Trump Operasi Militer Kuba Dinilai Tidak Diperlukan
- account_circle adrian moita
- calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
- visibility 125
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara kepada wartawan di atas pesawat kepresidenan Air Force One.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Washington, (duasatunews.com) — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak membutuhkan operasi militer terhadap Kuba. Trump menyampaikan pernyataan itu pada Senin (16/2) ketika menjawab pertanyaan wartawan di atas Air Force One.
Sejumlah wartawan menanyakan kemungkinan langkah Amerika Serikat setelah pemerintah AS sebelumnya melancarkan operasi untuk menangkap Presiden Venezuela, Nicolás Maduro. Menanggapi pertanyaan tersebut, Trump menyatakan bahwa kondisi Kuba berbeda dan tidak memerlukan pendekatan militer.
“Jika hal itu terjadi, operasinya tidak sulit. Namun, saya menilai langkah tersebut tidak akan diperlukan,” kata Trump.
Trump Operasi Militer Kuba Diganti Pendekatan Diplomasi
Trump menjelaskan bahwa pemerintah Amerika Serikat saat ini menjalankan pembicaraan langsung dengan pemerintah Kuba. Ia menyebut Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, ikut terlibat aktif dalam proses diplomasi tersebut.
Trump menilai pembicaraan itu penting karena menyentuh persoalan kemanusiaan. Ia menyampaikan bahwa situasi di Kuba menuntut solusi melalui kesepakatan, bukan melalui kekuatan militer.
“Ini menyangkut masalah kemanusiaan dan menjadi ancaman serius. Kuba perlu membuat kesepakatan,” ujar Trump.
Perbandingan dengan Operasi AS di Venezuela
Pada 3 Januari lalu, pasukan Amerika Serikat melancarkan operasi di Venezuela dan menangkap Nicolás Maduro bersama istrinya, Cilia Flores. Pemerintah AS kemudian membawa pasangan tersebut ke New York untuk menjalani proses hukum.
Trump menyatakan bahwa pemerintah AS menuduh Maduro dan Flores terlibat dalam kasus “narko-terorisme” dan menganggap keduanya sebagai ancaman terhadap keamanan nasional Amerika Serikat. Meski demikian, Trump menegaskan bahwa Washington tidak melihat situasi Kuba dalam kerangka yang sama.
Dengan pernyataan tersebut, Trump operasi militer Kuba tidak menjadi pilihan kebijakan Amerika Serikat saat ini. Pemerintah AS memilih mengutamakan diplomasi, dialog, dan pertimbangan kemanusiaan dalam mengelola hubungan dengan Havana.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: duasatunews.com
