Breaking News
light_mode
Beranda » Bencana Alam » Presiden Prabowo Nilai Biaya Sumur Bor Rp150 Juta Relatif Murah untuk Air Minum Warga Terdampak Bencana

Presiden Prabowo Nilai Biaya Sumur Bor Rp150 Juta Relatif Murah untuk Air Minum Warga Terdampak Bencana

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • visibility 877
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Biaya sumur bor bencana menjadi sorotan publik setelah ramai dibahas warganet. Presiden Prabowo Subianto menilai anggaran Rp100–150 juta per titik masih wajar karena langsung memenuhi kebutuhan air bersih korban bencana.

Jakarta, duasatunews.com – Perbincangan warganet soal biaya pengeboran sumur bor di wilayah terdampak bencana menguat di ruang publik. Presiden Prabowo Subianto membahas isu tersebut dalam rapat terbatas di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026). Rapat itu fokus pada pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat korban bencana.

Pemerintah Paparkan Biaya Sumur Bor

Dalam rapat tersebut, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto memaparkan rincian anggaran. Mereka menyebut biaya pembangunan sumur bor sedalam 100 hingga 200 meter berkisar Rp100 juta hingga Rp150 juta per titik.

Prabowo Sebut Anggaran Relatif Murah

Presiden Prabowo menilai biaya tersebut masih tergolong wajar. Ia menekankan manfaat langsung yang dirasakan masyarakat. Sumur bor sedalam itu mampu menghasilkan air layak konsumsi.

“Kalau satu sumur bor kedalaman 100 sampai 200 meter biayanya Rp150 juta, menurut saya relatif murah,” kata Prabowo.

Ia mengaku pernah membangun sumur bor secara mandiri. Pengalaman itu membuatnya memahami bahwa biaya pengeboran bisa jauh lebih besar.

Anggaran Sudah Termasuk Instalasi Lengkap

Prabowo menilai laporan KSAD dan BNPB sudah efisien. Anggaran tersebut mencakup pengeboran dan seluruh instalasi pendukung.

Menanggapi hal itu, Suharyanto menjelaskan bahwa biaya mencakup pipa, tangki penampungan, dan sistem distribusi air.

“Anggaran itu sudah lengkap. Masyarakat bisa langsung memanfaatkan airnya,” ujar Suharyanto.

Dua Jenis Sumur Bor untuk Kebutuhan Berbeda

Suharyanto menjelaskan pemerintah membangun dua jenis sumur bor. Sumur pertama memiliki kedalaman 20–30 meter. Pemerintah memanfaatkannya untuk kebutuhan sanitasi dan kebersihan.

Sumur kedua memiliki kedalaman 100–200 meter. Pemerintah menyiapkannya khusus untuk air minum.

“Polri membangun sumur dangkal. Pusterad membangun sumur dalam dengan dukungan BNPB,” jelasnya.

TNI AD Bangun Ratusan Titik Sumur Bor

KSAD Maruli Simanjuntak melaporkan bahwa Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat telah membangun sedikitnya 129 titik sumur bor. Jumlah itu belum termasuk pembangunan oleh Polri dan BNPB.

TNI AD membangun sumur di pengungsian, sekolah, masjid, dan kantor kecamatan. Pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menentukan titik prioritas.

“Kami bekerja serentak agar masyarakat segera mendapat air bersih,” ujar Maruli.

Dukungan Tambahan Percepat Pemulihan

Selain sumur bor, TNI AD mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran dari Kementerian Pertahanan. Dukungan ini membantu percepatan penanganan dampak bencana.

