Breaking News
light_mode
Beranda » Politik » Revisi UU Pemilu DPR Mulai Dibahas Komisi II

Revisi UU Pemilu DPR Mulai Dibahas Komisi II

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • visibility 199
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Revisi UU Pemilu DPR mulai dibahas Komisi II DPR RI melalui rapat untuk menyerap masukan publik. DPR memasukkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2026. Oleh karena itu, Komisi II membuka dialog luas dengan akademisi dan lembaga kajian guna memperkuat kualitas regulasi.

Dalam rapat di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa, Komisi II mengundang berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia. Dengan langkah ini, DPR berupaya menyusun revisi yang konstitusional, partisipatif, dan relevan dengan dinamika kepemiluan nasional.

Revisi UU Pemilu DPR Berpijak pada Konstitusi

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima menegaskan DPR membahas revisi dengan berpijak pada konstitusi. Menurutnya, setiap masukan publik akan memperkaya perumusan norma serta memperjelas arah kebijakan kepemiluan ke depan.

“Setiap masukan menjadi bahan penting bagi DPR untuk menyusun RUU Pemilu yang lebih baik dan menjawab kebutuhan bangsa,” ujar Aria.

Selain itu, Aria menegaskan DPR tidak membahas perubahan mekanisme pemilihan Presiden dan Wakil Presiden melalui MPR. DPR memilih memfokuskan pembahasan pada aspek teknis dan tata kelola pemilu.

Isu Strategis Pascaputusan MK

Komisi II memusatkan pembahasan pada ambang batas pencalonan Presiden dan Wakil Presiden (presidential threshold) pascaputusan MK Nomor 62/PUU-XIII/2024. Di samping itu, DPR mengevaluasi sistem pemilu legislatif proporsional terbuka sesuai Pasal 168 ayat (2) UU Pemilu.

Selanjutnya, DPR menyoroti ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dengan merujuk Putusan MK Nomor 116/PUU-XVIII/2023. DPR juga membahas verifikasi partai politik berdasarkan Putusan MK Nomor 55 Tahun 2020.

“Dari sisi kelembagaan peserta pemilu, verifikasi partai politik tetap relevan untuk dibahas,” kata Aria.

Dapil dan Keserentakan Pemilu

Komisi II juga membahas penataan daerah pemilihan (dapil) dengan merujuk Putusan MK Nomor 80 Tahun 2022. Selain itu, DPR mencermati keserentakan pemilu pascaputusan MK Nomor 135/2024, termasuk wacana pemisahan pemilu nasional dan pemilu daerah beserta tata kelola penyelenggaraannya.

Dengan demikian, DPR menargetkan RUU Pemilu yang adil dan adaptif. Pada akhirnya, regulasi ini diharapkan mampu memperkuat demokrasi Pancasila, meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu, serta menumbuhkan kepercayaan publik terhadap sistem demokrasi nasional.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • beasiswa LP2D untuk mahasiswa tidak mampu

    LP2D Tolak Revisi RTRW Sultra: Syarat Kepentingan Pengusaha, Abaikan Ekologi

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 910
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Organisasi Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Daerah (LP2D) secara tegas menolak rencana Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Penolakan ini muncul karena LP2D menilai kebijakan tersebut berisiko memperparah kerusakan lingkungan dan lebih mengutamakan kepentingan investasi dibandingkan keberlanjutan ekosistem. Revisi RTRW dan Ekspansi Industri Nikel Isu revisi RTRW mengemuka […]

  • Ketua Kadin Sultra Anton Timbang menerima pataka pada Musprov Kadin Sultra di Kendari

    Kadin Sultra Masuki Periode Baru, Anton Timbang Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 160
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VIII kembali mempercayakan Anton Timbang sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Sulawesi Tenggara (Kadin Sultra) periode 2026–2031. Forum tersebut berlangsung di Kendari, Sabtu (14/2/2026). Keputusan Musprov mengantar Anton memasuki periode kepemimpinan kedua. Selama periode sebelumnya, ia aktif membenahi tata kelola organisasi dan memperkuat posisi Kadin Sultra sebagai mitra […]

  • PPh 21 ditanggung pemerintah sebagai insentif pajak bagi pekerja tahun 2026

    PPh 21 Ditanggung Pemerintah, Berlaku Penuh Sepanjang 2026

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Pemerintah menerapkan kebijakan PPh 21 ditanggung pemerintah bagi pekerja berpenghasilan tertentu sepanjang 2026. Melalui kebijakan ini, pemerintah menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan yang masih berlangsung. Untuk itu, pemerintah menetapkan kebijakan tersebut melalui Kementerian Keuangan dengan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 105 Tahun 2025. Dengan […]

  • Standar Internasional Pertambangan Dinilai Penting Cegah Bencana Lingkungan

    Standar Internasional Pertambangan Dinilai Penting Cegah Bencana Lingkungan

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Standar internasional pertambangan memegang peran penting dalam mencegah dampak lingkungan sekaligus memperkuat tata kelola sektor tambang di Indonesia. Dorongan penerapan standar tersebut semakin menguat setelah banjir melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir 2025. Melalui kriteria yang lebih tinggi, standar internasional mampu menekan risiko kerusakan lingkungan. Selain itu, standar ini […]

  • Dirut BEI Mundur, Purbaya Ungkap Kesalahan yang Picu Koreksi IHSG

    Dirut BEI Mundur, Purbaya Ungkap Kesalahan yang Picu Koreksi IHSG

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Purbaya dukung Dirut BEI mundur sebagai bentuk tanggung jawab atas gejolak pasar saham. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai keputusan Iman Rachman meninggalkan jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) memberi sinyal positif bagi pasar modal nasional. Purbaya menyampaikan sikap tersebut kepada wartawan di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026). Ia menilai langkah […]

  • Menteri siap dihujat saat Presiden Prabowo menghadiri panen raya di Karawang

    Prabowo: Menteri-menteri, Kalian Diangkat untuk Dihujat

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 263
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kritik keras merupakan konsekuensi jabatan menteri. Pernyataan ini muncul ketika publik terus menyoroti kinerja kabinet dan menuntut hasil kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Karena itu, ucapan Presiden segera menarik perhatian luas. Banyak pihak menilai pernyataan tersebut sebagai pesan politik terbuka kepada jajaran pembantunya. Isu Mengemuka di […]

expand_less