Kerja Sama Energi RI Rusia: Pasokan Minyak Mentah Diamankan
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 44
- comment 0 komentar
- print Cetak

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta (duasatunews.com) – Pemerintah memperkuat kerja sama energi RI Rusia guna menjaga ketahanan energi nasional. Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka, Kamis (16/4/2026).
Bahlil menyampaikan Indonesia akan memperoleh pasokan minyak mentah dari Rusia. Pemerintah Rusia juga siap membantu pembangunan infrastruktur energi strategis.
“Kita akan mendapat pasokan crude dari Rusia, dan mereka siap membantu pembangunan infrastruktur energi,” ujar Bahlil.
Kerja Sama Energi RI Rusia untuk Kebutuhan Minyak Nasional
Kebutuhan energi dalam negeri terus meningkat. Konsumsi BBM Indonesia mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari.
Produksi domestik masih berada di kisaran 600 hingga 610 ribu barel per hari. Selisih ini membuat Indonesia harus mengimpor sekitar 1 juta barel minyak setiap hari.
Melalui kerja sama ini, pemerintah berupaya menutup kekurangan pasokan sekaligus menjaga stabilitas energi nasional.
Penguatan Kilang dalam Kerja Sama Energi RI Rusia
Pemerintah memastikan pasokan minyak mentah tetap aman hingga akhir 2026. Langkah ini mengikuti arahan Presiden untuk menjaga stabilitas energi.
Selain itu, pemerintah fokus meningkatkan kapasitas kilang dalam negeri. Upaya ini bertujuan agar minyak mentah dapat diolah secara maksimal di dalam negeri.
“Pasokan crude sampai akhir tahun aman. Kita fokus meningkatkan produksi kilang,” kata Bahlil.
Diversifikasi Energi dan Kerja Sama LPG Indonesia-Rusia
Selain minyak mentah, pemerintah juga menjajaki peluang kerja sama di sektor LPG. Indonesia masih mengimpor sekitar 7 juta ton LPG per tahun.
Langkah ini menjadi bagian dari diversifikasi energi untuk mengurangi ketergantungan impor dari satu sumber.
Strategi Ketahanan Energi melalui Kerja Sama Indonesia-Rusia
Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah. Pemerintah ingin memastikan pasokan energi tetap aman, stabil, dan berkelanjutan.
Indonesia juga akan terus menjalin kemitraan energi dengan berbagai negara untuk menghadapi dinamika global.
- Penulis: Adrian Moita
- Editor: Nur Wayda
