Breaking News
light_mode
Beranda » Bencana Alam » Korpasgat Evakuasi Longsor Cisarua, TNI AU Perkuat Operasi SAR

Korpasgat Evakuasi Longsor Cisarua, TNI AU Perkuat Operasi SAR

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 74
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG BARAT, duasatunews.com — Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) melaksanakan evakuasi longsor di Cisarua sebagai bagian dari operasi kemanusiaan TNI Angkatan Udara, Selasa (27/1). Melalui pengerahan personel Korpasgat, TNI AU memperkuat pencarian dan penyelamatan korban bersama tim SAR gabungan di lokasi terdampak.

Operasi Pencarian Masuk Hari Keempat

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, menyatakan operasi pencarian telah memasuki hari keempat pascabencana. Prajurit Korpasgat tetap berada di area longsor untuk mempercepat proses evakuasi korban.

Ia menyampaikan bahwa personel terus bekerja dengan mengedepankan keselamatan. Tim juga menjaga koordinasi dengan unsur SAR lainnya di lapangan.

Cuaca dan Medan Jadi Tantangan

I Nyoman menjelaskan, curah hujan tinggi masih terjadi di kawasan Cisarua. Kondisi tersebut membatasi pergerakan personel dan penggunaan alat berat.

Selain itu, tanah yang labil meningkatkan risiko longsor susulan. Tim SAR karena itu menerapkan kewaspadaan tinggi selama operasi berlangsung.

Tim SAR Lanjutkan Evakuasi Bertahap

Meski menghadapi kendala, tim SAR gabungan tetap melanjutkan pencarian secara bertahap. Petugas memfokuskan upaya di titik-titik prioritas yang dinilai aman untuk diakses.

Tim juga memaksimalkan peralatan SAR untuk mempersempit area pencarian. Langkah ini bertujuan mempercepat penemuan korban.

TNI AU Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

I Nyoman menegaskan, keterlibatan Korpasgat menunjukkan komitmen TNI AU dalam misi kemanusiaan. TNI AU, kata dia, menempatkan keselamatan personel sebagai prioritas utama.

“Kami mengerahkan prajurit Korpasgat untuk membantu masyarakat terdampak. TNI AU akan terus bekerja bersama tim SAR gabungan hingga evakuasi selesai,” ujar I Nyoman.

Unsur Gabungan Terlibat di Lapangan

Operasi evakuasi ini melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, Basarnas, pemerintah daerah, serta relawan. Pemerintah setempat juga memperkuat koordinasi lintas instansi.

Koordinasi tersebut sejalan dengan peran Badan Nasional Penanggulangan Bencana dalam mempercepat respons darurat dan pemulihan wilayah terdampak.

Kehadiran TNI AU melalui Korpasgat diharapkan dapat mempercepat evakuasi dan meringankan beban warga terdampak longsor di Cisarua.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • hunian sementara Karang Baru mulai dihuni warga terdampak banjir

    Hunian Sementara Korban Banjir Bandang Karang Baru

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com –  Pemerintah daerah menempatkan warga terdampak ke hunian sementara korban banjir bandang Karang Baru sebagai bagian dari pemulihan pascabencana. Sebanyak 600 unit hunian sementara tersedia untuk membantu warga yang kehilangan tempat tinggal. Proses penempatan warga berlangsung secara bertahap. Petugas lapangan memprioritaskan keluarga yang rumahnya rusak berat atau hanyut akibat banjir bandang. Langkah ini […]

  • Dapur MBG Kadin Sultra didukung Kadin Indonesia di Sulawesi Tenggara

    Kadin Sultra Percepat Operasional 32 Dapur MBG hingga Wilayah Pelosok

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KENDARI, duasatunews.com – Ketimpangan akses gizi bagi pelajar di wilayah terpencil Sulawesi Tenggara masih terjadi. Keterbatasan layanan dan jarak distribusi membuat sebagian anak sekolah belum menerima manfaat program pangan pemerintah secara merata. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi agenda prioritas nasional. Pemerintah menargetkan peningkatan kesehatan dan tumbuh kembang anak sekolah melalui program ini. Di Sulawesi Tenggara, […]

  • Tambang Pulau Senja di Konawe Selatan

    “Tambang Galian C Diduga Ancam Pulau Senja dan Tanjung Kartika”

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Tambang Pulau Senja kembali menuai sorotan publik. Green Institute Sulawesi Tenggara (Sultra) menolak keras aktivitas pertambangan batu gamping di Pulau Senja dan Tanjung Kartika, Konawe Selatan, karena dinilai mengancam ekosistem pesisir dan ruang hidup masyarakat. Jakarta, 4 Januari 2025 — Green Institute Sulawesi Tenggara (Sultra) menolak keras aktivitas pertambangan batu gamping (galian C) yang diduga […]

  • Megawati serahkan Leit Star PDIP kepada kader

    Leit Star PDIP Dianugerahkan Megawati kepada Enam Kader

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 147
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Leit Star PDIP menjadi simbol penghargaan bagi kader yang menunjukkan dedikasi panjang dan kontribusi nyata. Melalui penganugerahan ini, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri memberikan apresiasi kepada enam tokoh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang berperan sebagai Kader Pelopor. Pada momen pembukaan, Megawati menyerahkan penghargaan tersebut secara langsung saat membuka Rakernas I PDIP di […]

  • Penyerahan piagam penghargaan kepada Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Tenggara atas pembentukan Pos Bantuan Hukum Sultra di tingkat desa dan kelurahan.

    Pos Bantuan Hukum Sultra Hadir di Seluruh Desa dan Kelurahan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pos Bantuan Hukum Sultra resmi hadir di seluruh desa dan kelurahan setelah Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tenggara meraih penghargaan atas komitmennya memperluas akses keadilan bagi masyarakat. Dengan demikian, pemerintah daerah kini memiliki instrumen hukum yang lebih dekat dengan warga. Selanjutnya, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tenggara membentuk 2.285 Pos Bantuan Hukum […]

  • Aktivitas pertambangan di Sulawesi Tenggara yang merusak lingkungan

    HIPPMA Kendari-Jakarta Menyoroti Kerusakan Lingkungan Kian Masif Akibat Aktivitas Pertambangan Nikel di Sulawesi tenggara

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Tambang Sultra terus memicu persoalan serius bagi lingkungan dan masyarakat. Aktivitas pertambangan yang meluas di berbagai wilayah Sulawesi Tenggara kini berdampak langsung pada kualitas lingkungan hidup warga. Ketua Umum Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kendari–Jakarta (HIPPMA), Muh. Siswandi, S.H., menilai perusahaan tambang menjalankan ekspansi tanpa pengawasan ketat. Praktik tersebut mempercepat kerusakan lingkungan darat […]

expand_less
Lewat ke baris perkakas