Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pemindahan Proyek Aspal Karawang Picu Polemik Daerah

Pemindahan Proyek Aspal Karawang Picu Polemik Daerah

  • account_circle Reski
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 322
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com) — Pemerintah mengarahkan pembangunan fasilitas produksi Aspal Buton ke Karawang, Jawa Barat. Kebijakan ini memicu perdebatan karena banyak pihak menilai langkah tersebut menyimpang dari semangat hilirisasi berbasis daerah.

Keputusan Proyek Picu Sorotan

Pemerintah memasukkan proyek Ekosistem dan Fasilitas Produksi Aspal Buton dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) tahap kedua tahun 2026. Pemerintah memilih Karawang sebagai lokasi pengolahan karena mempertimbangkan efisiensi industri dan kedekatan dengan pusat infrastruktur.

Keputusan ini memunculkan kritik. Sejumlah pihak menilai pemerintah tidak konsisten menjalankan agenda hilirisasi.

Daerah Penghasil Sampaikan Keberatan

Tokoh masyarakat dan elemen sipil di Pulau Buton menyampaikan kritik terbuka. Mereka menilai pemerintah mengabaikan potensi ekonomi daerah penghasil.

Basiran menegaskan bahwa pemindahan proyek membuat Buton hanya berperan sebagai pemasok bahan mentah. Ia meminta pemerintah menempatkan industri pengolahan di wilayah asal agar masyarakat lokal merasakan manfaat langsung.

Mahasiswa dan organisasi masyarakat menggelar diskusi publik serta menyuarakan penolakan. Mereka menilai kebijakan ini merugikan daerah dan melemahkan pembangunan berbasis potensi lokal.

Hilirisasi Dinilai Tidak Tepat

Pengamat kebijakan publik menilai hilirisasi harus berlangsung dekat sumber bahan baku. Mereka menegaskan bahwa pembangunan industri di daerah asal mampu menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ekonomi lokal.

Sebagian pihak juga meragukan alasan efisiensi logistik. Mereka menilai distribusi nasional tetap dapat berjalan efektif jika pengolahan berlangsung di wilayah timur Indonesia.

Dampak Ekonomi Jadi Perhatian

Keputusan ini berpotensi mengalihkan manfaat ekonomi ke Jawa Barat. Karawang akan memperoleh investasi, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan industri turunan.

Sebaliknya, Buton berisiko kehilangan nilai tambah dari sumber daya alamnya. Kondisi ini dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan ketergantungan pada sektor bahan mentah.

Desakan Evaluasi Kebijakan

Berbagai pihak mendesak pemerintah mengevaluasi lokasi proyek. Mereka meminta pemerintah meninjau ulang kebijakan agar selaras dengan prinsip pemerataan pembangunan.

Masyarakat juga berharap pemerintah membuka ruang dialog dengan daerah penghasil. Langkah ini penting untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan kebijakan nasional berjalan adil.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petro Akan Temui Trump di Tengah Isu Ancaman Operasi Militer AS

    Petro Akan Temui Trump di Tengah Isu Ancaman Operasi Militer AS

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pertemuan Petro Trump kembali menarik perhatian dunia internasional. Presiden Kolombia Gustavo Petro memastikan kunjungannya ke Washington, Amerika Serikat, untuk bertemu Presiden AS Donald Trump. Kedua pemimpin akan menggelar pertemuan di Gedung Putih pada pekan pertama Februari. Melalui pertemuan Petro Trump, kedua negara akan membahas isu keamanan global dan hubungan bilateral. Petro dan […]

  • IPMKU Jakarta Gelar Aksi di Kejagung dan Kementerian ESDM, Soroti Dugaan Tambang Ilegal PT KES

    IPMKU Jakarta Gelar Aksi di Kejagung dan Kementerian ESDM, Soroti Dugaan Tambang Ilegal PT KES

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 599
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Dugaan tambang ilegal Konawe Utara kembali memicu sorotan publik. Mahasiswa menilai aktivitas pertambangan yang diduga melanggar aturan ini berisiko merusak lingkungan dan merugikan masyarakat setempat. Regulasi ketat, pengawasan jadi sorotan Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah memperketat aturan pertambangan mineral dan batubara. Karena itu, setiap perusahaan wajib mengikuti rencana kerja resmi. Namun, dugaan […]

  • kasus kampus Konawe Selatan Sulawesi Tenggara

    Dituduh Gelapkan Dana dan Poliandri, Salma Tantang Pembuktian: Saya Punya Semua Bukti!

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 866
    • 0Komentar

    Kendari, (Duasatunews.com) – Polemik dugaan kekerasan seksual di lingkungan Institut Agama Islam Rawa Aopa memasuki babak baru. Mantan istri pendiri kampus, Salma Ratu, buka suara dan membantah tuduhan penggelapan dana mahasiswa serta isu poliandri yang menyeret namanya. Salma menilai tuduhan itu muncul setelah dirinya mendukung korban dugaan kekerasan seksual yang menyeret nama Al Asri, pendiri […]

  • JK Respons Prabowo disampaikan Jusuf Kalla saat memberi keterangan di Jakarta

    JK Ragukan Peran Prabowo sebagai Mediator Konflik AS–Israel dan Iran

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 414
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla meragukan rencana Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi mediator konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ia menilai posisi Indonesia belum cukup kuat untuk memainkan peran tersebut. JK menyampaikan pandangan itu di Jakarta, Minggu (1/3). Ia menilai hubungan Indonesia dan Amerika Serikat belum setara, terutama setelah kesepakatan […]

  • Aida Budiman menyampaikan penguatan instrumen pasar uang rupiah dalam acara literasi keuangan di Jakarta

    BI Kembangkan Instrumen Pasar Uang, Investor Didorong Tetap Simpan Aset Rupiah

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 237
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Bank Indonesia (BI) memperluas instrumen pasar uang untuk segmen ritel dan korporasi. Langkah ini bertujuan menjaga minat investor terhadap aset rupiah di tengah tekanan ekonomi global. Deputi Gubernur BI, Aida Budiman, mengatakan masyarakat membutuhkan pilihan investasi yang aman dan fleksibel. Karena itu, BI terus mengembangkan instrumen pasar keuangan domestik. “Supaya investor mau menanam modalnya […]

  • Hak pendidikan anak miskin di NTT masih menghadapi banyak kendala

    DPR RI Soroti Lemahnya Pemenuhan Hak Pendidikan Anak Miskin

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 585
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Hak pendidikan anak miskin kembali mendapat perhatian DPR RI setelah wafatnya seorang siswa sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam konteks ini, Anggota Komisi X DPR RI Habib Syarief menyebut peristiwa tersebut sebagai bukti lemahnya perlindungan hak dasar anak dalam sistem pendidikan nasional. “Kasus ini menunjukkan celah besar dalam pemenuhan hak […]

expand_less