kondisi pasar energi dan biaya distribusi di tiap daerah. Kenaikan Terasa di Jawa hingga Bali Di wilayah Jawa, […]

  • Penundaan Umrah Timur Tengah, Kemenhaj Buat 10 Komitmen

    Penundaan Umrah Timur Tengah, Kemenhaj Buat 10 Komitmen

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 247
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Penundaan umrah Timur Tengah menjadi perhatian pemerintah setelah situasi keamanan kawasan mempengaruhi perjalanan ibadah umrah. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menggelar pertemuan bersama sejumlah pemangku kepentingan guna membahas langkah mitigasi yang diperlukan. Pertemuan tersebut melibatkan perwakilan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Perhubungan, perusahaan penerbangan, serta asosiasi Penyelenggara Perjalanan […]

  • Kementerian Keuangan mengkaji kenaikan gaji PNS 2026

    Kenaikan Gaji PNS 2026 Masih Dikaji Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 561
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Pemerintah masih mengkaji rencana kenaikan gaji PNS 2026. Kementerian Keuangan memilih menunggu hasil evaluasi kondisi ekonomi nasional sebelum mengambil keputusan yang berdampak langsung pada belanja negara dan kesinambungan fiskal. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah memerlukan waktu sekitar satu triwulan untuk membaca arah ekonomi secara lebih jelas. Menurutnya, sinkronisasi kebijakan ekonomi […]

  • Kenapa Invasi Amerika Serikat Ke Venezuela Sangat Problematika?

    Kenapa Invasi Amerika Serikat Ke Venezuela Sangat Problematika?

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 571
    • 0Komentar

    Jakarta, DuaSatuNews.com — invasi AS ke Venezuela kembali menjadi sorotan internasional setelah sejumlah pejabat Amerika Serikat menyampaikan opsi penggunaan kekuatan militer. Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi dari berbagai negara dan pengamat global. Wacana ini muncul di tengah [krisis politik Venezuela] yang belum menunjukkan tanda penyelesaian. Amerika Serikat terus menekan pemerintah Caracas melalui sanksi ekonomi dan […]

  • Ilustrasi kebingungan tarif Trump dan respons Purbaya terhadap gejolak pasar keuangan Indonesia

    Tarif Trump Membuat Pasar Waspada, Purbaya Kirim Sinyal Penting ke Investor

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 178
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Kebingungan tarif Trump kembali menekan sentimen pasar keuangan global dan ikut memengaruhi pergerakan aset di Indonesia. Meski tekanan eksternal meningkat, otoritas moneter menilai fundamental domestik tetap solid dan memberi sinyal penting bagi investor di awal pekan. Ketidakpastian kebijakan dagang Amerika Serikat membuat pelaku pasar global bersikap lebih hati-hati. Investor cenderung mengurangi eksposur […]

  • Purbaya minta kembalikan beasiswa LPDP saat konferensi pers APBN KiTa Februari 2026

    Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan Pengembalian Beasiswa LPDP

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 186
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Purbaya kembalikan beasiswa LPDP sebagai bentuk ketegasan pemerintah dalam menjaga akuntabilitas dana pendidikan negara. Pemerintah menilai langkah ini penting untuk memastikan seluruh penerima beasiswa menjalankan kewajiban secara bertanggung jawab. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan sikap tersebut dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Februari 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026). Ia menegaskan pemerintah […]

expand_less