MUI Dukung BoP, Prabowo Tegaskan Sikap soal Palestina
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
- visibility 150
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan keterangan pers usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, terkait sikap MUI dukung Indonesia gabung Board of Peace.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, duasatunews.com – MUI dukung BoP setelah mendengar penjelasan langsung Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta. Dukungan tersebut bersifat bersyarat. MUI menekankan prinsip kemaslahatan umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Iskandar mengatakan Presiden menjelaskan alasan Indonesia bergabung dengan Board of Peace. Penjelasan itu memberi kejelasan arah kebijakan luar negeri Indonesia.
“Presiden menyampaikan komitmen agar keikutsertaan Indonesia membawa kemaslahatan bagi umat dan kemanusiaan,” ujar Anwar di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Anwar menegaskan, MUI dukung BoP karena Presiden menunjukkan sikap tegas terhadap isu Palestina. Presiden berkomitmen memperjuangkan kemerdekaan Palestina secara utuh dan berdaulat. Ia juga ingin membantu penderitaan rakyat Palestina, terutama di Gaza.
Menurut Anwar, Indonesia tidak ingin bersikap pasif dalam forum tersebut. Pemerintah berencana berperan aktif bersama negara-negara Islam lain. Indonesia ingin mendorong perdamaian yang adil dan berimbang.
“Presiden ingin berjuang secara nyata untuk Palestina,” kata Anwar.
Presiden Prabowo juga menegaskan sikap tegas pemerintah. Indonesia siap menarik diri dari Board of Peace jika forum itu tidak bermanfaat. Pemerintah juga akan keluar jika forum tersebut tidak berpihak pada Palestina.
Anwar menilai sikap itu penting. Pernyataan tersebut menunjukkan konsistensi politik luar negeri Indonesia. Indonesia tetap berpegang pada prinsip bebas dan aktif.
“Jika tidak bermaslahat, Indonesia akan keluar,” tegasnya.
Sebelumnya, MUI sempat mengkritik keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace. Kritik itu muncul karena forum tersebut tidak melibatkan Palestina sebagai anggota. MUI juga menyoroti komposisi keanggotaan Dewan Perdamaian.
Namun, setelah mendengar penjelasan langsung Presiden Prabowo, sikap MUI berubah. MUI kini menyatakan dukungan dengan catatan yang jelas. Dukungan itu tetap bersyarat.
MUI dukung BoP selama forum tersebut membawa kemaslahatan. MUI juga menegaskan dukungan hanya berlaku jika forum berpihak pada keadilan. Palestina harus menjadi perhatian utama.
MUI berharap pemerintah konsisten mengawal sikap tersebut. Indonesia diharapkan tetap membela kepentingan kemanusiaan global. Perjuangan untuk Palestina harus terus berjalan.
