Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Perjanjian New START: Rusia Tak Lagi Terikat Kewajiban

Perjanjian New START: Rusia Tak Lagi Terikat Kewajiban

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 493
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Moskow, duasatunews.com — Perjanjian New START memasuki fase baru setelah pemerintah Rusia menyatakan bahwa mulai 4 Februari para pihak tidak lagi mematuhi kewajiban dan deklarasi simetris. Rusia menegaskan setiap negara kini bebas menentukan langkah lanjutan terkait kebijakan senjata strategis.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyampaikan pernyataan tersebut pada Rabu (4/2). Pemerintah Rusia mengaku telah mengajukan upaya perpanjangan perjanjian melalui jalur diplomatik. Rusia mengirim inisiatif terakhir pada 22 September lalu.

Pada saat itu, Presiden Vladimir Putin mengusulkan agar pembatasan senjata strategis tetap berlaku. Usulan tersebut mencakup masa satu tahun setelah perjanjian berakhir. Namun hingga kini, Rusia belum menerima tanggapan resmi dari Amerika Serikat melalui saluran bilateral.

“Kami berasumsi bahwa para pihak dalam New START tidak lagi mematuhi kewajiban atau deklarasi simetris apa pun. Mereka bebas memilih langkah selanjutnya,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia.

Sikap Rusia dan Langkah Selanjutnya

Selanjutnya, Rusia menyatakan akan bertindak secara bertanggung jawab dan seimbang. Pemerintah Rusia menyusun kebijakan senjata strategis berdasarkan analisis kebijakan militer Amerika Serikat. Rusia juga mempertimbangkan perkembangan situasi strategis global.

Di sisi lain, Rusia menegaskan kesiapan mengambil langkah militer-teknis jika muncul ancaman tambahan terhadap keamanan nasional. Namun demikian, pemerintah tetap membuka peluang dialog.

“Kami tetap terbuka mencari solusi politik dan diplomatik. Dialog setara dan saling menguntungkan tetap menjadi opsi,” ujar kementerian tersebut.

Dampak Global

New START menjadi satu-satunya perjanjian yang masih mengikat secara hukum antara Rusia dan Amerika Serikat. Perjanjian ini membatasi kekuatan nuklir strategis kedua negara.

Karena itu, berakhirnya efektivitas New START memicu kekhawatiran komunitas internasional. Sejumlah pengamat menilai situasi ini berpotensi membuka era baru persaingan nuklir tanpa regulasi yang jelas. Kondisi tersebut juga dapat meningkatkan ketegangan strategis global.

Sumber: Anadolu

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Ungkap Sekeluarga Tewas di Warakas Jakut Terindikasi Keracunan

    Polisi Ungkap Sekeluarga Tewas di Warakas Jakut Terindikasi Keracunan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 563
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kasus Warakas keracunan yang menewaskan seorang ibu dan dua anak di Jakarta Utara masih berada dalam penyelidikan intensif kepolisian. Polisi menemukan indikasi awal adanya unsur keracunan dalam peristiwa tersebut. Polda Metro Jaya menyampaikan temuan awal itu berdasarkan pemeriksaan di lokasi kejadian. Polisi menegaskan temuan tersebut belum bersifat final dan masih memerlukan pembuktian […]

  • Ilustrasi bea cukai haji 2025 saat petugas memeriksa barang bawaan jemaah dengan aturan pembebasan bea masuk dan pelaporan lisan.

    Bea Cukai Haji 2025: Aturan Baru Barang Bawaan Jemaah

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 300
    • 1Komentar

    Aturan Baru Bea Cukai Jemaah Haji 2025 Jakarta,(duasatunews.com)//Pemerintah memperbarui aturan bea cukai untuk mempermudah jemaah haji saat kembali ke Indonesia. Kementerian Keuangan menetapkan kebijakan ini melalui PMK Nomor 34 Tahun 2025. Aturan ini membantu mempercepat pemeriksaan di bandara sekaligus menjaga pengawasan barang dari luar negeri. Pemerintah Permudah Barang Bawaan Jemaah Pemerintah memberi fasilitas pembebasan bea […]

  • MUI dukung Indonesia gabung Board of Peace usai bertemu Presiden Prabowo

    MUI Dukung BoP, Prabowo Tegaskan Sikap soal Palestina

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 543
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – MUI dukung BoP setelah mendengar penjelasan langsung Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta. Dukungan tersebut bersifat bersyarat. MUI menekankan prinsip kemaslahatan umat, bangsa, dan kemanusiaan. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Iskandar mengatakan Presiden menjelaskan alasan Indonesia bergabung dengan Board of Peace. Penjelasan itu memberi kejelasan arah kebijakan […]

  • Ilustrasi krisis energi global akibat konflik Timur Tengah dengan tanker minyak di Selat Hormuz, lonjakan harga energi, dan aktivitas kilang minyak.

    Krisis Energi Global Terparah Dipicu Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 279
    • 0Komentar

    jakarta,(duasatunews.com) — Dunia menghadapi krisis energi paling serius dalam sejarah modern akibat konflik di Timur Tengah. Komisaris Energi dan Perumahan Uni Eropa, Dan Jorgensen, menyampaikan peringatan itu pada Selasa (5/5). Dalam konferensi pers di Brussels, Belgia, Jorgensen menilai krisis ini menguji ketahanan ekonomi global, stabilitas sosial, serta kerja sama antarnegara. Selain itu, ia menegaskan tekanan tidak […]

  • Peternakan Ayam Petelur LPM Dukung Program MBG Bogor

    Peternakan Ayam Petelur LPM Dukung Program MBG Bogor

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 492
    • 9Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pemerintah Kota Bogor mengembangkan peternakan ayam petelur berbasis LPM di Kecamatan Bogor Utara. Program ini memperkuat pasokan bahan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mendorong peran aktif masyarakat. Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menyerahkan 80 ekor ayam petelur kepada delapan ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Setiap LPM menerima 10 […]

  • Aksi IPPMI Konsel di Kementerian ESDM tuntut cabut IUP PT WIN

    Ippmi Konsel Geruduk Kementerian ESDM RI, Tantang Bahlil Cabut IUP PT. WIN

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 1.073
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia Konawe Selatan (IPPMI Konsel) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Jakarta, menuntut agar pemerintah pusat segera mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT. Wijaya Inti Nusantara (WIN). Massa aksi menyuarakan bahwa keberadaan PT. WIN di Konawe Selatan telah menimbulkan banyak […]

expand_less