Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Aturan Tanah Telantar Prabowo: Negara Kini Bisa Ambil Alih Lahan Menganggur

Aturan Tanah Telantar Prabowo: Negara Kini Bisa Ambil Alih Lahan Menganggur

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 356
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Aturan tanah telantar Prabowo menempatkan isu penguasaan lahan kembali di pusat perhatian publik. Kebijakan ini menyasar tanah yang dikuasai pemilik hak namun dibiarkan menganggur, sementara kebutuhan lahan untuk perumahan, pangan, dan pembangunan daerah terus meningkat.

Penelantaran Lahan Dinilai Merugikan Publik

Pemerintah menilai praktik penelantaran tanah memperlebar kesenjangan sosial dan ekonomi. Banyak lahan tidak memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. Kondisi ini juga memicu konflik agraria dan menurunkan kualitas lingkungan di sejumlah wilayah.

Pemerintah Perkuat Dasar Hukum Penertiban

Presiden Prabowo Subianto menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan dan Tanah Telantar. Pemerintah mengundangkan aturan tersebut pada 6 November 2025 dan memublikasikannya ke publik pada Februari 2026. Melalui regulasi ini, negara mewajibkan pemegang hak menjaga, mengelola, dan memanfaatkan tanah sesuai peruntukan.

Jika pemilik mengabaikan kewajiban tersebut, pemerintah dapat menertibkan lahan melalui tahapan peringatan dan evaluasi. Dalam kondisi tertentu, negara berhak mengambil alih tanah yang terbukti telantar.

Respons Kritis dari Pengamat Agraria

Sejumlah pengamat agraria menyambut kebijakan ini sebagai sinyal tegas terhadap penguasaan lahan tidak produktif. Namun, mereka menyoroti perlunya kriteria yang jelas dan terukur. Tanpa definisi yang tegas, kebijakan ini berpotensi memicu sengketa hukum baru di tingkat daerah.

Peluang dan Risiko bagi Daerah

Bagi pemerintah daerah, kebijakan penertiban tanah membuka peluang pemanfaatan lahan untuk perumahan rakyat, reforma agraria, dan ketahanan pangan. Masyarakat berpeluang memperoleh akses lahan yang lebih adil. Namun, pemerintah daerah juga perlu mengantisipasi potensi konflik sosial jika proses penetapan tidak transparan.

Pelaksanaan Jadi Penentu Dampak

Keberhasilan aturan ini sangat bergantung pada pelaksanaan di lapangan. Pemerintah perlu menjaga keterbukaan, pengawasan, dan mekanisme keberatan. Dengan tata kelola yang baik, aturan tanah telantar Prabowo dapat memperbaiki distribusi lahan tanpa mengabaikan kepastian hukum.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • evakuasi penumpang KMP Dharma Ferry VII oleh TNI AL di perairan Surabaya

    Evakuasi Penumpang Ferry di Surabaya, TNI AL Temukan Korban

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Evakuasi penumpang ferry dilakukan tim gabungan setelah seorang penumpang KMP Dharma Ferry VII terjatuh ke laut di jalur Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS), Rabu (4/3). Tim dari TNI Angkatan Laut bersama Basarnas dan aparat kepolisian segera melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama TNI Tunggul, mengatakan […]

  • Menpora Dorong Fasilitas Olahraga di Sekolah Rakyat dan Garuda

    Menpora Dorong Fasilitas Olahraga di Sekolah Rakyat dan Garuda

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 613
    • 0Komentar

    Fasilitas olahraga sekolah menjadi salah satu isu penting dalam pengembangan pendidikan nasional. Pemerintah mendorong agar sekolah tidak hanya berfungsi sebagai ruang belajar akademik, tetapi juga sebagai pusat pembinaan kesehatan dan karakter generasi muda. Jakarta, duasatunews.com — Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mendorong penyediaan fasilitas olahraga di Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda. Ia menilai sarana […]

  • Ilustrasi program RTLH Sultra 2026 yang menampilkan pembangunan 600 rumah layak huni oleh Pemprov Sulawesi Tenggara dengan pekerja konstruksi di lokasi proyek

    Pemprov Sultra Gelontorkan Rp30 Miliar, 600 Rumah RTLH Bakal Diganti Hunian Layak

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 502
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)membangun 600 rumah layak huni dengan anggaran Rp30 miliar. Program ini menyasar warga berpenghasilan rendah yang masih tinggal di rumah tidak layak di berbagai wilayah Sulawesi Tenggara. Selain itu, Pemprov Sultra menjalankan program ini untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pemerintah menargetkan warga menempati rumah yang lebih aman, sehat, dan layak huni. Survei Lapangan di 10 […]

  • DPRD Prioritaskan KJP KJMU saat efisiensi anggaran untuk menjaga program pendidikan, subsidi pangan, dan penanganan banjir di Jakarta

    DPRD DKI Pastikan KJP, KJMU dan Program Warga Tetap Aman di Tengah Efisiensi Anggaran

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – DPRD Prioritaskan KJP KJMU sebagai program utama yang tetap berjalan di tengah kebijakan efisiensi anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kebijakan tersebut dilakukan untuk menghadapi tekanan fiskal tanpa mengurangi layanan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin, menegaskan bahwa DPRD akan mengawal seluruh proses penganggaran agar tetap berpihak kepada warga. Menurutnya, […]

  • Penembakan remaja Makassar oleh anggota polisi

    Penembakan Remaja Makassar, Polri Evaluasi Senjata Api

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 399
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Penembakan remaja Makassar menjadi perhatian publik setelah seorang remaja berusia 18 tahun meninggal dunia akibat tembakan yang diduga berasal dari senjata anggota polisi. Peristiwa itu terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan. Menanggapi kejadian tersebut, Kepolisian Negara Republik Indonesia terus melakukan evaluasi terhadap prosedur operasional anggotanya, termasuk penggunaan senjata api di lapangan. Karopenmas Divisi […]

  • Barcelona Juara Supercopa 2026 Usai Kalahkan Real Madrid 3–2

    Barcelona Juara Supercopa 2026 Usai Kalahkan Real Madrid 3–2

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 753
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Barcelona juara Supercopa 2026 setelah menundukkan Real Madrid dengan skor 3–2 pada laga final El Clásico yang berlangsung di King Abdullah Sports City Stadium, Arab Saudi. Dengan kemenangan tersebut, FC Barcelona kembali menegaskan dominasinya di ajang Supercopa de España. Selain itu, hasil ini memastikan Barcelona mempertahankan gelar untuk dua musim berturut-turut. Sekaligus, […]

expand_less