Pemerintah berharap sinergi TNI, Polri, BNPB, dan pemda mampu memenuhi kebutuhan air bersih secara cepat dan berkelanjutan.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyitaan kapal tanker Selat Hormuz oleh Iran

    Penyitaan Kapal Tanker Selat Hormuz Picu Ketegangan Iran–AS

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Teheran, duasatunews.com — Penyitaan kapal tanker oleh Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) meningkatkan ketegangan di kawasan Teluk Persia setelah pasukan Iran menyita dua kapal tanker minyak asing di Selat Hormuz pada Kamis (5/2/2026). Insiden ini terjadi beberapa jam sebelum Amerika Serikat dan Iran menjadwalkan perundingan tingkat tinggi di Oman pada Jumat (6/2/2026). IRGC mencegat kedua […]

  • pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,61 persen

    Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen : Purbaya Lega

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai 5,61 persen secara tahunan. Angka ini menunjukkan akselerasi yang kuat di awal tahun. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan lega setelah capaian tersebut melampaui target pemerintah. “Sekarang jelas, kita sudah keluar dari tekanan pertumbuhan 5 persen,” kata Purbaya. Ia mengaku sempat tegang sebelum data […]

  • Ekoteologi madrasah melalui pelepasan burung di MAN 2 Kota Bengkulu

    Ekoteologi Jadi Budaya Madrasah, Kemenag Dorong Gerakan Peduli Lingkungan di Bengkulu

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 271
    • 2Komentar

     Jakarta,(duasatunews.com)— Program ekoteologi madrasah terus mendapat perhatian dari Kementerian Agama RI. Melalui gerakan peduli lingkungan, Kemenag ingin membangun kesadaran ekologis siswa sejak dini. Program tersebut terlihat dalam aksi penanaman pohon dan pelepasan ratusan burung di MAN 2 Kota Bengkulu, Sabtu. Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Amin Suyitno, menegaskan bahwa ekoteologi madrasah harus menjadi budaya […]

  • Polda NTB ungkap kasus narkoba dan sita sabu serta uang Rp3 miliar

    Polda NTB Narkoba Rilis Sabu dan Uang Tunai Kasus AKBP Didik

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Mataram, (duasatunews.com) — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat menampilkan barang bukti sabu dan uang tunai hasil sitaan dari pengungkapan sejumlah kasus narkoba, termasuk perkara yang melibatkan AKBP Didik Putra Kuncoro. Dengan demikian, publik dapat melihat secara langsung hasil kerja aparat penegak hukum. Pengungkapan Ratusan Kasus Narkotika Awal 2026 Kapolda NTB Edy Murbowo menjelaskan bahwa jajaran […]

  • Petugas Badan Hisab Rukiyat memantau hilal untuk penentuan awal puasa 2026 di Gedung Kanwil Kemenag DKI Jakarta.

    Awal Puasa 2026 Berpotensi Berbeda, Publik Dihadapkan pada Dua Tanggal

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 458
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Awal puasa 2026 berpotensi tidak seragam di Indonesia. Perbedaan penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah ini berdampak langsung pada kepastian ibadah, penjadwalan kegiatan sosial, serta pengaturan layanan publik di sejumlah daerah. Perbedaan tersebut muncul karena pemerintah, organisasi keagamaan, dan kalangan peneliti menggunakan metode penentuan awal bulan yang berbeda. Ramadan tahun ini diperkirakan jatuh […]

  • ‎Hampir Sebulan Pasca Penggeledahan Rujab Wakil Bupati Kolaka, Sikap Kejati Sultra Jadi Sorotan GARPEM Sultra

    ‎Hampir Sebulan Pasca Penggeledahan Rujab Wakil Bupati Kolaka, Sikap Kejati Sultra Jadi Sorotan GARPEM Sultra

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 171
    • 0Komentar

    ‎Kendari, (duasatunews.com) – Garda Pemuda Sulawesi Tenggara (GARPEM Sultra) menyoroti perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi tata kelola pertambangan nikel di Kabupaten Kolaka yang ditangani Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra). Menurut GARPEM Sultra, hampir satu bulan pasca penggeledahan rumah jabatan Wakil Bupati Kolaka dan penyitaan sejumlah barang bukti yang diberitakan, masyarakat masih menunggu perkembangan […]

expand_less