Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pemerasan Silmy Karim, Yusril Ungkap Modusnya

Pemerasan Silmy Karim, Yusril Ungkap Modusnya

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 240
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA (duasatunews.com) – Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, mengungkap dugaan modus pemerasan yang menyeret Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim.

Yusril menjelaskan, kasus itu terjadi pada periode 2023 hingga 2024 saat Silmy masih menjabat sebagai Direktur Jenderal Imigrasi di Kementerian Hukum dan HAM.

“Yang disangkakan kepada Pak Silmy adalah kasus yang terjadi pada tahun 2023 sampai dengan tahun 2024 ketika beliau menjabat sebagai Dirjen Imigrasi,” kata Yusril dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).

Menurut Yusril, kasus itu tidak berkaitan dengan jabatan Silmy sebagai Wamen Imipas saat ini.

Yusril menerangkan, perkara tersebut berkaitan dengan pengurusan Izin Tinggal Tetap (ITAP) dan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) bagi warga negara asing (WNA) yang bekerja di Indonesia.

Ia menyebut sejumlah oknum di lingkungan imigrasi menawarkan layanan percepatan penerbitan dokumen keimigrasian.

Sesuai prosedur, petugas menyelesaikan pengurusan ITAP dan ITAS dalam waktu sekitar empat hingga lima hari kerja. Namun, oknum tertentu menawarkan proses yang lebih cepat setelah pemohon memberikan sejumlah pembayaran.

“Seharusnya itu selesai dalam hitungan empat atau lima hari menurut prosedur, tapi bisa dipercepat menjadi satu hari, dua hari, tiga hari dengan pembayaran,” ujar Yusril.

Yusril mengatakan para oknum tidak menyetorkan uang dari layanan percepatan tersebut ke kas negara.

Karena itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai praktik tersebut sebagai dugaan pemerasan dan gratifikasi.

“Pembayarannya itu tidak disetorkan ke kas negara dan itulah yang disebut dengan pemerasan ataupun juga gratifikasi,” kata Yusril.

Ia menambahkan, penyidik KPK turut mencantumkan nama Silmy Karim dalam perkara itu bersama sejumlah pejabat imigrasi lainnya.

Yusril menegaskan pemerintah menghormati seluruh proses hukum yang berlangsung di KPK.

Pemerintah juga tidak akan mengintervensi atau menghambat penanganan perkara tersebut.

“Pemerintah mempercayakan sepenuhnya kepada KPK untuk melakukan proses penegakan hukum yang seadil-adilnya atas kasus ini,” ujarnya.

Yusril meminta seluruh pihak menunggu hasil penyidikan dan putusan pengadilan.

Sebelumnya, KPK menetapkan Silmy Karim sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan dokumen keimigrasian.

Setelah penetapan tersangka itu, pemerintah menonaktifkan Silmy dari jabatan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Pemerintah juga menonaktifkan tujuh pejabat imigrasi lain yang terlibat dalam perkara yang sama.

Melalui langkah tersebut, pemerintah ingin mendukung proses hukum sekaligus menjaga objektivitas penyidikan KPK.

  • Penulis: Adrian Moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Vladimir Putin ucapan selamat kepada Mojtaba Khamenei

    Putin Ucapkan Selamat Mojtaba atas Kepemimpinan Iran

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 327
    • 0Komentar

    MOSKOW, (duasatunews.com) — Presiden Rusia Vladimir Putin mengirim ucapan selamat kepada Mojtaba Khamenei setelah ia mengambil alih jabatan Pemimpin Tertinggi Iran dari ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei. Putin menyampaikan pesan tersebut melalui telegram resmi pada Senin (9/3/2026). Istana Kremlin kemudian merilis isi telegram itu kepada media internasional. Dalam pesannya, Putin menilai Mojtaba Khamenei akan menghadapi tantangan […]

  • wilayah sengketa coc laut china selatan spratly

    CoC Laut China Selatan Masuki Tahap Krusial

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Beijing, (duasatunews.com) – Menteri Luar Negeri China Wang Yi menyatakan negosiasi pedoman tata perilaku atau CoC Laut China Selatan telah memasuki tahap krusial. Menurutnya, seluruh pihak berharap dapat mencapai kesepakatan mengenai aturan bersama di kawasan tersebut dalam waktu dekat. “Dengan terus melaksanakan Deklarasi Perilaku Para Pihak (DoC), perundingan kini berada pada fase penting. Karena itu, […]

  • Pembangunan Papua berbasis etnosains didorong Wamen HAM agar kebijakan lebih selaras dengan kebutuhan masyarakat adat.

    Wamen HAM: Pembangunan Papua Harus Berbasis Etnosains dan Kearifan Lokal

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Mugiyanto mendorong pemerintah menjadikan etnosains sebagai fondasi pembangunan di Papua. Ia menilai pendekatan tersebut mampu menghasilkan kebijakan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat adat sekaligus memperkuat penghormatan terhadap hak asasi manusia. Pernyataan itu disampaikan Mugiyanto saat menghadiri Konferensi APS ke-3 di Papua Youth Creative Hub (PYCH), Jayapura, Jumat […]

  • Evaluasi Distanak Sultra diminta SMC terkait penyaluran bantuan alsintan

    SMC Sultra Nilai Klarifikasi Mantan Kadis Pertanian Berpotensi Menyesatkan Persepsi Publik, Minta Gubernur Evaluasi Pejabat Distanak Sultra

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 288
    • 0Komentar

    ‎‎Kendari, (duasatunews.com) — Ketua Sultra Monitoring Corruption (SMC) Sulawesi Tenggara, Aksan Setiawan, menilai klarifikasi yang disampaikan mantan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sulawesi Tenggara, LM Rusdin Jaya, terkait mekanisme pengadaan dan penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan) berpotensi menimbulkan persepsi yang kurang tepat di tengah masyarakat. ‎ ‎Menurut Aksan, meskipun pengadaan alsintan bersumber dari […]

  • program pelatihan pengembangan SDM daerah

    LP2D Konsisten Bangun SDM Berkelanjutan, Dorong Daya Saing Nasional

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Admin 21
    • visibility 676
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pengembangan SDM daerah masih menghadapi tantangan serius di tengah perubahan ekonomi dan digitalisasi. Kesenjangan keterampilan tenaga kerja berdampak langsung pada daya saing masyarakat dan efektivitas pembangunan di berbagai wilayah. Selain itu, kesenjangan kompetensi turut memicu pengangguran terdidik. Jika kondisi ini berlanjut, daerah berisiko tertinggal dalam persaingan ekonomi nasional. Kebutuhan Pelatihan di Tengah Perubahan […]

  • Jalan Amblas Lenteng Agung di Jakarta Selatan yang menjadi sorotan DPRD DKI Jakarta

    Jalan Baru Ditambal Kembali Amblas, DPRD DKI Soroti Pola Perbaikan yang Dinilai Boros Anggaran

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Nabilah Aboebakar Alhabsy, menyoroti kembali amblasnya jalan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Ia menilai pola perbaikan jalan yang tidak menyeluruh dapat mengurangi efektivitas penggunaan anggaran daerah. Nabilah mengatakan masyarakat membutuhkan perbaikan yang berkualitas dan tahan lama. Menurutnya, pemerintah perlu menghadirkan solusi yang menyentuh akar persoalan, bukan hanya […]

expand_less