Breaking News
light_mode
Beranda » Bencana Alam » Korpasgat Evakuasi Longsor Cisarua, TNI AU Perkuat Operasi SAR

Korpasgat Evakuasi Longsor Cisarua, TNI AU Perkuat Operasi SAR

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 382
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG BARAT, duasatunews.com — Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) melaksanakan evakuasi longsor di Cisarua sebagai bagian dari operasi kemanusiaan TNI Angkatan Udara, Selasa (27/1). Melalui pengerahan personel Korpasgat, TNI AU memperkuat pencarian dan penyelamatan korban bersama tim SAR gabungan di lokasi terdampak.

Operasi Pencarian Masuk Hari Keempat

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, menyatakan operasi pencarian telah memasuki hari keempat pascabencana. Prajurit Korpasgat tetap berada di area longsor untuk mempercepat proses evakuasi korban.

Ia menyampaikan bahwa personel terus bekerja dengan mengedepankan keselamatan. Tim juga menjaga koordinasi dengan unsur SAR lainnya di lapangan.

Cuaca dan Medan Jadi Tantangan

I Nyoman menjelaskan, curah hujan tinggi masih terjadi di kawasan Cisarua. Kondisi tersebut membatasi pergerakan personel dan penggunaan alat berat.

Selain itu, tanah yang labil meningkatkan risiko longsor susulan. Tim SAR karena itu menerapkan kewaspadaan tinggi selama operasi berlangsung.

Tim SAR Lanjutkan Evakuasi Bertahap

Meski menghadapi kendala, tim SAR gabungan tetap melanjutkan pencarian secara bertahap. Petugas memfokuskan upaya di titik-titik prioritas yang dinilai aman untuk diakses.

Tim juga memaksimalkan peralatan SAR untuk mempersempit area pencarian. Langkah ini bertujuan mempercepat penemuan korban.

TNI AU Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

I Nyoman menegaskan, keterlibatan Korpasgat menunjukkan komitmen TNI AU dalam misi kemanusiaan. TNI AU, kata dia, menempatkan keselamatan personel sebagai prioritas utama.

“Kami mengerahkan prajurit Korpasgat untuk membantu masyarakat terdampak. TNI AU akan terus bekerja bersama tim SAR gabungan hingga evakuasi selesai,” ujar I Nyoman.

Unsur Gabungan Terlibat di Lapangan

Operasi evakuasi ini melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, Basarnas, pemerintah daerah, serta relawan. Pemerintah setempat juga memperkuat koordinasi lintas instansi.

Koordinasi tersebut sejalan dengan peran Badan Nasional Penanggulangan Bencana dalam mempercepat respons darurat dan pemulihan wilayah terdampak.

Kehadiran TNI AU melalui Korpasgat diharapkan dapat mempercepat evakuasi dan meringankan beban warga terdampak longsor di Cisarua.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • tug boat Mussafah 2 meledak di Selat Hormuz

    Mussafah 2 Meledak di Selat Hormuz, Tiga WNI Hilang

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 347
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Insiden Mussafah 2 meledak terjadi di Selat Hormuz yang berada di antara perairan Uni Emirat Arab dan Oman. Ledakan tersebut menyebabkan tiga anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) hilang. Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Heni Hamidah, menjelaskan bahwa ledakan terjadi pada Jumat (6/3/2026) dini […]

  • Puluhan Orang Keracunan Massal di Kendari, Polisi Segera Lakukan Penyelidikan

    Puluhan Orang Keracunan Massal di Kendari, Polisi Segera Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Keracunan massal Kendari menimpa puluhan warga di Kendari, Sulawesi Tenggara. Warga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari sumber yang sama. Polisi dan tim kesehatan langsung bergerak untuk menangani kejadian tersebut. Petugas medis mengevakuasi korban ke rumah sakit dan puskesmas terdekat. Tim kesehatan memberikan penanganan sejak laporan pertama masuk. Mayoritas korban menunjukkan […]

  • Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO

    Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 474
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Senin (12/01/2026) Aksi IMPH di Dirjen Minerba menjadi sorotan publik setelah Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum menggelar unjuk rasa terkait dugaan tambang ilegal di Sulawesi Tenggara. Pertama, Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum (IMPH) menggelar aksi unjuk rasa. Aksi tersebut berlangsung di kantor Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Kementerian Energi dan Sumber Daya […]

  • Peresmian hunian sementara sebagai solusi awal rumah permanen Aceh Tamiang

    Aceh Tamiang Butuh Kepastian Pembangunan Rumah untuk Korban Bencana

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 484
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menilai jumlah pembangunan kembali (rebuilding) rumah permanen bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi masih belum mencukupi. Pemerintah pusat baru memastikan pembangunan 2.446 unit rumah, sementara kebutuhan riil diperkirakan jauh lebih besar. Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyatakan pemerintah daerah memperkirakan kebutuhan rumah permanen mencapai sekitar 20.000 unit. Perkiraan itu […]

  • “hukum sepekan, kasus Chromebook, Nadiem Makarim”

    Dinamika Hukum Sepekan: Dari Kasus Chromebook hingga Polemik Nobar Film

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 150
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Sejumlah peristiwa hukum menarik perhatian publik sepanjang pekan ini. Kasus dugaan korupsi Chromebook yang menjerat mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menjadi isu paling menonjol. Selain itu, pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai soal larangan nobar film juga memicu perhatian masyarakat. Kejaksaan Agung menuntut Nadiem Makarim dengan hukuman 18 tahun penjara. Jaksa menilai Nadiem terlibat dalam dugaan […]

  • perhatian pemerintah Sulut di wilayah kepulauan dengan aktivitas masyarakat pesisir dan transportasi perahu

    Perhatian Pemerintah Sulut Didorong Komisi XIII DPR untuk Wilayah Kepulauan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Perhatian pemerintah Sulut kembali menjadi sorotan. Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dewi Asmara, meminta pemerintah pusat meningkatkan fokus pada wilayah kepulauan di Sulawesi Utara. Ia menilai wilayah ini menghadapi tantangan geografis yang kompleks. Wilayah tersebut terdiri dari banyak pulau kecil, sebagian masuk kategori 3T, dan rawan bencana. Karena itu, pemerintah pusat perlu menyusun kebijakan […]

expand_less