Breaking News
light_mode
Beranda » Politik » Pilkada Langsung PDIP, Ganjar Tolak DPRD

Pilkada Langsung PDIP, Ganjar Tolak DPRD

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
  • visibility 462
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com — Pilkada langsung PDIP kembali menjadi sikap resmi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dalam merespons wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. PDIP menegaskan dukungan terhadap pemilihan langsung oleh rakyat sebagai bentuk kedaulatan demokrasi.

Pernyataan ini muncul seiring menguatnya pembahasan wacana Pilkada di tingkat nasional. Sejumlah partai politik mulai menyampaikan pandangan berbeda terkait mekanisme pemilihan kepala daerah.

Sikap Resmi PDIP soal Pilkada Langsung

Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menegaskan posisi partai tidak berubah. Ia menyebut PDIP sejak awal reformasi mendukung pemilihan langsung kepala daerah.

“Sikap PDI Perjuangan sangat jelas. Kami mendukung pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat,” kata Ganjar di sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

Ganjar menyampaikan sikap tersebut saat partai membahas berbagai agenda strategis nasional. Salah satu agenda tersebut menyangkut arah demokrasi lokal.

Dasar Sejarah dan Konstitusional Pilkada

Ganjar menjelaskan sistem Pilkada telah mengalami perubahan besar. Pada era Orde Baru, pemerintah memilih kepala daerah melalui DPRD. Setelah reformasi, pemerintah mengubah sistem tersebut. Perubahan itu merespons tuntutan demokratisasi dan partisipasi publik.

Ganjar menambahkan, Pilkada langsung telah melewati uji konstitusional di Mahkamah Konstitusi. Mahkamah menempatkan Pilkada sebagai bagian dari rezim pemilu. Oleh karena itu, rakyat memilih kepala daerah secara langsung melalui penyelenggaraan Komisi Pemilihan Umum.

Menurut Ganjar, sistem ini memberi legitimasi kuat kepada kepala daerah. Pemilihan langsung juga memperkuat akuntabilitas. Kepala daerah bertanggung jawab langsung kepada pemilih.

Perbedaan Sikap Antarpartai Politik

Sementara itu, Partai Gerindra menyampaikan pandangan berbeda. Partai tersebut mendukung pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Sugiono menyebut pertimbangan efisiensi sebagai alasan utama. Ia menilai mekanisme DPRD dapat memangkas tahapan pemilihan. Menurutnya, cara tersebut juga menekan waktu pelaksanaan dan kebutuhan anggaran.

“Gerindra mendukung rencana pemilihan kepala daerah oleh DPRD, baik bupati, wali kota, maupun gubernur,” kata Sugiono dalam keterangan tertulis, Senin (29/12/2025).

Perbedaan pandangan ini menunjukkan dinamika politik nasional. Perdebatan soal demokrasi lokal masih terus berkembang di Indonesia.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • sidang penyiraman Andrie Yunus di pengadilan militer Jakarta

    Sidang Perdana Kasus Penyiraman Andrie Yunus Digelar 29 April 2026

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 266
    • 2Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjadwalkan sidang penyiraman Andrie Yunus pada Rabu, 29 April 2026. Tim pengadilan menetapkan jadwal itu setelah menerima dan memeriksa berkas perkara dari Oditurat Militer II-07 Jakarta. Jaksa akan membacakan surat dakwaan pada sidang perdana terhadap empat terdakwa yang berstatus anggota militer aktif. Kasus ini menarik perhatian publik karena korban […]

  • Penyidik menelusuri aset korupsi FA dalam kasus dugaan korupsi dan TPPU.

    Legislator Desak Aparat Kejar Seluruh Aset Diduga Hasil Korupsi FA

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 109
    • 6Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Anggota Komisi III DPR RI Rikwanto mendesak aparat penegak hukum menelusuri dan menyita seluruh aset yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) milik FA. Langkah itu bertujuan mengungkap aliran dana sekaligus menemukan pihak lain yang ikut terlibat. Rikwanto menilai penyidik tidak boleh berhenti setelah menetapkan tersangka. Aparat harus […]

  • Gerindra rapat MKP Sudewo bahas status kader

    Gerindra Rapat MKP Sudewo, Hormati Proses Hukum KPK

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Gerindra rapat MKP Sudewo setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Pati tersebut sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi. Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan partainya langsung mengaktifkan mekanisme internal melalui Mahkamah Kehormatan Partai (MKP) sebagai bentuk tanggung jawab organisasi. “Partai sedang menggelar rapat Mahkamah Kehormatan Partai. Kami menunggu […]

  • harga emas Antam hari ini di gerai Logam Mulia

    Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp30.000

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Emas Antam naik Rp30 ribu pada perdagangan Sabtu pagi. Berdasarkan pantauan di laman Logam Mulia pukul 09.03 WIB, harga emas batangan meningkat dari Rp2.890.000 menjadi Rp2.920.000 per gram. Pada saat yang sama, harga beli kembali atau buyback emas Antam berada di level Rp2.706.000 per gram. Dengan demikian, harga buyback tersebut menjadi acuan […]

  • Dugaan Kejahatan Lingkungan PT TMS, Mahasiswa Desak KPK Usut

    Dugaan Kejahatan Lingkungan PT TMS, Mahasiswa Desak KPK Usut

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 504
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Koalisi Mahasiswa Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (26/1/2026). Dalam aksi tersebut, mereka mendesak KPK mengusut dugaan kejahatan lingkungan PT TMS di Sulawesi Tenggara. Para mahasiswa menilai KPK harus bertindak tegas dan terbuka. Mereka menegaskan penegakan hukum harus berjalan tanpa pengecualian, termasuk terhadap pihak […]

  • Aksi protes terkait Sanksi G7 terhadap Iran di Teheran

    Sanksi G7 terhadap Iran Picu Ketegangan

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Sanksi G7 terhadap Iran kembali memicu ketegangan diplomatik antara Teheran dan kelompok negara industri maju tersebut. Pemerintah Iran mengecam keras pernyataan terbaru Group of Seven (G7) yang membuka peluang pemberlakuan pembatasan tambahan. Kementerian Luar Negeri Iran menyampaikan kecaman melalui pernyataan resmi di Telegram. Dalam keterangan tersebut, Teheran menilai sikap G7 sebagai campur […]

expand_less