Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Prabowo Salah Sebut Tahun MBG dalam Pidato Natal Nasional

Prabowo Salah Sebut Tahun MBG dalam Pidato Natal Nasional

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 723
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com — Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan publik setelah keliru menyebut tahun saat memaparkan capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kekeliruan itu muncul dalam pidato Perayaan Natal Nasional 2025 di Jakarta, Senin (5/1/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah menyalurkan MBG kepada 55 juta penerima manfaat dalam kurun satu tahun. Namun, ia menyebut rentang waktu pelaksanaan program secara tidak tepat.

“Kita (memberikan MBG untuk) 55 juta (penerima manfaat) dalam waktu 1 tahun, karena kita mulai 6 Januari 2024, hari ini 5 Januari 2025,” ujar Prabowo.

Kekeliruan Tahun MBG Menarik Perhatian Publik

Pernyataan tersebut menarik perhatian publik karena Prabowo baru dilantik sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia pada Oktober 2024. Selain itu, pemerintah menggulirkan program MBG secara nasional sejak Januari 2025.

Meski begitu, pemerintah sebelumnya menguji coba MBG pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Uji coba itu berlangsung setelah Pilpres 2024 dan sebelum pelantikan presiden terpilih.

Presiden Meralat Data Penerima Manfaat MBG

Selain soal tahun, Prabowo juga meralat data penerima manfaat MBG. Awalnya, ia menyebut angka 51 juta penerima.

Namun, setelah meminta konfirmasi kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, Prabowo memperbarui data tersebut.

“Saya diberi laporan hari ini sudah mencapai lebih dari 51 juta penerima manfaat MBG, benar Pak Dadan? Oh, sudah 55. Saya ralat, hari ini sudah 55 juta penerima manfaat MBG di Indonesia,” kata Prabowo.

Prabowo Bandingkan Program MBG dengan Brasil

Selanjutnya, Prabowo menilai capaian MBG sebagai prestasi besar dalam waktu singkat. Ia membandingkan program MBG dengan kebijakan serupa di Brasil.

“Itu berarti sama dengan memberi makan delapan kali Singapura. Setiap hari kita memberi makan 55 juta saudara-saudara kita. Brasil menyampaikan kepada saya, mereka mencapai 40 juta penerima dalam waktu 11 tahun,” ujarnya.

Pemerintah Tekankan Substansi Program MBG

Sebelumnya, Prabowo juga keliru menyebut tahun dalam agenda publik lain. Meski publik menilai peristiwa itu sebagai kekeliruan teknis, pemerintah menegaskan fokus utama tetap pada substansi kebijakan.

Pemerintah menargetkan percepatan pemenuhan gizi bagi puluhan juta masyarakat sebagai prioritas pemerintahan Prabowo Subianto.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK periksa Rini Soemarno dalam kasus korupsi jual beli gas PGN IAE

    KPK Periksa Rini Soemarno di Kasus Korupsi Gas PGN

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 440
    • 0Komentar

    ” KPK periksa Rini Soemarno sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan PT Inti Alasindo Energy (IAE). Pemeriksaan ini menandai pendalaman peran pengambil kebijakan di sektor BUMN dalam perkara yang diduga merugikan keuangan negara hingga jutaan dolar Amerika Serikat.“ Jakarta, duasatunews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi terus […]

  • lokomotif menggunakan biosolar B40 KAI di Indonesia

    Biosolar B40 KAI Digunakan di Seluruh Lokomotif, Siap Adopsi B50

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kini mengoperasikan seluruh lokomotif dan genset menggunakan biosolar B40 KAI. Kebijakan ini memperkuat efisiensi operasional sekaligus mendorong transportasi nasional yang lebih ramah lingkungan. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan kebijakan tersebut mendukung program Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). “KAI memakai biosolar B40 pada […]

  • Ilustrasi Arnol Ibnu Rasyid memimpin organisasi pemuda

    Arnol Ibnu Rasyid Terpilih Nakhodai Himpunan Pemuda 21 Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2023
    • account_circle ptmbi
    • visibility 1.180
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Arnol Ibnu Rasyid terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Pemuda 21 Nusantara dalam Musyawarah Besar (Mubes) di Cisarua, Bogor. Kegiatan tersebut berlangsung pada 14–16 Februari 2023. Peserta Mubes memilih Arnol melalui voting tertutup. Ia meraih 84 suara. Rivalnya, Irjal Ridwan, memperoleh 34 suara dari total 118 peserta. Himpunan Pemuda 21 Nusantara memusatkan perhatian pada […]

  • penggerebekan laboratorium sabu Sunter oleh Bea Cukai dan Bareskrim Polri

    Laboratorium Sabu Sunter Dibongkar, 13 Kg Disita

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — laboratorium sabu Sunter dibongkar Bea Cukai bersama Bareskrim Polri melalui operasi gabungan pengungkapan jaringan narkotika internasional di Jakarta Utara. Dalam operasi ini, aparat menyita total 13 kilogram sabu. Pengungkapan tersebut berawal dari pengawasan barang kiriman internasional yang berlangsung selama tiga hari. Selain itu, petugas secara aktif mengembangkan informasi sejak Jumat hingga Minggu, 13–15 […]

  • Nakhoda baru, presiden Real Madrid bidik Jurgen Kloop

    Nakhoda baru, presiden Real Madrid bidik Jurgen Kloop

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Jürgen Klopp ke Real Madrid kembali menjadi sorotan utama sepak bola Eropa. Presiden Real Madrid, Florentino Pérez, secara aktif menyiapkan proyek jangka panjang demi menjaga dominasi Los Blancos di level tertinggi. (14/01/2026) Proyek Jangka Panjang Florentino Pérez di Real Madrid Selama bertahun-tahun, Florentino Pérez membangun Real Madrid dengan visi yang jelas. Karena […]

  • Dukungan Kesehatan Mental Dimulai dari Sikap Tidak Menghakimi

    Dukungan Kesehatan Mental Dimulai dari Sikap Tidak Menghakimi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Dukungan kesehatan mental di lingkungan kerja perlu dimulai dari sikap tidak menghakimi. Pendekatan ini membantu menciptakan ruang aman dan mendorong keterbukaan di antara rekan kerja. Jakarta, duasatunews.com — Psikolog Ayu Sadewo, S.Psi., menegaskan bahwa dukungan kesehatan mental tidak seharusnya berangkat dari keinginan memberi solusi secara cepat. Sebaliknya, ia meminta rekan kerja mendengarkan lebih dulu dan memahami […]

expand_less