Brian Putra: Jika Pertambangan di Sultra Dikelola dengan Baik, Daerah Akan Tumbuh Berkeadilan
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
- visibility 245
- comment 0 komentar
- print Cetak

Brian Putra, kader pemuda 21 SULTRA-JAKARTA & Mahasiswa ibnu chaldun.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, duasatunews.com – Pertambangan Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, masyarakat hanya akan merasakan manfaatnya jika pemerintah dan pelaku usaha mengelola sektor ini secara transparan, taat aturan, dan berkeadilan.
Mahasiswa asal Sulawesi Tenggara yang menempuh pendidikan tinggi di Jakarta, Brian Putra, menyampaikan pandangan tersebut kepada media. Ia menilai kekayaan sumber daya mineral di Sultra dapat menjadi fondasi pembangunan jangka panjang.
Tata Kelola Pertambangan Sulawesi Tenggara Menentukan Arah Pembangunan
Brian menegaskan bahwa tata kelola pertambangan Sulawesi Tenggara masih membutuhkan pembenahan. Selama ini, aktivitas tambang sering memicu persoalan lingkungan dan konflik sosial.
Oleh karena itu, Brian meminta pemerintah memperketat pengawasan sejak tahap perizinan. Selain itu, ia mendorong perusahaan tambang mematuhi seluruh ketentuan hukum.
“Pertambangan bisa menjadi berkah jika pengelolaannya benar dan bertanggung jawab,” kata Brian.
Pemerintah Harus Pastikan Kontribusi Nyata Tambang
Lebih lanjut, Brian menekankan pentingnya kontribusi sektor tambang bagi masyarakat sekitar. Ia meminta perusahaan tambang membuka lapangan kerja lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Di sisi lain, Brian mengingatkan pemerintah agar tidak mengabaikan kewajiban reklamasi dan pascatambang. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan.
Dengan pengawasan yang konsisten, aktivitas pertambangan dapat berjalan seiring dengan kepentingan masyarakat.
Mahasiswa Sulawesi Tenggara Perlu Ambil Peran Aktif
Sementara itu, Brian menilai mahasiswa Sulawesi Tenggara di Jakarta memiliki peran strategis. Ia melihat Jakarta sebagai pusat kebijakan nasional yang memberi ruang besar bagi mahasiswa daerah.
Oleh sebab itu, ia mendorong mahasiswa menyampaikan gagasan dan kritik secara konstruktif. Brian menegaskan bahwa sikap tersebut bukan bentuk penolakan investasi.
“Kami mendukung investasi. Namun, investor harus beretika dan patuh pada aturan,” tegasnya.
Pertambangan Harus Berpihak pada Rakyat
Pada akhirnya, Brian berharap pengelolaan pertambangan Sulawesi Tenggara berubah ke arah yang lebih berkelanjutan. Ia ingin sektor tambang mendorong kesejahteraan tanpa merusak lingkungan.
Jika pemerintah dan perusahaan menjalankan perannya dengan baik, Sulawesi Tenggara dapat tumbuh maju, mandiri, dan berkeadilan.
